Heart Choice

Heart Choice
Episode 25


__ADS_3

Fani Terkadang berfikir ingin menjadi gadis yang egois, tanpa harus memikirkan perasanaan orang lain, ya fani ingin sekali seperti itu! tapi itu tidak mungkin bukan, jika dihati suaminya saja sudah ada orang lain yang lebih dulu mengisi hati zeno.


Mengalah mungkin jalan terbaik untuk saat ini. Menurut fani mendapatkan cinta zeno adalah bagaikan mimpi disiang bolong.


Itulah pemikiran seorang gadis, yang untuk pertama kalinya merasakan jatuh cinta.


***


Seusai memakan bakso tadi, mereka yaitu zeno dan juga fani, sudah berada diappartemen.


Tok..Tokk


Pintu kamar fani diketuk dari luar.


Fani yang memang sedang bersantai diatas ranjang itupun, beranjak dari tempat tidurnya tak kala mendengar suara ketukan pintu kamar.


Ceklek..Pintu kamar fani terbuka dan memperlihatkan sesosok makluk tampan yang sedang berdiri sambil tersenyum kearahnya.


“sedang apa kamu”Tanya zeno


“aku hanya sedang bersantai saja diatas tempat tidur.. kenapa?” ucap fani


“Hmm..maukah kamu menemaniku untuk mengerjakan beberapa pekerjaan kantor?”Tanya zeno


“maksudnya”Tanya fani kembali


“iya… aku ada beberapa pekerjaan kantor yang harus aku selesaikan malam ini, tapi aku ingin kamu menemaniku.. hanya sebentar” ujar zeno

__ADS_1


Fani tampak berfikir, pasalnya zeno tidak pernah sebelumnya berprilaku seperti ini terhadapnya, namum mengapa tiba-tiba zeno menjadi berubah.


Tapi bukankah fani harusnya merasa senang jika zeno lambat laun bisa bersikap baik terhadapnya.


“baiklah” ujar fani


Zeno pun tersenyum lalu memegang tangan kanan fani dan menariknya begitu saja untuk ia bawa ke ruang kerjanya.


Setibanya di ruang kerja zeno.


“kamu duduk disini”ucap zeno yang menyuruh fani untuk duduk disofa


Fani hanya menganggukkan kepala, tak lama zeno berjalan ke meja kerjanya hanya untuk mengambil laptopnya, lalu zeno kembali berjalan kearah sofa untuk duduk disamping fani.


“kenapa kaka membawa laptopnya kemari”Tanya fani


“kenapa. Aku ingin mengerjakan pekerjaaku disini, disampingmu”ujar zeno


Lalu zeno pun mengerjakan tugas kantornya dengan fokus, sedangkan fani, gadis itu hanya diam sambil memainkan jari-jari tangannya. Pasalnya fani bingung apa yang harus ia lakukan, bermain ponsel?, itu mustahil, ia saja lupa membawa ponselnya tadi.


Lalu fani melirik zeno yang berada didampingnya, zeno tampak fokus mengerjakan pekerjaan kantor.nya.


Lama-lama yang awalnya fani hanya melirik, kini fani menatap lekat wajah zeno dari arah samping, cukup lama fani menatap wajah zeno.


“jangan menatapku seperti itu.. nanti kalau kamu jatuh cinta kepadaku bisa repot” ujar zeno yang masih fokus matanya kearah laptop


Fani yang merasa tertangkap basah sedang menatap zeno itupun mengalihkan matanya dan memandang kesembarang arah, dan berkata “si-siapa yang menata kaka”ujar fani gugup

__ADS_1


Zeno tidak membalas ucapan fani, ia hanya tersenyum miring, senyum yang tidak bisa di lihat oleh fani.


***


Satu jam kemudian. Zeno sudah selesai dengan pekerjaan kantornya.


Lalu zeno menolehkan kepalanya kesamping, dan melihat fani yang sudah tertidur dengan kepala yang ia sandarkan di sofa.


“cepat sekali gadis ini tidur”ucap zeno


Sejenak zeno memandang lekat-lekat wajah fani yang sudah tertidur lelap itu, lalu zeno meletakkan laptop di meja yang berada didepannya.


setelah meletakkan laptopnya, zeno mengangkat tubuh fani dan berjalan keluar ruang itu, dan menuju kamarnya.


Ya zeno membawa fani ke kamarnya. Setelah sampai dikamar zeno. Ia pun membaringkan fani diatas ranjang nya dan menyelimuti fani sampai atas dadanya.


Lalu zeno berjalan kekamar mandi untuk membersihkan dirinya, setalah usai membersihkan dirinya, zeno berjalan kearah ranjang dan ikut berbaring disamping fani.


Badan zeno ia putar kesamping agar bisa melihat wajah fani. Lalu zeno mengangkat tangannya untuk menyentuh wajah fani.


“aku tidak tau, benar-benar tidak tau seperti apa perasaanku terhadapmu. Tapi disaat kamu tidak ada disampingku, aku merasa kehilangan dan aku ingin terus- terus dan terus melihat wajahmu.


“boleh kah aku meminta maaf atas semua perbuatanku selama ini terhadapmu?"


"Maaf jika selama ini aku sudah menjadi suami yang buruk untukmu,sejujurnya aku pun bingung dengan hatiku ini” ujar zeno sendiri yang sambil terus menatap wajah ayu fani.


Fani yang merasa tidurnya terusik dengan sentuhan-sentuhan di wajahnya, itupun menggeliat, dan memutar badanya kehadapan zeno, dengan mata yang masih terpejam. Lalu tanpa disadari oleh fani. Fani memeluk badan zeno dengan melingkarkan tangannya ditubuh zeno dan membenamkan wajahnya di dada bidang zeno.

__ADS_1


Zeno tersenyum dengan apa yang dilakukan oleh fani dan tanpa sadar itu. Lalu zeno membalas pelukan fani dan ikut tertidur dengan kepala zeno yang berada diceluh leher fani.


TBC


__ADS_2