Heart Choice

Heart Choice
Episode 18


__ADS_3

Pagi menyapa,


sepasang kekasih masih berada dibawah selimut tebal berwarna putih, yang saling berpelukan,,


sepasang kekasih? apa pantas mereka disebut sepasang kekasih, jika sang laki-laki nya saja sudah mempunyai istri.


lalu apa sebutan yang pantas untuk mereka?


***


"euhmmm"salsa bangun lebih dulu.


wanita itu memeluk zeno yang masih memejamkan matanya, lalu salsa memperhatikan wajah zeno dengan seksama, tak lama setelah itu jari-jari tangan salsa meraba mata, hidung lalu lambat laun turun ke bibir zeno, salsa menyentuh bibir zeno dan dalam sekejab salsa mencium bibir zeno.


dirasa tidak ada pergerakan dari sang empunya salsa kembali mencium bibir zeno, kali ini bukan hanya mencium, tetapi salsa me****t bibir zeno. zeno yang merasa terusik dengan tidurnya yang terganggu, perlahan ia pun membuka matanya dan pertama pemandangan yang ia lihat adalah salsa yang berada dihadapannya sedang me****t bibirnya,


"apa yang kamu lakukan"ujar zeno, sambil memegang bahu kanan dan kiri salsa lalu mendorongnya pelan agar menjauh.


"menurutmu, aku sedang apa ?"tanya balik salsa


"ini masih terlalu pagi" ujar zeno


"I Know, aku hanya ingin memberimu vitamin dipagi hari"ujar salsa


zeno tidak membalas ucapan salsa, laki-laki itu malah beranjak untuk berdiri dan menyibakkan selimut putih tebal itu kesamping, lalu berkata"aku ingin kekamar mandi"ujar zeno


"aku ikut" ujar salsa dengan nada bicara yang dibuat menggoda


zeno hanya menganggukkan kepala, ia malas bila harus berdebat dengan salsa dipagi hari seperti ini .


***

__ADS_1


zeno dan salsa sudah selesai dengan aktivitasnya dikamar mandi, dan sekarang dua sejoli itu sudah rapi dengan pakaian santainya.


"sayang aku ingin ke Tuileries Garden" ujar salsa, sambil memoles kembali lipstik dibibirnya


"hmm, oke kita kesana tapi, fani juga harus ikut"ujar zeno


"kenapa gadis itu harus ikut"


"tidak mungkin bukan jika aku tinggalkan dia sendirian dikamar hotel, dia itu baru pertama kali keparis, lalu kalau mama tau aku malah berlibur denganmu bukan dengan fani bagaimana?" ujar zeno panjang,


fani berdecak sebal, dan bergumam pelan yang tidak bisa didengar oleh zeno "dasar kuman, selalu saja mengganggu"


"hmm baiklah"ujar salsa yang kali ini bisa didengar oleh zeno


lalu sepasang sejoli itu, pun keluar dari kamar hotel untuk sarapan pagi, tetapi sebelum kelantai bawah untuk sarapan pagi. zeno dan salsa menghampiri kamar sebelah yang ditempati oleh fani.


"Ting tong..ting.tong" suara bel pintu kamar hotel berbunyi.


disaat fani sudah membuka pintu kamar, yang pertama kali dilihat olehnya adalah salsa yang sedang bergelayut manja dilengan kekar zeno dengan kepala salsa dibahu sebelah kanan zeno.


hati fani serasa diremas melihat adegan didepannya ini, tapi fani bisa apa?


zeno yang melihat mata fani sedari fokus ke salsa yang sedang bergelayut dilengannya itupun berdehem, lalu berkata "ayo turun, kita sarapan bersama"ujar zeno


fani tersenyum dan menganggukkan kepala, lalu fani menutup pintu kamar hotel.


mereka bertiga berjalan menuju lantai satu untuk sarapan, tapi jangan bayangkan jika posisi zeno ditengah diantara salsa disebelah kanan atau fani disebelah kiri, nyatanya bukan seperti itu.


nyatanya adalah salsa dan zeno berjalan didepan sambil bergandengan tangan, sedangkan fani berjalan di belakang meraka.


sesampainya dilantai satu, zeno, fani maupun salsa saat ini sudah duduk disebuah restoran untuk menunggu makanan yang mereka pesan, tak lama setelah itu pelayan restoran itupun datang dengan membawa beberapa hidangan yang siap disantap oleh mereka bertiga.

__ADS_1


setelah zeno mengucapkan terima kasih kepada pelayan itu, pelayan itupun berlalu dari hadapan mereka.


zeno yang melihat fani dari tadi hanya diam, tak lama zeno menyodorkan sepiring sandwich kehadap fani, dan berkata "makanlah"


lalu fani mengambil piring itu dan mengatakan "terima kasih"


salsa yang melihat adegan zeno dan fani yang sok romantis itupun tak terima, lalu salsa mengatakan.


"sayang suapi aku dong"ujar salsa dengan nada bicara yang dibuat manja


"kamu itu sudah besar, kenapa minta aku suapi"ujar zeno


"istt, memangnya kenapa jika aku sudah besar, biasanya tanpa aku minta pun kamu akan menyupiku....ayolah sayang,"ujar salsa manja


"hmm, baiklah, buka mulutmu" ujar zeno


"aaaaa"salsa membuka mulutnya.


lalu zeno pun menyuapi satu sendok sandwich ke mulut salsa.


"makasih sayang"ucap salsa sambil menciup pipi kanan zeno dan "CUPP"


"salsa"ujar zeno kaget


"kenapa"tanya salsa "memangnya salah jika aku mencium pipi kekasihku sendiri" ujar salsa lagi.


"bukan seperti itu, tapi seharusnya kamu tau kondisi"ujar zeno


setelah zeno mengatakan itu kepada salsa, tak lama zeno melirik fani, dan yang dilihat zeno dari ekor matanya adalah fani yang membuang muka dan melihat kearah lain.


"sebenarnya apa yang kamu rasakan fan, disaat aku berduaan dan bermesraan dengan salsa, apakah kamu cemburu atau malah biasa saja, tapi yang aku lihat sampai saat ini dari mu adalah kamu yang biasa saja jika aku bermesaraan dengan salsa, apakah kamu tidak mempunyai rasa kepadaku? batin zeno dalam hati.

__ADS_1


TBC


__ADS_2