I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Eps 14. Penyesalan


__ADS_3

Dikamar Aldo,


"Al, ngapain kamu ajak aku masuk kamar kamu, aku sebaiknya nunggu kamu di bawah aja." Saat kaki amel melangkah keluar kamar, langkah kaki amel terhenti saat aldo tiba-tiba mengangkat tubuh amel dan melemparnya di kasur.


"Al, kamu kenapa sih, di sepanjang jalan td kamu terus diemin aku, sekarang kamu mau berbuat apa...??!" ucap amel dengan nada tinggi.


" Kamu nggak sadar atas kesalahanmu sendiri." Bentak aldo.


Amel yang bingung dengan ucapan aldo lalu membalas ucapan aldo. "Kamu gila ya... aku ngelakuin kesalahan apa!!".


Didalam rumah aldo kalo siang selalu sepi,karna mbok parmi selalu belanja kebutuhan di siang hari dan di temani dengan pak tiok. Dirumah hanya ada pak satpam yang menjaga didepan rumah aldo.


Lanjut ke Aldo....


Aldo geram karna amel berani membentaknya, "tangan ini...hah...tangan ini sudah kau buat apa!!"


Amel langsung teringat kejadian istirahat tadi.

__ADS_1


" Ya ampun Al...jadi kamu cemburu ama Ricko. Kan sudah aku jelasin, kalau aku nggak ada hubungan apa-apa sama dia. Kita hanya temenan."


"Bohong...!!!" jawab aldo.


Lalu dengan kasarnya aldo mencium tangan yang menurutnya bekas memegang tangan Ricko, dan pipi amel bekas belaian Ricko. Aldo seakan ingin menghapus sentuhan yang ada di tubuh amel... Lalu lanjut kebibir amel...Kali ini Aldo melakukannya dengan kasar. Digigitnya ujung bibir amel hingga sedikit berdarah. Amel hanya menangis, mendapati perlakuan Aldo.


"Kau mau apa Al,...jangan gila!! jangan melewati batasanmu. Stop Al...Kumohon.." air mata amel menetes dipipi.


"Stop...atau aku setelah ini akan membencimu." Ancam amel..


Melihat tubuh amel menangis. Aldo jadi panik.


"Jangan menangis sayang, okey aku nggak akan lakuin itu lagi, aku hanya kesal karna kamu bermesraan dengan Ricko. Tangan dan pipimu disentuhnya membuatku semakin marah. Maafin aku ya sayang..." ucap aldo memohon. Di bereskannya seragam amel.


" Aku menerima segala sifat posesif mu Al, tapi please jangan berlebihan. Atau aku akan mengurungkan niat untuk hidup bersamamu." ucap amel sambil terisak.


" Please sayang...maafin aku.. aku terbakar amarahku. Sekarang kamu rapikan tubuh kamu ya...aku akan menunggu di bawah." Aldo mengecup pucuk kepala amel, dan pergi keluar kamar.

__ADS_1


Setelah rapi, amel mengambil air untuk membasuh mukanya agar tak terlihat kusut sehabis menangis. Dan berjalan turun ke bawah. " Antar aku pulang ajja, kita nggak usah kerumah Intan."


"Ok...terserah kamu sayang." sambil membelai rambut amel yang selalu terurai...


Aldo merasa bersalah dan menyesal atas perlakuannya.


Sesampai dirumah, amel langsung memasuki kamarnya, dia menangis sejadi-jadinya. Mama betty yang melihat anaknya langsung mengetuk pintu kamar amel.


"Sayang, kamu kenapa...kamu baik-baik saja." tanya mama betty. Dibukanya pintu kamar, dan langsung memeluk anak gadisnya, " kamu kenapa menangis, ada yang gangguin kamukah..?"


"Enggak ma, hanya saja mungkin amel bakal putus sama aldo, tapi amel bingung ma...amel sangat sayang sama aldo, apa yang harus amel lakukan."


" Sudah...sekarang kamu ambil air wudhu biar segeran. Mengenai Aldo, mama akan terus dukung kamu gimana baiknya. Yaa..."


Setelah ambil air wudhu, amel merasa lelah dan akhirnya tertidur dengan lelapnya...


Dinginnya angin malam membuat amel semakin larut dalam mimpinya dengan harapan hari esok kan lebih baik..

__ADS_1


__ADS_2