I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Eps 65. Bahagiaku


__ADS_3

KEESOKAN PAGINYA...


Aldo yang terbangun terlebih dahulu, enggan untuk membangunkan istrinya yang masih tidur dengan lelapnya.


Sebaiknya aku menyiapkan sarapan untuknya.


Batin Aldo.


Ia segera pergi menuju kedapur. Disana ia sudah melihat bik Ijah sudah terbangun dan bersiap untuk membuatkan sarapan untuk kami.


"Bi Ijah, lagi bikin sarapan apa?" tanya Aldo.


"Anu den, saya lagi mau bikin sop iga. Semalem non Amel berpesan pengen dibuatin sup iga katanya." jawab bik Ijah


"Oh gitu. Okey, kalau begitu biar aku yang buat susunya untuk Amel."


"Baik den.."


Lalu Aldopun mengambil gelas dari rak piring untuk menyiapkan susu ibu hamil yang hangat untuk istri tercintanya.


Bik Ijah yang melihat tuannya merasa bahagia melihat dua sejoli ini.


Setelah semua selesai. Bik Ijah hendak menyiapkan sarapan di meja makan. Namun Aldo mengehentikan bik Ijah.


"Tidak bik, sarapannya dibawa kekamar saya aja." ucapnya.


"Oh baik den." kata bik Ijah, lalu mengantarkan sarapan itu dikamar majikannya.


Saat dikamar, Aldo bergegas untuk mandi terlebih dahulu sebelum membangunkan istrinya. Karna ia gak mau menghancurkan mood istrinya saat ia berada didekatnya.


Setelah kurang lebih sepuluh menit, ia membersihkan tubuhnya dikamar mandi, Aldo lalu mengambil parfum dan disemprotkan ditubuhnya sebanyak munkin. Hingga kebajunya bagian belakang.


Biar wanginya berkali-kali lipat, katanya.


Lalu dengan begitu ia dengan PD membangunkan istrinya.


"Sayang... sarapan yuuk..!!" ujarnya sambil memberikan morning kiss di kening Amel.


Akupun terbangun dari tidurku.


"Ehhmm... pagi beb. Ya ampuun bau wangi kamu nyengat banget beb. Apa kamu mandi pake satu botol parfum?"


"Ya nggak juga yank, kan kemaren kamunya mual nyium bau aku. Jadi aku inisiatif abis mandi tadi pake parfum sebanyak munkin.Hehehe.." kekeh Aldo.


"Kamu lucu.Hahaha... Maafin aku ya beb."


"Udah, sekarang kita sarapan ya."


Hmm.. Anggukku.


Aku menyantap sarapanku dengan sangat lahap. Sampai Aldo melihatku sambil senyum-senyum sendiri.


"Kamu kenapa senyum"


"Nggak apa-apa, kamu makannya pelan-pelan. Nggak ada yang minta."


"Iiiuuhh... apa'an sih.. jadi malu."

__ADS_1


Hahaha.... Kami tertawa bersama pagi itu.


***


Hari berganti hari...


Bulan berganti bulan...


Kita saling mensuport satu sama lain.


Dan kini kandunganku menginjak usia 7 bulan.


Saat periksa sebelum-sebelumnya. Aku sengaja tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayiku. Walaupun dokter sudah mengatakan kalau aku sedang hamil bayi kembar.


Yaa... seperti gen keluarga Aldo, aku mendapatkan bayi kembar juga.


Dan sekarang saat aku memeriksakan kandunganku lagi, aku baru ingin mengetahui apa jenis kelamin bayiku. Karna sudah nggak sabar rasanya ingin membeli perlengkapan bayi.


Dokter spesialis kandungan.


"Dok, bagaimana kondisi anak saya dan saya juga pengen tahu jenis kelaminnya?" tanyaku."


"Bayinya sehat, dan tumbuh dengan baik. Bayi ibu jenis kelaminnya perempuan dan laki-laki. Selamat ya.. Namun saya sarankan untuk melakukan operasi karna kondisi dimana panggul ibu kecil, apalagi ini kehamilan kembar. Bagaimana..?"


Aldo langsung mengiyakan ucapan dokter.


"Tapi beb, aku pengennya berjuang melahirkan normal dulu." bantahku


"Sayang, untuk urusan keselamatan anak kita dan keselamatan kamu, sebaiknya kita turuti apa kata dokter ya."


"Okey dok, kapan waktu yang direncanakan."


"Karna ini sudah menginjak 7 bulan, saya sarankan bulan depan tidak melebihi tanggal 20. Terserah mau pilih tanggal yang mana." ujar dokter itu.


Aku melihat kearah Aldo.


"Tanggal berapa beb?" tanyaku


"Bagaimana kalau tanggal tujuh belas saja." kata Aldo.


"Baik dok, saya juga setuju dengan tanggal yang dipilih suami saya." timpalku


"Okey, berarti anda harus datang satu hari sebelumnya. Saya akan bikin scedule-nya ya." ucap dokter itu.


"Iya dok, terima kasih..."


***


Saat perjalanan pulang, aku tak mau langsung pulang saat itu. Melainkan aku ingin mampir berbelanja kebutuhan bayiku. Aldo mengiyakan kemauanku.


"Kita mampir ke baby shop ya beb."


"Iya sayang, tapi kita cari makan dulu ya." jawab Aldo sambil mengelus rambutku lalu mengusap perutku juga.


"Makasih papa." kataku sambil menyuarakan anak kecil.


Aldo selalu tersenyum saat aku bersuara seperti itu. Katanya, raut wajahku kelihatan lucu.

__ADS_1


***


Lalu kita mampir kesebuah resto untuk makan siang terlebih dahulu sebelum berbelanja perlengkapan kebutuhan bayi.


Saat pramusaji mengantarkan makananku di meja. Ponselku berdering.


DRRTT... DRRTT...


Nomer siapa ini? Batinku


Lalu kuangkat panggilan ponsel itu.


"Amelku yang comel... I miss youuu..." teriak seseorang dari sebrang.


Yahh.. siapa lagi yang memanggil panggilan seperti itu kalau bukan Intan dan Ricko.


"Intan... ya ampuun... I miss you too." jawabku


"Nomer kamu yang lama kenapa nggak aktif. Lalu aku menghubungi nomer mama kamu."


"Hehe.. iya sudah hangus. Eh gimana kabar kamu, kapan main kesini?"


"Amelku yang comel, ini aku hubungi kamu karna bulan depan aku bertunangan sama Ricko. Kamu datang ya."


"Tanggal berapa?" tanyaku


"Tanggal 15 sayang, diSurabaya." kata Intan


"Syukurlah kalau di Surabaya." jawabku lega


"Emang kenapa Mel."


"Aku lagi hamil Tan, dan tanggal enam belas bulan depan aku jadwal lahiran."


"Selamat ya Mel.. aku bakalan jadi aunty nech.. Okey, ini aku lagi fiiting baju kebaya, nanti aku hubungi lagi ya. Bye... muach..muach.."


"Okey.. bye.." aku menutup panggilan ponsel dari Intan.


"Intan mau merit?" tanya Aldo


"Belum, bulan depan masih mau tunangan. Kita di undang diacaranya tanggal 15."


"Okey. Sekarang makanlah makananmu."


"Iya beb.." jawabku sambil tersenyum..


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


To be Continue


Thanks for reading


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian dikolom komentar ya.


🤗🤗🤗🥰🥰🥰


Dukung Autor dengan cara vote juga😉.

__ADS_1


__ADS_2