I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Bab 28. This is for you


__ADS_3

Supaya tidak kesiangan Amel memberitahu mamanya untuk membangunkannya pukul 6 pagi.


Dan mama Betty meng-iyakannya.


"Kau tidak makan dulu sayang."


"Tidak ma, aku sudah kenyang."


"Baiklah."


Lalu aku kembali kekamarku untuk beristirahat.


Malam itu Amel berusaha memejamkan matanya.


Kenapa sich, mata ini sulit terpejam.


Ayolah mel...tertidurlahh.. ini sudah malam dan besok kau harus memenuhi janji dengan Aldo. Aku berbicara pada diriku sendiri.


Akhirnya, hingga sampai pukul 11 malam, barulah aku bisa tertidur.


Keesokan harinya.


KRIIIIINGG....KRIIIINGG**.....


Suara jam beker milik Amel berbunyi.


Heii...stop..stop..!! Teriaku sambil meraba meja yang ada disebelah kasurku.


Dasar kau jam weker sia*an... beraninya kau berdering sekeras itu." ocehku...


Lalu ketika mataku mencoba melihat pukul berapa sekarang, aku langsung terlonjak dari tempat tidurku..


Ya ampun kenapa mama nggak membangunkanku.


Aku bergegas untuk mandi, membersihkan badanku, menggosok gigiku, dan tak lupa aku juga mencuci rambut panjangku.

__ADS_1


Setelah itu aku keluar dari kamarku.


Kok rasanya, rumah ini tanpa penghuni ya. Sepi banget.


"Maa....mama..." Aku mencari sekeliling rumah. Namun tidak kudapati mama.


Mama kemana sich. ucapku.


"Papa.. "


Apa papa sudah berangkat kerja ya. Gumamku


Andre..dia juga tidak ada, apa sudah berangkat sekolah. Kubuka kamar Andre.


Lho kok masih ada tas sekolahnya. Kemana sih sebenarnya orang-orang ini.


Kok aku ditinggal sendirian. (Rengekku)


Ahh...sudah jam berapa ini. Aku belum mengeringkan rambutku.


Sangat sempurna dengan dilengkapi dress baby pink yang diberikan Aldo.


Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi.


Masih ada waktu setengah jam untuk aku membuat sarapanku sendiri. Saat kulihat dimeja makan ternyata mama sudah menyiapkannya.


Ooh mama..kau memang terbaik.


Lalu Amel segera melahap makanan yang sudah di sediakan mamanya. Masakanmu memang terbaik mama.


Ahh kenyangnya...istirahat dulu lima belas menit baru aku berangkat.


Tak lama, ada sebuah mobil yang berhenti di depan rumahku. Ternyata itu Intan dan Ricko..


"Amel...apa kau sudah siap." teriak Intan dari depan rumahku.

__ADS_1


Kubuka pintu rumahku,


"Kau sedang apa Tan,..."


"Aku sedang menjemputmu Amelku yang comel"


"Benarkah, untunglah kau kesini. Jika tidak, aku munkin akan naik angkot dengan pakaian seperti ini."


"Come on, kan masih banyak taksi sayang."


"Hahahah...ayo kita berangkat."


Saat aku masuk dalam mobil, Intan langsung menutup mataku dengan kain.


"Hyaaa...kau akan menculikku-kah..?!!"


"Iya aku menculikmu untuk kumasukkan di kandang singa. Kau puas!!" Jawab Intan tersenyum


"Heii Ricko, pacarmu akan melakukan hal kriminal apa kau tak mau memarahinya."


"Sudaah...terima saja Amelku yang comel." jawab Ricko


"Kalian berdua ini, sungguh pasangan yang serasi. Sama-sama gila!!" ucapku


Ricko dan Intan hanya tersenyum...


"Tan, sebenarnya kau mau membawaku kemana. Kata Aldo aku suruh datang di alun-alun, dan itu kan jaraknya dekat. Ini mau kemana. Perasaan dari tadi gak nyampe-nyampe." tanyaku


"Aldo merubah lokasinya. Kata dia alun-alun itu kurang rom... (mmmm..)" tangan kiri Ricko langsung membekap mulutku.


"Kau ini akan merusak acaranya" Bisik Ricko.


Intan mengangguk tanda mengerti.


"Aku keceplosan." jawab Intan sambil berbisik.

__ADS_1


"Hyaa... apa yang kalian bisikkan, aku tak bisa mendengarnya?!!" tanyaku penasaran.


__ADS_2