I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Eps 81. Ku masih mencintaimu


__ADS_3

"Yachh.. kamu boleh datang kemari." jawabku.


"Hiyyeess... Thanks ya Mel.. Bye.." ucapnya senang sambil berjalan meninggalkan toko rotiku.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo semua,


Author mau minta maaf ya


karna up nya sering lama,


Coz ada beberapa hal yg bener2 harus author utamain...


So, jangan pernah bosen buat baca novel author ya..


🤗🤗🥰🥰


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kembali kecerita,


Cerita sebelumnya author coba flashback singkat ya, biar kalian nggak bingung kmren cerita terakhirnya gimana..


Oke, jadi Ray datang kerumah Intan buat korek-korek tentang Amel, tapi Intan secara nggak sengaja bilang kalau Amel akan berangkat ke Jakarta dan dia nyebutin nama toko roti Amel, dan kalau sudah tahu nama tokonya, itu bukan pekara yang sulit buat nemuin alamatnya, jadilah Ray nyusulin ke Jakarta juga.


*****


Ding... dong...


Suara bel toko Amel berbunyi


Nana yang mendengarnya langsung pergi kedepan untuk membukakan pintu.


"Siapa sih pagi-pagi begini yang datang, toko kan masih belum buka!!" seru Nana.


Saat pintu terbuka, Nana melihat seorang cowok yang tinggi dan berkulit putih itu.


"Maaf mas, tapi tokonya masih belum buka." ujar Nana.


"Saya kesini buat bertemu Amel." ucapnya yang tak lain adalah Ray.

__ADS_1


"Oo kak Amel. Bentar ya.."


Lalu Nana pun masuk kekamar Amel dan memberitahunya.


"Kak, didepan ada yang nyariin tuh, cowok berbadan tinggi, berkulit putih, cakep banget dah..."


Amel meringis kecil mendengar Nana mengatakan seperti itu.


"Kamu mau aku kenalin nggak." ucapku


"Ahh... kagak... kagak... bisa malu aku kak.. "


"Xixixi.. kamu kenapa jadi salting. Ya udah aku kedepan dulu ya. Kamu siapin bahan-bahan kuenya."


"Siap kak.."


Lalu akupun menghampiri Ray yang sudah menungguku di tengah pintu.


"Pagi banget kesininya."


"Hehe... kebetulan lagi jogging trus mampir kesini Mel. O ya, lo udah sarapan belum?"


"Okey, lo temenin gue cari sarapan yuk, laper banget neh gue."


"Nggak usah, nanti biar aku sama nana aja cari sarapannya."


"Please Mel, sekali ini aja kita jalan. Gue janji, hanya sekedar sarapan pagi aja. Lo yang pilih tempat dech.. Mau ya.." ucap Ray dengan mimik wajah yang memelas...


"Huuftt... oke dech.." aku menghela nafas panjangku saat menyetujui ajakannya.


"Aku mau ganti baju dulu ya, kamu tunggu disini dulu."


"Okay princess... "


Mendengar dia memanggilku seperti itu aku jadi tertawa kecil. Lumayanlah hiburan dipagi hari. Batinku


Setelah kurang lebih lima belas menit, akupun keluar dengan mengenakan pakaian casual.


"Ayo.." ajakku


Dan Ray mengekori dibelakangku.

__ADS_1


"Kamu naik apa kesini?" tanyaku


"Pesawat.". jawab Ray singkat


"Aduuhh.. maksutnya ke tokoku naik apa?"


"Ooh.. naik taksi, tuh taksinya gue suru nungguin, ayok!!


"Mau kemana mas?" tanya pak supir taksi.


"Kamu mau makan di mana Mel." tanya Ray padaku..


"Aku mau sarapan bubur ayam aja."


"Okey pak, cari bubur ayam di dekat sini aja ya,tp harus yang enak rasanya."


"Baik mas."


Lalu pak supir itupun menancap gasnya menuju tempat bubur ayam yang cukup laris di area situ.


Ckiittt.... Suara rem berbunyi.


"Kita sudah sampai mas, ini dia bubur ayam Hj.Somad." tunjuk supir taksi itu.


"Ooh okey pak. Ini uang pembayarannya." kata Ray.


"Terima kasih mas. Ini kembaliannya..."


"Udah buat bapak aja." tegas Ray.


"Allahu Akbar, terima kasih banyak ya mas... semoga hubungan kalian selalu langgeng, dan selalu diberi kesehatan."


"Nah, siip pak. Makasih ya pak." ucap Ray kegirangan.


"Tapi pak kita..." belum selesai mengatakan penjelasanku Ray udah main tarik tanganku aja.


"Udah ayok, nanti keburu keabisan buburnya."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


To be Continue....

__ADS_1


__ADS_2