I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Eps 77. Cemburu


__ADS_3

Sesampai disana, aku dikagetkan oleh pemandangan yang benar-benar diluar dugaan.


Aldopun kaget melihat salah satu orang yang berdiri disamping papanya Intan.


Dadaku berdetak kencang...


"Kamu..?!!"


"Hai Mel, lama tidak bertemu." suara yang benar-benar tak asing ditelinga Amel.


"Kalian saling kenal?" tanya Intan penasaran.


"Ya Tan, kita dulu satu kampus." ucap laki-laki itu yang tak lain adalah Ray.


Aku tersenyum pada Intan, sambil menggandeng tangan Aldo yang sedari tadi tegang. Rahangnya mengeras menahan emosi agar tidak menjadi pusat perhatian orang sekitarnya.


"Ray, perkenalkan ini Aldo suamiku." Ucapku memperkenalkan Aldo. Yang memang fikirku mereka tak pernah saling bertemu.


"Ya, aku sudah mengenal suamimu Mel. Sudah sejak lama aku sudah mengenalnya." jawab Ray.


"Benarkah?" Intan penasaran.


Aldo hanya diam dengan tatapan mata elangnya. Namun tiba-tiba tangannya mengajak berjabat tangan kearah Ray.


"Hai bro, lama tidak bertemu."


"Ya, memang sudah sangat lama. Kau terlihat lebih baik sekarang." Ray membalas jabatan tangan Aldo.


"Ya, seperti yang kau lihat."


Aku hanya terdiam saat itu. Lalu dengan segera aku mengajak balik Aldo dengan alasan Abriham dan Anastasia sedang menunggu dirumah.


"Kenapa buru-buru sih Mel, kan acaranya lom kelar." ucap Intan kecewa.


"Maaf ya Tan, ini sudah larut. Kasian Abriham dan Anastasia. O ya om dan tante, Amel balik dulu. Semoga semakin sukses untuk kemajuan usahanya ya om, dan dapat salam juga dari papa." ucapku


"Ya Amel, terima kasih ya. Salam balik buat papa kamu juga."jawab papanya Intan.


"Ya udah dech, terima kasih ya. Kalian hati-hati dijalan." Intan memelukku

__ADS_1


"Thanks bro" ucap Ricko pada Aldo.


Dan tak lama kamipun meninggalkan acara pesta pertunangan Intan dan Ricko.


Intan yang memang tak tahu apapun tentang bagaimana kisah antara sepupunya Ray, Amel dan Aldo tidak merasa curiga. Karna dulu memang tak ada yang memberitahunya tentang lika liku perjalanan mereka.


***


Sesampai dirumah


Aku dan Aldo langsung disambut oleh mama Tara. Sedangkan mamaku sedang tidur bersama Anastasya dan Abriham.


"Bagaimana sayang, apa kau menikmati pestanya?" tanya mama Tara.


"Ya ma... kami sangat menikmati pestanya." jawabku


"Yaa... dia sangat menikmati pestanya mam. Dan dia juga sangat bahagia." kata Aldo sambil berjalan menaiki tangga.


Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya.


Mama Tara sontak melihat kearahku.


"Posesifnya kambuh" jawabku pelan.


"Ooo..." mama Tara hanya meng-O aja.


Akupun langsung menghampiri Aldo dikamar atas.


Saat aku buka handle kamar, kulihat dia berada dibalkon kamar.


Ku berjalan pelan mengampirinya sambil melepaskan sepatu dan tas.


Kupeluk tubuhnya dari belakang, menyilangkan tanganku keperutnya dan bersandar di punggungnya yang selalu membuatku nyaman.


"Beb, aku sudah memilihmu, jangan pernah kau ragukan cintaku." ucapku lirih.


Lalu Aldopun membalikkan badannya lalu memelukku.


"Kamu memang bahagiakan?" ujarnya

__ADS_1


"Ya, aku bahagia karna sahabatku sudah bertunangan."


"Lalu..?"


"Lalu aku juga bahagia..."


Mata elangnya mulai memicing kearahku.


"Ya kamu seneng karna da ketemu orang yg demen sama kamu, apalagi dia ternyata sepupunya Intan."


"Hey... mulai dech. Udah ah, aku mau istirahat"


Belum jauh aku melangkah, tiba-tiba kakiku tersandung kaki kursi yang ada nggak jauh dari balkon. Dan...


Auuwww...... Bruukk..


Badanku terjungkal kebawah.


Sayang... hati-hati. Mulai dech cerobohnya.


"Beb, sakiiitt.... " rengekku.


"Ayo berdiri."


"Gendong... " jawabku manja.


Lalu Aldopun menggendongku ala-ala bridal. Dan merebahkanku di atas kasur.


Love you,... sambil mencium keningku.


Love you too beb....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


To be Continue


Thanks for reading


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian dikolom komentar ya.

__ADS_1


πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2