I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Eps 75. Nama untuk baby twin


__ADS_3

...................


"Pergi kau...!!!" Teriak Amel menarik tangan Mina.


"Nyonya.. ampuni saya nyonya, saya nggak akan mengulangi perbuatan saya lagi. Please, ada anak yang harus saya nafkahi.." rengek Mina memohon ampun.


"Saya sudah nggak mau memperkerjakan wanita ular seperti kamu, cepat pergi atau aku menelpon polisi." ancamku.


Bik Ijah yang mendengar tangisan Mina dan teriakanku, dengan segera ia berlari kelantai atas.


"Ya ampuun Mina.. apa yang sudah kamu lakukan, hingga membuat non Amel marah." bik Ijah membantu membangunkan Mina.


"Bik, saya menerima dia karna saya percaya sama bibik, kalau bibik itu orang baik pasti keponakan bibi juga pasti orang baik. Tapi nyatanya apa, dia mala berani menggoda suami saya."


"Apa!!! Mina, kenapa kamu melakukan itu! PLAAAKKK..!!" telapak tangan bik Ijah mendarat dipipi Mina. Jauh lebih keras dibanding tamparanku. Hingga meninggalkan bekas merah dipipi Mina.


"Bibik..." ucap Mina sambil menangis.


"Bik, Mina khilaf bik, ampuni Mina bik.." imbuhnya.


"Kau ini sudah mempermalukan bibik, kamu segera pergi dari sini."


30 Menit kemudian


Mina sudah meninggalkan rumah Aldo dan Amel. Dan bik Ijah menghampiri majikannya dikamar. Sedangkan Amel menangis dengan tangannya menopang kepalanya yang tertunduk.


"Sayang, aku nggak terpengaruh sama sekali sama Mina, kamu percaya aku kan." ucap Aldo khawatir kalau Amel tidak dapat mempercainya.


"Kalau misal aku nggak datang, apa kamu bisa menahan godaanya." ucapku lirih.


"Come on honey, aku nggak sama sekali tergoda olehnya. Coz, I love you. Really.. really love you. Please... believe me."

__ADS_1


Aku makin menangis, dan Aldo memeluk guna menenangkanku.


Tok.. tok.. tok...


"Non Amel.. permisi.. "


"Masuk aja bik.." jawab Aldo


"Begini den Aldo, bibik bener-bener malu dengan ulah keponakan bibik. Maksud kedatangan bibik kesini karna bibik mau berhenti kerja aja. Bibik sudah bener-bener nggak punya muka untuk menatap non Amel. Sungguh bibik sangat menyesal membawa keponakan bibik kemari."


"Bibik jangan seperti itu, bibik nggak salah kok." ucap Amel masih dengan pipinya yang basah.


"Tidak non... bibik malu.."


"Bibik udah banyak bantu Amel. Bibik disini aja ya. Hanya saja, Amel nggak bisa terima keponakan bik Ijah lagi."


"Bibik bener-bener minta maaf ya non.." bik Ijah menangis disamping Amel..


Akhirnya bik Ijah kembali ke pekerjaannya.


***


Dua minggu sudah berlalu sejak kejadian itu.


Kini aku tak lagi memperkerjakan baby sitter untuk anak-anakku. Aku yakin kalau aku mampu merawat buah hati kami walau tanpa bantuan perawat. Sedangkan Aldo selalu menyetujui keputusan yang diambil olehku.


"Beb, minggu depan Intan melangsungkan acara pertunangannya. Apa sebaiknya kita memesan baju couple untuk kita kenakan?"


"Ide bagus sayang. Jangan lupa baby twin juga ya..." jawab Aldo


"Okey.." ucapku senang.

__ADS_1


"Aq mandi dulu ya sayang." ujar Aldo sambil berjalan kearah kamar mandi.


Hmm...


Haii.. anak mommy, kamu kok lucu banget sih, cepet besar ya. Mommy udah nggak sabar buat ajak kamu jalan-jalan ketaman.


Oh iya.. bagaimana mommy harus panggil kalian kalau saat ini saja mommy masih bingung cari nama yang pas buat kalian.


Ujar Amel sambil mentoel satu persatu hidung mancung bayinya.


Setelah kurang lebih lima belas menit Aldo keluar dari kamar mandi


"Heii beb, nama apa yang cocok untuk baby twin kita. Masa iya kita harus terus panggil mereka baby twin.


"Iya ya, tapi aku juga bingung. Kamu sebaiknya searching dech nama bayi dan artinya. Munkin itu bisa membantu menginspirasimu."


"Okey beb..."


*To be Continue..*


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hallo readers,..


Ada yang mau kasih nama yang cocok nggak buat baby twin...


Munkin bisa membantu author dalam mencarikan namanya. Karna jujur masih bingung juga mau kasih nama apa.


Salah satu jawaban kalian akan author jadikan nama si baby twin.


Thanks for Reading

__ADS_1


πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2