
Aurora Bakery
Selamat pagi, Aurora Bakery siap melayani anda...
Sapa Nana pada pelanggan yang baru saja datang.
Amel yang melihat tokonya semakin hari yang semakin ramai merasa sangat bersyukur.
Belum lagi penjualan Amel yang dilakukan secara online. Ia nggak pernah membayangkan kalau dalam dua bulan saja nama tokonya dapat dikenal oleh kalangan banyak orang.
"Kak, ada anak kecil yang ingin membeli kue tart tapi uangnya kurang. Bagaimana?"
"Dimana dia Na..?" tanyaku
Segera aku menghampiri anak kecil itu.
Bajunya sangat kucel dan rambut yang acak-acakan.
"Haii sayang, apa ada yang bisa kakak bantu."
"Kak, adek aku sedang ulang tahun, aku ingin membelikannya kue tar yang berukuran kecil. Tapi.. apa uangku ini cukup. Tolonglah beri aku kue dengan jumlah uangku ini. Meskipun kue sisa kemaren juga nggak apa-apa kak."
"Boleh kakak lihat uang kamu."
Dibukanya telapak tangan anak kecil itu yang menggenggam lembarang uang yang sangat lecek. Disitu aku melihat tiga lembar uang dua ribuan.
"Ini sangat cukup sayang.. malahan ini kelebihan satu lembar. Karna kebetulan toko kakak hari ini ada promo untuk anak yang berulang tahun. Kamu sangat beruntung. Ngomong-ngomong orang tua kamu dimana?"
"Ayah pergi entah kemana, dan ibu saat ini sedang sakit."
"Astaga.. lalu bagaimana kalian mendapatkan uang untuk makan dan minum?"
"Kita... kita... hidup dari mengemis." Anak itu berucap dengan berlinang air mata.
"Oh Tuhan...
Mulai besok, datanglah kemari setiap pukul delapan pagi dan tiga sore. Kakak akan menyiapkan nasi beserta lauk pauknya untuk kalian makan dengan ibu kalian. Okey.."
"Kakak serius.." ucap anak itu dengan wajah penuh harap.
__ADS_1
"Ya, kakak janji. Dan sekarang, ini kue tar nya. Kamu bisa berikan sama adek kamu. Sampaikan selamat ulang tahun dari kakak ya."
"Makasih banyak kak, nama kakak siapa?"
"Panggil saja kak Amel."
"Kak Amel baik,.. terima kasih ya kak." terpancar wajah sumringah dari anak kecil itu sambil berlari pulang.
"Kak Amel... Nana jadi terharu... rasanya pengen nangis."
"Ya nangis aja Na, nggak ada yang ngelarang kok."
"Cini.. cini.. kak, biar Nana peyuk..." ucap Nana dengan bibir yang di monyong-monyongin.
"Tuh bibir ntar aku karetin lho..."
"Hahaha..." tawa Nana lepas.
"Permisi kak, aku mau dua box cupcake dong..." Tiba-tiba ada pelanggan yang datang.
"Siaaapp..." ucap Nana melayani pembeli itu.
ALDO
Pesawat yang Aldo naiki sudah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Setelah dari bandara, mereka langsung bergegas untuk pergi ke hotel yang sudah mama Tara pesan.
"Ayok sayang, kita langsung menuju hotel. Kamu pasti lelah."
"Iya ma." jawab Aldo
Saat diperjalanan didalam mobil, Aldo menanyakan tentang perkembangan pencarian istrinya pada papa Dirwan.
"Pa, apa masih belum ada perkembangan?" tanyanya
"Masih belum nak, yang sabar ya.."
"Tumben anak buah papa lelet." ketus Aldo
__ADS_1
"Setidaknya papa sudah menyebar semua anak buah papa. Tunggulah sebentar. Okey.."
Aldo terdiam. Setiap hari dia hampir frustasi memikirkan dimana istrinya saat ini.
Sebenaranya kamu kemana sich Mel, sebegitunya kamu menghukumku seperti ini. Perasaan ini sangat menyiksa. Serasa hampir gila karna penasaran .
Mama tara yang melihat Aldo, hanya menepuk-nepuk ringan pundak Aldo.
Saat dijalan Aldo melihat seperti sesosok istrinya dari belakang.
"Stop pak... tolong stop.. Amel..." teriak Aldo dan langsung membuka pintu mobil.
Ia berlari kearah orang itu. Namun saat ia tengok, ternyata itu bukanlah Amel.
"Ohh, maaf... aku salah orang..."
Aldo kecewa dengan apa yang ia lihat.
Saat Aldo berbalik badan dan kembali kedalam mobil, ternyata Amel keluar dari dalam tokonya, dengan rambut diikat keatas dan memakai tali bandana.
Namun sayangnya Aldo tidak mengetahuinya.
Karna Nana ikutan keluar dan menutupi tubuh Amel.
"Kamu kenapa sayang..?" tanya mama Tara dari dalam mobil
"Nggak ma, Aldo hanya salah lihat. Aldo kira itu tadi Amel ma."
"Ohh sayang, mama sedih melihatmu seperti ini. Lebih bersabarlah sebentar lagi. Karna mama juga kangen sama menantu mama."
Aldo memijit-mijit keningnya ringan dan terus menatap kaca jendela mobil.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
To be Continue
Thanks for reading
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian ya, supaya aku tambah semangat.
__ADS_1
π€π€π€π₯°π₯°π₯°