
Besoknya Aldo dan amel mengatur kencan mereka.
Tepat pukul Tiga sore hari,...
BRUUUM...BRUUMM...
Suara motor gede aldo terparkir di depan rumah amel.
Aldo langsung turun dari motor gedenya dan mengetuk pintu rumah amel..
Toook...toookk...tookk...
"Assalamualaikum.." Aldo mengucapkan salam.
"Wa'alaikum salam... eh nak Aldo...ayo masuk, sebentar ya, mama panggilkan amel." kata mama betty.
Mama betty berjalan ke kamar amel dan mengetuk pintu kamar Amel.
"Tok..tok..tok...Amel sayang didepan ada nak Aldo, segera keluar ya." Panggil mama Betty.
"Iya ma..." sahut Amel dari dalam kamar...
Mama Betty lalu kembali untuk mengajak ngobrol Aldo.
"Nak Aldo mau minum apa?" tanya mama Betty.
"Nggak usah repot-repot ma..." tolak Aldo sopan.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan mama dan papa kamu nak Aldo, apa mereka semua baik-baik saja?" tanya mama Betty.
" Alhamdulillah mama sama papa sehat semua, dan sekarang lagi melakukan perjalanan bisnisnya di Jakarta. Munkin lusa baru pulang ma..." Kata Aldo.
" Syukurlah kalau begitu. Nah itu suara pintu kamar Amel sudah terbuka, mama tinggal kedalam dulu ya..."
Aldo mengangguk dan tersenyum ke mama Betty.
"Nungguin lama ya Al.." ucap Amel.
"Nggak juga sayang.." jawab Aldo. "Langsung berangkat yuuk.." imbuhnya...
"Ayuuk..." ujar Amel, lalu Amel berpamitan ke mamanya, " Ma...Amel berangkat dulu ya...Assalamualaikum.." Tak lupa Amel salim kepunggung tangan mamanya.
"Hati-hati ya nak Aldo saat mengendarai sepeda motornya." kata mama Betty.
"Ya ma..." jawab Aldo.
Amel memeluk Aldo erat di sepanjang jalan.
Tetaplah seperti ini Al, tetaplah mencintai aku, sampai kita menua bersama, karna aku benar-benar mencintaimu Al. ucap Amel dalam hati.
"Aku juga mencintaimu Mel,.." kata Aldo seakan dia mendengar isi hati Amel.
Amel tersenyum sambil menepuk pelan punggu Aldo, dan berkata "Kau ini...tau aja apa yang aku pikirkan."
Tak lama setelah itu, tibalah kita disalah satu Mall yang ada di Surabaya. Aldo memarkirkan motor gedenya di tempat parkir, lalu mereka berdua masuk sambil bergandengan tangan.
__ADS_1
"Kita cari tempat makan dulu ya sayang, aku laper." ajak Aldo.
"Bagaimana kalo kita makan di restauran seafood, Al" ujar Amel...
"Boleh.."
Lalu mereka memasuki restauran yang menjual aneka masakan seafood. Amel memesan menu kepiting asam pedas manis dan Aldo hanya memesan nasi goreng seafood. Namun, saat didalam mereka bertemu mantan Aldo yang dulu di Jakarta.
"Aldo, kebetulan sekali kita bertemu disini." sapa Jessika...
Aldo hanya menjawab datar, "Ya.."
Lalu jessika melihat kearah Amel, " Oops, sory ,haii...kenalin aku Jessika mantan pacarnya Aldo sewaktu kita di Jakarta." sapa Jessika ke Amel.
"Mmm...boleh aku ikutan gabung duduk disini.?" pinta Jessika.
Amel hanya mengangguk canggung.
Sedangkan Aldo dia langsung menghentikan makannya, meletakkan sendok garpunya menyilang tanda dia mengakhiri makannya.
"Come on..Al, jangan berwajah jutek seperti itu lagi terhadapku, kau tahu aku sangat merindukanmu. Aku mencarimu di tempat tinggalmu, nyatanya kau sudah pindah. Aku akan memperbaiki kesalahanku, aku akan berubah Al.." rengek Jessika.
Amel hanya diam mematung melihat Jessika merengek d depan Aldo.
Jessika menoleh ke Amel, " Apa kau teman sekolah Aldo?" tanya Jessika.
Sebelum amel mengatakan sesuatu, Aldo-lah yang menjawabny sambil menggenggam tangal Amel, diatas meja." Dia tunangan aku, dan setelah kita lulus sekolah, aku langsung menikahinya." jawab Aldo.
__ADS_1
Sontak Jessika langsung berdiri dan berkata,
" Apaaa.... kamu nggak bisa lakuin ini ke aku Al,... sampai kapanpun aku nggak rela kau menikah dengan dia !!" Jessika marah mendengar jawaban Aldo. Dan langsung meninggalkan Aldo dan Amel...