
Hari ketiga tradisi pingitan.
Aku dan Aldo sudah memulai tradisi pingitan.
Dan ini adalah hari ketiga.
Amel mengisi hari-harinya dengan membantu mama Betty berjualan online. Terkadang dia juga mengisi hari-harinya dengan membuat kue, lalu meng-uploadnya.
Tapi lain dengan Aldo, dia mulai hari pertama sampai hari ketiga ini, Aldo selalu nampak gelisah. Ingin rasanya dia kerumah Amel. Namun selalu dicegah oleh mama Tara...
"Jika kau datang kesana, itu akan melanggar tradisi." ucap mama Tara
"Tapi ma..Aldo sudah kangen sama mama betty dan Andre."
"Kok mala mamanya dan adeknya. Emang kamu nggak kangen ama Amel"
"Ya maksut Aldo kangen sama Amel ma.."
"Hahaha...kau ini ada-ada saja sayang. Sabar sebentar lagi ya. Setelah ini kamu bakal ketemu Amel di siang dan malammu."
"Kalau menelpon ma...boleh?!!" tanya Aldo
"Lebih baik jangan ya "
iiissshh...mama ini!! apa-apa nggak boleh.
Aldo ngomel-ngomel sendiri sambil naik ke lantai atas di kamarnya.
Anak itu seperti anak kecil saja. Ucap mama Tara
Mama Tara sengaja mengambil ponsel Aldo, supaya anaknya bener-bener penasaran saat masa nya tiba
Di rumah Amel...
__ADS_1
Aldo sedang apa ya sekarang, rasanya kangen banget sama dia.
Sabar Mel... kamu pasti bisa melaluinya. Gumamnya...
* Hari ke empat...
* Hari kelima...
* Hari keenam...
* Dan hari ketujuh...
Dimana hari yang sedang mereka tunggu2.
Dimana hari yang membuat semua orang sibuk tiada henti.
Dimana hari yang akan menentukan status Aldo dan Amel.
Pagi itu Amel sudah dirias oleh make up MUA.
Kali ini Amel sangat membuat orang pangling, wajahnya berubah, sangat cantik. Melebihi kecantikan sehari-harinya.
Mama betty masuk di ruangan Amel.
"MasyaAllah..Subhanallah... Amel... kamu sangat cantik nak..." ucap mama kagum.
Tak terasa mama Betty meneteskan air matanya.
"Mama...jangan nangis donk. Inikan hari bahagia Amel." ucap Amel
"Ini tangisan bahagia seorang ibu sayang, mama sangat bahagia." jawab mama sambil mengelus punggung tangan Amel.
"Amelku yang comel....selamat ya... ya ampuun kamu cantik sekali sayang." Intan datang dan memeluk sahabatnya itu.
__ADS_1
Rickopun datang bersama Intan tapi dia sedang menunggu di luar kamar bersama tamu-tamu yang hadir yang lainnya.
Disisi lain...
Dirumah Aldo...
"Kita berangkat jam berapa ma...?" tanya Aldo
"Sabar dong sayang, satu jam lagi kita berangkat. Okay.." jawab mama Tara.
"Heii..kau ini tidak sabaran banget." kata papanya
"Hahah... kau tahu pa, anakmu tidak sabarnya itu dari hari pertama dipingit." ledek mama.
Aldo hanya terdiam sambil berulang kali melihat jam tangan yang melingkar di tangannya.
Tepat pukul 08.30 Keluarga Aldo akhirnya berangkat menuju rumah Amel.
"Kau senang sayang..." tanya mamanya
"Hehehe...mama, bisa ajja." jawab Aldo
DIRUMAH AMEL...
"Ayo bersiap-siap semuanya, pihak laki-laki sudah berangkat." kata mama Betty pada semua keluarganya.
"Papa..sudah siap..?!!" tanya mama
"Yaahh...papa siap ma."
"Walau berat tapi ini untuk kebahagiaan Amel pa, toh juga kita bisa kapanpun jenguk mereka kalau kita kangen." ucap mama sambil mengusap punggung suaminya.
Dan akhirnya masa yang ditunggu-tunggu telah tiba.
__ADS_1
Keluarga Aldo datang dan memasuki rumah. Aldo yang sedari tadi penasaran, melihat kanan kiri untuk mencari Amel tapi tidak ada di ruangan itu.