
"Ma, setelah ini mampir ketoko Amel ya. Oh.. sebentar ya ma, Amel akan membeli 4 box lagi untuk dibawa pulang "
"Okey sayang."
Setelah Amel kembali mama Tara bertanya padaku,
"Oya bagaimana awal mulanya kamu bisa mendirikan toko kue disini?" tanya mama Tara.
"Oo.. waktu itu, Amel nekat menyewa dan membeli semua perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dengan tabungan yang Amel miliki. Amel mempromosikan toko kue ini disemua media sosial. Alhamdulillah langsung booming dikalangan remaja karna menurut mereka tampilan kue Amel sangat berbeda. Kurang lebih seperti itu ma.." ceritaku..
"Mama seneng lihat perjuangan kamu sayang "
"Terima kasih ma.."
Setelah kami berempat menyelesaikan sarapan pagi, kami segera beranjak menuju toko kue milikku.
Kita menempuh perjalan kurang lebih lima belas menit dari resto.
"Toko kamu cantik sekali sayang. Pantas saja kalangan remaja langsung jatuh cinta."
"Hehehe... makasih ma.."
"Ahh.. kak Amel..." teriak Nana.
"Haii Na... bagaimana.. aman.. hehehe" godaku.
"Aman kak, oh selamat pagi tante om, dan juga kakak ipar." ucap Nana
"Pagi juga Na." jawab mama
Aldo hanya tersenyum.
"Ayok beb, masuk." ajakku pada Aldo.
"Duduklah, aku akan buatkan minuman untuk kalian." ucapku.
__ADS_1
"Eh, kak Amel, kakak juga duduk disini saja. Biar Nana yang buatkan minuman."
"Terima kasih ya Na."
Lalu Nana pergi kedapur untuk menyiapkan minuman untuk kita.
"Na, kedatangan kami kemari untuk membicarakan kalau aku harus balik ke Jakarta bersama suami dan keluargaku. Lalu toko ini, aku akan menyerahkan sepenuhnya untuk kamu."
"Jadi kak Amel akan ninggalin Nana." bola mata Nana berkaca-kaca.
"Bukan ninggalin Na, kalau ada waktu, pasti aku akan mengunjungi kamu disini. Aku akan membuka cabang di Surabaya. Toko disini buat kamu. Kamu jaga baik-baik ya."
"Kak Amel, kenapa kak Amel selalu baik ke Nana." Nana jadi mewek.
"Jaga diri kamu ya Na."
"Assalamualaikum kak Amel." Suara anak kecil yang tiba-tiba datang ditoko.
"Oh haii sayang, sini masuk. Ini buat kamu. Salam buat mama kamu ya. Mm.. besok kak Amel akan pergi ke Surabaya. Kamu tetep kesini ya, ambil makanan kamu sama kak Nana. Okey "
"Apakah kak Amel nggak akan balik kesini."
"Hehe.. kamu tenang saja, kak Amel pasti kesini lagi okey."
"Kakak janji."
"Iya sayang hanya saja kakak nggak bisa sering bolak-balik Jakarta - Surabaya "
"Baiklah, aku akan merindukanmu kak. Terima kasih buat nasinya. Sehat selalu ya kak."
"Terima kasih sayang."
Anak kecil itu lalu pergi meninggalkan toko.
"Siapa itu sayang...?" tanya Aldo
__ADS_1
"Kasihan dia beb, ibunya sakit, dan entah ayahnya dimana. Jadi untuk membantunya aku selalu menyuruhnya kemari pagi dan sore untuk mengambil makanannya."
"Astaga, menantu mama ini sangat sempurna sekali, sudah cantik baik lagi. Mama semakin sayang kamu Mel." ucap mama Tara.
"Itu hanya sedikit bantuan dari Amel ma."
"Sedikit banyak, bagi anak itu sangatlah berarti." mama Tara menggenggam tanganku.
Sedangkan Aldo, ia terus menatapku kagum.
Terima kasih Tuhan, kau telah memberiku istri yang begitu sempurna. Tak akan kusia-siakan lagi dirinya. Tak akan kuulangi perbuatanku waktu itu." Batinnya.
"Heii beb, apa yang kau pikirkan. Kenapa kamu melihatku seperti itu." tanyaku
"I love you sayang." ucapnya sambil mencium keningku
"Ehem... disini masih banyak orang lho sayang." goda mama Tara
"Apa'an sih mama." Aldo malu akan tingkahnya
"Hahaha... selamat ya kak Amel, Nana seneng melihat kak Amel bahagia"
"Titip anak itu juga ya Na, aku akan kirim kamu uang untuk membelikan anak itu makanan ataupun kebutuhan yang di perlukan anak itu.Okey."
"Siap kak Amel."
Lalu aku memeluk Nana sekaligus berpamitan padanya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
To be Continue
Thanks for reading
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak kalian ya dikolom komentar, supaya aku tambah semangat.
__ADS_1
Klik vote juga untuk author.
π€π€π€π₯°π₯°π₯°