
Dari waktu ke waktu...
Hari berganti hari...
Saat ini adalah saatnya aku wisuda sekolah.
Aku memakai kebaya berwarna putih dengan rambut di sanggul modern yang dihiasi manik-manik. Polesan yang sangat natural yang hanya mempertegas bibirnya dengan lip cream warna nude pink dan bulu mata dengan sentuhan mascara. Dan sedikit blush on hanya untuk rona pipiku. Dengan jari lentiknya mama mengakhiri riasanku.
Ya..mama sendiri yang meriasku. Mamaku memang multi talented. Semua bisa dilakukannya.
"Kau sangat cantik sayang.." ucap papaku ketika melihatku usai dirias.
"Memang kalau aku tidak dirias, aku jelek ya pa..??" candaku..
"Hahaha....tidak sayang. Adanya riasan atau tidak, kau adalah anak papa yang paling cantik."
"Yaaa...papa ini gimana sich, ya jelas kakaklah anak papa yang paling cantik, Andre kan cowok. Mana munkin Andre nyaingin kakak." cerocos Andre yang ada dibelakang papa.
"Hahaha....." kami semua saling tertawa. Tapi tidak dengan mama.
Raut wajah mama agak sedikit sedih.
"Mama kenapa..?!!" tanyaku.
"Mama sedih karna bentar lagi kamu menikah Mel. Mama akan kesepian."
"Jangan gitu donk ma... Amel sehabis nikahkan gak pindah keluar kota atau keluar negri. Amel akan sesering munkin jenguk mama. Dan kapanpun mama boleh nengokin Amel." jawabku menenangkan mama yang sedang menangis dengan memeluknya.
"Mama ini selalu ajja kak Amel, Andre kan ada disini buat jagain mama. Lagipula ini kan acara wisuda sekolah ma, bukan nikahannya kak Amel." Saut Andre lagi..
"Ooh anak mama yang satu ini, udah gede ya.." ucap mama sambil mengusap air matanya dan tersenyum.
"Yaelah mama, Andre bukan lagi anak kecil."
Lalu kita sekeluarga tertawa bersama, dan saling berpelukan
"Ayo..ayo...sudah waktunya kita berangkat. Nanti telat lagi." Ucap mama.
__ADS_1
*
*
*
Setelah sampai di sekolah. Intan langsung menghampiriku...
"Amel...." teriaknya.
"Intan..haii.." jawabku dengan melambai-lambaikan tanganku keatas.
"Kau sangat cantik Mel..."
"Kamu juga sayang... ayok kita masuk."
"Buru-buru amat, bilang ajja mau cepet-cepet ketemu Aldo." goda Intan.
"Kau ini.. kalau ngomong syuka bener."
"Hahaha...." Intan tertawa.
"Ya sayang..." jawab mama
Kami berdua akhirnya masuk digedung serba guna yang ada disekolah.
Mama dan papaku segera menyusul dari belakang.
Sesampainya di ruangan itu, Aldo langsung menghampiriku.
"Pagi sayang.." sapaku lebih dulu.
Aldo yang melihat Amel sampai tak berkedip.
Intan yang melihat tingkah Aldo lalu membuyarkan lamunannya.
"Whooeeyy... gitu amat liat Amel.."
__ADS_1
Aldo sontak kaget karna bentakan dati Intan.
Aku hanya tertawa melihatnya. "Kau ini kenapa sich yank..."
"kamu sangat cantik Mel.." ucap Aldo sambil membungkuk dan membisikkan ditelinga Amel.
Pipiku langsung bersemu merah saat mendengarnya...
"Heeiii...mau sampai kapan kalian berdiri disitu.." ucap Ricko dan Intan. "Sini cepat duduk, acaranya mau dimulai nech.." Imbuhnya...
"Okey...Ayoo Sayang kita duduk." ajak Amel pada Aldo.
Acara wisudapun dimulai, bapak kepala sekolah memberikan sambutan untuk para murid dan wali murid yang sudah hadir.
Setelah itu beliau membacakan do'a bersama.
Dan acara yang ketiga, adanya selingan hiburan tarian daerah dari adik kelas kita.
Yaa...kita semua menikmati hiburan itu.
Sampai akhirnya, tibalah waktunya untuk membagikan ijazah kita masing-masing.
Kita semua dipanggil satu persatu untuk menaiki panggung untuk serah terima ijazah.
Saat namaku dipanggil, hatiku langsung berdekup kencang. Ya Allah...aku gugup sekali....
Aku berjalan menuju tangga panggung dengan perasaan yang masih berdegup kencang.. Dan sialnya, selalu ajja ada sesuatu yang membuatku hampir terjatuh. Heels sendalku, tersangkut di karpet babut yang menjadi alas panggung itu.
"Whoaaa....." badanku terhuyung-huyung.
Untung saja salah satu guruku langsung tanggap dan menangkapku.
"Amel...kau ini selalu saja ceroboh, Bismillah dulu biar gak terlalu gugup.."
"Hehehe...iya pak, terima kasih.."
Satu ruangan langsung tertawa melihatku. Dengan sekejap aku langsung jadi sorotan hingga acara selesai..
__ADS_1
Ya ampuun...malunya... (ucapku dalam hati dengan menutup setengah wajahku.)