I Love Cowok Posesifku

I Love Cowok Posesifku
Eps 36. HADIAH PERNIKAHAN


__ADS_3

Malam itu mereka langsung terlelap karna kelelahan menjadi raja dan ratu sehari.


Keesokan paginya,..


Amel terbangun, saat dia membuka mata dia sedikit terkejut, karna yang biasanya dia tidur sendiri kini dia terbangun dengan adanya orang d sampingnya.


Kulihat wajah Kenzo dari dekat, kumulai meraba wajahnya dengan jari telunjukku. Mulai dari alis sampai kepipi dan lalu kebibirnya. Saat itu bibir Kenzo sungguh menggoda untukku, hingga aku memberinya morning kiss.


Kenzo merasakan sentuhan lembut itu langsung membuka matanya.


"Apa kau sedang menggodaku sayang."


Aku langsung terkejut karna dia dengan tiba-tiba membuka matanya.


"Hah...!! Aku..aku tidak sedang menggodamu Al." ucapku gugup


"Sudahlah..jangan malu-malu lagi. Kita mulai sekarang ya..?"


"Jangan dulu ya Al, karna aku...aa..akku saat ini sedang lapar. Yaa..lapar..ayok kita makan dulu." Aku bangun dari tempat tidur sambil berlari kecil menjauhi Aldo.


"Iisshh...kau sebenarnya yang ingin aku makan Mel.." ucap Aldo sambil mengacak-acak rambutnya lalu lanjut rebahan dikasur Amel.


Lain dengan Amel dia langsung keluar kamar dan pergi kedapur.


"Ma...Amel lapar..apa ada sesuatu yang bisa d makan?" tanyaku pada mama yang ada di dapur.


"Sudah siap sayang, sini ayo makan, lhoo...suami kamu mana cepat panggil dia. Kita sarapan bareng, dan ada sesuatu yang pengen mama bicarakan."


"Ya ma.." lalu aku pergi kekamar lagi untuk memanggil Aldo.


"Al, dipanggil mama tuh, ayo kita sarapan bareng sambil ada yang mau mama obrolin."

__ADS_1


"Okey...bentar lagi aku menyusul." jawab Aldo


"Siip, aku ke meja makan duluan ya.."


Tak lama Aldopun keluar kamar dan bergabung dengan mereka.


"Pagi semua.." sapa Aldo


"Pagi sayang..." ucap mama Betty.


"Pagi, ayo sini nak Aldo.." sapa papa juga


Mereka lalu melangsungkan sarapan pagi sama-sama.


Amel mengambilkan nasi beserta lauk pauk untuk Aldo. Dia melakukan tugasnya sebagai seorang istri.


Setelah selesai sarapan, papa mulai membuka pembicaraan dengan kami.


"Apa ini pa..??" tanya Aldo bingung.


"Bukalah nak.." sambung mama


Lalu dibukalah amplop putih itu oleh Aldo. Akupun juga penasaran jadi aku ikutan mendekat kesebelah Aldo.


"Tiket berlibur diBali." Mereka berdua dengan serempak mengatakan itu.


"Maaf ya hanya itu yang bisa papa berikan." ucap papa


"Ini sudah lebih dari cukup pa.. Amel sayang papa dan mama" Amel memeluk mereka.


"Makasih banyak pa,.." ucap Aldo dengan senyumannya.

__ADS_1


"Ya sudah kalian siap-siap sekarang. Itu tiket penerbangannya untuk sore nanti, jadi jangan sampai terlambat. Okey.." ujar mama Betty.


"Hah...sore nanti. Ya ampuun mendadak banget pa..ma.." kata amel bingung.


"Iya lebih cepet lebih baik, karena kalau disini nak Aldo pasti sungkan sama papa dan mama, iya kan pa.." ucap mama


"Sungkan apanya, rang dari kemaren dia minta terus. Tapi Amel maa...yang takut.. mama mala nyuruh kita langsung berangkat." Gumamnya dalam hati.


Tak lama..telepon rumah Amel berdering.


KRIIINGG....KRIIINGG....


"Biar Amel ajja ma yang angkat." ucap Amel


"Hallo.."


"Hallo sayang, ini mama, kamu da siap-siap mau berangkat di Bali ya.." suara mama Tara dari seberang


"Kok mama tau?".


"Ya tahulah, kan kemaren mama ngobrol banyak sama mama kamu. Sekarang sempetin mampir rumah mama ya sayang, sebentar ajja."


"Baik ma, Amel dan Aldo segera kesana"


"Oke sayang, mama tunggu ya.."


Panggilan itu berakhir.


"Al, kata mama kita suru mampir kerumah dulu."


"Okey.." jawab Aldo

__ADS_1


"Ya sudah, cepet siap-siap sana." ucap mama Betty.


__ADS_2