
"Lulaaa bangun ini sudah siang, mau sampai kapan kamu tidur. Hah." teriak mama Ira.
Hampir 15 menit mama Ira berteriak didepan kamar Lula tapi sama sekali tidak di jawab oleh Lula.
"Terserah kamu mau bangun apa tidak, mama sudah lelah dengan sikapmu ini." Kata mama Ira langsung meninggalkan kamar Lula.
" Huhh akhirnya mama pergi juga, baru juga jam 9, gak tau apa kalo aku masih mengantuk." kata Lula dengan mata yang masih terpejam.
Alula Purnomo, gadis cantik yang manja dan suka berfoya-foya, tidak suka di atur-atur, suka membangkang dan sangat-sangat suka dengan hal-hal yang berbau dunia malam. Pulang dengan bau alkohol atau dengan keadaan mabuk sudah menjadi kebiasaan baginya. Hampir setiap hari dia pergi ke club, nongkrong dengan teman-temanya, kencan dengan kekasihnya atau hanya sekedar ingin meminum alkohol. Kedua orang tua Lula sudah tidak tau lagi harus bagaimana menghadapi anak itu. Mereka hanya bisa berdoa agar anaknya di beri hidayah dan bisa berubah.
"Ihh anak itu memang susah sekali di atur, maunya apa si." dumel mama Ira.
"Kenapa sih ma, marah-marah mulu?" tanya papa Roy.
"Gimana mama gak marah pa, liat tu anak kesayanganmu susah sekali di aturnya, mau seenaknya sendiri, mama sudah gak sanggup lagi ngurus dia." kata mama Ira.
" Ya sudah biar papa yang bangunkan Lula, mama sekarang duduk dan makan ya." kata papa Roy mencoba menenangkan mama Ira.
"Iya ma, mama tenang ya ,jangan cemberut gitu dong nanti cantiknya ilang lo." rayu Reno agar mama Ira tersenyum.
"Sini ma piringnya biar Anji yang ambilin." kata Anji. Mama Ira memberikan piringnya kepada Anji dengan tersenyum.
__ADS_1
Reno Purnomo, anak pertama dari pasangan Roy Purnomo dan Ira Widya. sedangkan Anji purnomo anak kedua dari Roy Purnomo dan Ira Widya. Sikap Lula berbanding terbalik dengan kakak-kakaknya. Mereka sangat patuh dan menghormati kedua orang tuanya. mereka juga sangat menyayangi Lula , karna Lula satu-satunya adik perempuan mereka , apapun yang Lula inginkan mereka akan penuhi, hal itulah yang membuat Lula menjadi gadis yang manja.
Setelah selesai sarapan, Reno dan Anji berangkat kekantor. purnomo Company , perusahaan yang di dirikan oleh papa Roy, sekarang dikelola oleh kedua anaknya karna Papa Roy sudah pensiun dan ingin menghabiskan masa tuanya dirumah.
*Dikamar Lula.
kring, kring suara telfon hp Lula
"Ihh siapa sih ganggu aja." kata Lula.
Lula meraih hpnya dan menekan tombol hijau.
" Sapa sih ganggu aja." kata Lula
"Ohh sorry gaes gua lupa, bentar gua siap-siap dulu, tunggu 30 menit lagi gua sampe." kata Lula.
Lula bergegas pergi mandi dan berdandan ala kadarnya, dia pergi kebawah dan mengambil kunci mobilnya.
"Mau kemana kamu." tanya mama Ira.
" Pergi sama temen-temen."jawan Lula.
__ADS_1
Mama Ira menghadang Lula
"Gak boleh, mama gak ijinin kamu pergi. Temen-temen kamu itu membawa pengaruh buruk ke kamu sayang, mama gak mau kamu pergi dengan mereka." kata mama Ira.
" Aku seneng ma berteman dengan mereka, mama jangan larang-larang aku. Aku udah besar ma bukan anak kecil lagi, jadi terserah aku mau ngapain." jawab Lula yang langsung pergi meninggalkan mama Ira begitu saja.
" Lula stop, Lula mama bilang stop."teriak mama Ira. Tetapi Lula tidak menghiraukanya.
"Ya Allah anak itu benar-benar keterlaluan." kata mama Ira.
Sesampainya di mall.
"Sorry gaes gua bener-bener gak inget, habisnya semalam gua pulang jam 5." kata Lula.
" Kebiasaan lo La." kata Nindi.
" Iya sorry ya, oke sebagai permintaan maaf gua, hari ini gua yang traktir." kata Lula.
"Yes… gitu dong La." kata Devi.
" Gini aja terus La, biar kita bisa belanja gratis." kata Nindi.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca😊