Imamku

Imamku
Aneh


__ADS_3

Di kediaman keluarga Roy Purnomo, mereka berkumpul dimeja makan untuk makan malam bersama merayakan perjodohan Lula.


"Wahh kelihatannya enak-enak semua ini." Kata Anji.


"Iya dong, kan mama yang masak." Kata mama Ira.


"Mama emang paling the best lah." Kata Reno.


"Dimana Lula, kok belum turun?" Tanya papa Roy.


"Aku disini pa," Kata Lula seraya berjalan menuju ruang makan.


"Papa pikir kamu pergi." Kata papa Roy.


"Nanti." Bisik Lula.


"Apa kamu bicara sesuatu?" Tanya papa Roy seperti mendengar Lula mengatakan sesuatu.


"Gak ada pa, aku gak ngomong apa-apa kok." Ksta Lula.


"Ngomong-ngomong kenapa mama masak banyak, ada acara apa?" Tanya Lula mengalihkan topik.


"Gak ada kok, mama cuma pengen masak banyak aja, kan udah 3 hari mama gak masak buat kalian, gak papa kan?" Kata mama Ira.


"Gak papa kok ma, aku pikir ada sesuatu makanya mama masak banyak." Kata Lula.


"Udah deh, ngobrolnya nanti aja aku udah laper ni." Kata Anji.


"Ya sudah, ayo dimakan.'' Kata papa Roy.


Setelah selesai makan, mereka berkumpul di ruang keluarga, mengobrol ini itu hingga tak terasa sudah jam 11 malam, Lula pamit ingin kekamarnya.


"Aku kekamar dulu." Kata Lula berpamitan.


"Iya sayang, good night." Kata papa Roy.


"Night." Kata Lula seraya pergi kekamarnya.


Di kamar Lula.


Lula melakukan video call dengan teman-temannya.


"Gaes gua bakal telat ni, semua orang belum pada tidur." Kata Lula.


"Tumben La, keluarga lo begadang.'' Kata Devi.


''Iya, biasanya juga jam 10 udah pada tepar, mau itu weekend mau kagak, sama aja.'' Kata Nindi heran.


''Gua juga heran, mereka kelihatan seneng banget, pas gua tanya ada apa mereka bilang gak ada apa-apa.'' Kata Lula.


''Gini aja, lo gak usah bawa mobil biar gua aja yang jemput lo, gimana?'' Saran Devi.


''Oke gua siap-siap dulu, nanti lo tunggu gua disamping rumah, gua bakal keluar lewat pintu samping rumah gua.'' Kata Lula.

__ADS_1


''Oke, gua sampe sekitar 30 menit lagi.'' Kata Devi.


''gua langsung ke club ya.'' Kata Nindi.


''Oke, bye.'' Kata Lula.


''Bye gaes.'' Kata Nindi.


Lula bergegas menganti pakaian nya, dia memakai celana kulot belah pingir, baju tanpa tengan, sepatu putih dan tas kecil. Tidak lupa dia memakai sedikit make up.


Penampilan Lula.



Setelah selesai, Lula langsung pergi ke pintu belakang Rumah. dia berjalan dengan mengendap-endap agar tidak ketahuan oleh semua orang jika dia akan pergi ke club. Sesampainya didepan pintu, dia langsung membukanya, setelah berhasil keluar dia pergi kesamping rumah, disana Devi sudah menunggu.


''Gimana aman kan?" Tanya Devi.


"Aman, tenang aja.'' Kata Lula.


'' Let's go?.'' Kata Devi.


''Let's go..'' Teriak Lula gembira.


Sesampainya di club Lula dan Devi mencari Nindi, ternyata dia sudah duduk manis ditemani oleh dua orang pria.


''Tu dia orangnya.'' Kata Lula.


''Yuk samperin'' Kata Devi.


''Hai Nin.'' Sapa Lula.


''Lama amat si?'' Kata Nindi cemberut.


''Sorry.'' Kata Lula.


''Sapa tu?'' Tanya Devi.


''Oh iya, kenalin ini Angga dan itu Reza.'' Kata Nindi memperkenalkan kedua pria itu kepada Lula dan Devi.


''Hai gua Lula.'' Kata Lula.


''Hai.'' Kata mereka seraya tersenyum aneh.


''Gua Devi.'' Kata Devi yang tidak nyaman dengan mereka.


''Hai.'' kata mereka.


'' Duduk lah!'' Kata Angga yang terus melihat Lula dengan tatapan aneh.


'' Hemm iya.'' Kata Lula yang merasa tidak nyaman.


Setelah berbincang-bincang cukup lama Lula pamit kekamar mandi, tanpa ia sadari Angga mengikutinya, dan setelah selesai buang air kecil, tiba-tiba Angga masuk ke dalam toilet, berhubung toilet sepi dia leluasa melancarkan aksinya.

__ADS_1


'' Angga lo ngapain disini, ini kan toilet cewek?'' Tanya Lula yang kaget melihat Angga sudah didepanya.


''Gua cuma mau main sama lo aja kok.'' Kata Angga dengan tatapan dan senyuman yang aneh.


''Gua bukan cewek recehan yang bisa lo aja gitu-gituan ya.'' Kata Lula.


''Gak usah munafik deh.'' Kata Angga yang langsung menyerang Lula.


''Brengsek.'' Kata Lula seraya menghajar Angga, dia menendang aset berharga Angga dan menamparnya hingga membuat Angga tersungkur kelantai.


''Lain kali jangan main-main sama gua.'' Kata Lula yang meninggalkan Angga.


Lula menghampiri Teman-temannya untuk pergi meninggalkan club itu.


''Gaes cabut yuk.'' Kata Lula.


''Kenapa La?'' Tanya Devi.


'' Udah, tinggal nurut aja si.'' Kata Lula yang kelihatan agak marah.


''Ya udah, yok Devi.'' Kata Nindi.


''Oh ya, temen lo ada di toilet cewek.'' Kata Lula.


Nindi dan Devi terlihat binggung, kenapa Angga bisa ada di toilet cewek?.


Di mobil


''Anter gua pulang.'' Kata Lula.


''Kenapa si lo La?'' Tanya Nindi, berhubung tadi Nindi pergi ke Club naik taksi sekarang dia nebeng di mobil Devi.


''Si Angga sialan itu, berani-beraninya dia mau lecehin gua, gua hajar aja sekalian biar tau rasa.'' Kata Lula.


''What? Udah feeling gua kalo tu orang pada gak bener.'' Kata Devi.


''Lo kenal dimana si Nin?'' Tanya Lula.


''Ya di bar tadi, sorry ya gaes.'' Kata Nindi merasa tidak enak.


'' Oke gak masalah kok.'' Kata Devi.


Sampailah mereka dirumah Lula.


'' Thanks gaes, gua masuk dulu, bye" Kata Lula.


"Bye." J???awab mereka berbarengan.


Setelah masuk kerumah, Lula langsung naik kekamarnya.


 


Terima kasih udah baca karya aku😊

__ADS_1


jangan lupa buat komen dan like ya😄


__ADS_2