Imamku

Imamku
Kasihan ustad Ilham.


__ADS_3

Malampun tiba, keluarga Lula masih setia menemaninya di rumah sakit. Devi baru saja pulang karena ada urusan mendadak.


''Kalian pulang aja! Aku gak papa kok di sini sendiri." Ucap Lula.


"Iya, mama sama papa pulang aja. Biar aku di sini yang jaga Lula. Ham, lo ikut mereka pulang. '' Ucap Anji.


''Ndak mas, biar saya saja yang menjaga Lula.'' Ucap ustad Ilham.


''Iya, biar Ilham saja yang di sini. Kita pulang sekarang!'' Ucap papa Roy.


''Sayang, mama pulang dulu ya. Kalo ada apa-apa langsung telfon mama!'' Kata mama Ira.


''Jagain Lula!'' Kata Reno seraya menepuk pundak ustad Ilham.


''Gua balik dulu.'' Kata Anji.


''Asalamualaikum.'' Salam mama Ira dan papa Roy.


''Waalaikumsalam.'' Jawab ustad Ilham.


Tiba-tiba keadaan menjadi hening, Lula fokus memaikan handphonenya. Ustad Ilham hanya bisa memperhatikan Lula dari sofa depan ranjang. Tiba-tiba handphone ustad Ilham berdering, ustad Ilham segera mengangkatnya.


''Asalamualaikum ustad Zaki.'' Salam ustad Ilham.


''Waalaikumsalam ustad, pripun kabare?'' Kata ustad Zaki di sebrang telefon.


( Pripun : bagaimana ).


"Alhamdulillah sehat ustad." Jawab ustad Ilham.


"Maaf ustad, saya cuma mau memastikan. Apa ustad Ilham jadi pulang minggu ini?'' Tanya ustad Zaki.


Ustad Ilham keluar ruang rawat Lula, dia takut jika Lula mendengarnya. Dia masih belum tau apa Lula mau ikut dengannya ke Magelang.

__ADS_1


''Maaf ustad, sepertinya untuk saat ini masih belum bisa. Karena istri saya sakit ustad.'' Ucap ustad Ilham.


''Ya Allah, sakit apa ustad?'' Tanya ustad Zaki.


''Kekurangan cairan kaleh asam lambung, ustad.'' Ucap ustad Ilham.


( Kaleh : sama ).


"Ya Allah, apa sudah membaik?'' Tanya ustad Zaki.


''Alhamdulillah, sudah ustad.'' Jawab ustad Ilham.


''Alhamdulillah ustad, yawes ustad lanjut jaga mbak Lula. Salam dari saya dan keluarga, semoga cepat sembuh.'' Ucap ustad Zaki.


''Nggeh ustad, mangkeh tak sampaikan. Suwun ustad, Asalamualaikum.'' Kata ustad Ilham.


( Mangkeh : nanti ).


"Waalaikumsalam." Jawab ustad Ilham.


''Kenapa turun?'' Tanya ustad Ilham.


''Gua mau kekamar mandi.'' Kata Lula.


Karna kakinya masih lemah, dia hampir terjatuh. spontan ustad Ilham memegangi Lula.


''Aduh, ihh harus nunggu jatuh dulu ya supaya lo peka. Inisiatif dikit dong.'' Omel Lula.


''Maaf.'' Ucap ustad Ilham.


Ustad Ilham membantu Lula pergi kekamar mandi. Dia menunggu di depan pintu, supaya bisa langsung membantu Lula saat sudah selesai.


Lula keluar dari kamar mandi. Ustad Ilham langsung membantunya. Dia juga membantu Lula naik ke atas ranjangnya.

__ADS_1


''Tadi usatad Zaki dan keluaraga titip salam untuk kamu.'' Ucap ustad Ilham.


''Hem.'' Jawaban singkat dari Lula.


Ustad Ilham kembali duduk di sofa. Dan Lula memutuskan untuk tidur, sampai jam 12 malam Lula tidak bisa tertidur. Dia duduk bersandar di ranjang. Lula melihat ustad Ilham yang tertidur memiliki ide untuk mengerjainya.


''Hah lo, bangun!'' Teriak Lula.


Tetapi ustad Ilham tidak mendengarnya, dia terlihat begitu kelelahan.


''Heh om bangun!'' Teriak Lula sekali lagi seraya melemparkan bantalnya.


Sontak ustad Ilham terkejut, karna bantal yang di lempar Lula tepat mengenai wajahnya.


''Iya, apa kamu butuh sesuatu?'' Tanya ustad Ilham searaya berjalan menuju Lula.


''Pijitin kaki gua!'' Perintah Lula.


''Iya.'' Jawab ustad Ilham.


Walaupun sudah beberapa kali menyentuh Lula, tetapi dia masih merasa aneh. Setelah memastikan perasaannya siap, ustad Ilham memijat kaki Lula. Dia merasa kulit Lula memang sangat halus dan lembut. Setelah hampir 2 jam memijat kaki Lula, ustad Ilham terasa begitu mengantuk. Akhirnya dia memutuskan untuk sholat tahajud. Ustad Ilham mengambil air wudhu dan bersiap-siap untuk menunaikan sholat tahajudnya. Setelah selesai dia berdo'a dalam hati agar istrinya di beri kesembuhan. Tanpa ustad Ilham sadari Lula terbangun.


''Pijitin lagi!'' Ucap Lula.


''Iya.'' Ucap ustad Ilham.


Ustad Ilham melanjutkan memijat kaki Lula, walaupun dia terlihat lelah dan mengantuk tapi demi istrinya hal itu tidak masalah. Sampai adzan subuh berkumandang Lula memperbolehkan ustad Ilham berhenti dan menunaikan sholat suduh. Setelah melaksanakan sholat subuh, ustad Ilham kembali memijat kaki Lula hingga pagi.


Lula benar-benar puas telah mengerjai sang suami.


--------------------------------------


Terima kasih telah membaca novelku😄

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like ya😊


__ADS_2