Istri Ceo

Istri Ceo
Kembali Pulang


__ADS_3

"Reina?" terdengar suara menggema di ruangan tamu itu (Reina adalah nama yang diberikan kepada Sasa sebagai anggota suku). Sasa segera menjauhi Ziano, Vita begitu terkejut saat melihat laki-laki berpenampilan aneh di depannya.


"Su...Suamiku?" Sasa terlihat ketakutan. Ziano hanya tersenyum, dan Vita kembali bingung.


"Sedang apa Kamu disini?"


"Aku... Aku hanya berkunjung ke rumah saudaraku suamiku. Mereka baru saja menikah. Iya kan Sayang?" Sasa merangkul Vita. Vita hanya terdiam, dia masih merasa takut.


"Pulanglah denganku. Rumahmu bukan disini"


"Emm tunggu dulu suamiku, Aku masih merindukan saudaraku ini" Sasa menggenggam tangan Vita. Mereka berbicara dengan bahasa daerah sehingga Vita tidak mengerti dengan apa yang mereka bicarakan.


"Kamu tidak tau apa hukumannya jika membantahku?"


"Suamiku, bukankah Aku istri kesayanganmu? Kenapa Kamu tega menghukumku dengan menjadikan ku santapan hewan buas? Baiklah, Aku akan ikut denganmu. Tapi ijinkan Aku berkunjung kembali" Sasa mendekati laki-laki tersebut.


"Tuan Ziano tidak senang dengan kedatanganmu, dia merasa terganggu dengan kehadiranmu. Jadi Aku harap Kamu tidak lagi mengganggunya, atau Aku benar-benar akan menjadikanmu santapan hewan buas"


"Be...Benarkah? Sepertinya ada kesalah pahaman antara Aku dan Ziano. Aku harus segera menyelesaikannya"


"Reina...." Kepala suku itu kembali berteriak, dan itu membuat siapapun yang mendengarnya merasa ketakutan.


Sasa mendekati Ziano "Ziano, Aku mohon maafkan Aku. Tolong Aku bebas dari orang itu. Aku takut Ziano, Aku mohon"

__ADS_1


"Bukankah dia suamimu? Bagaimana mungkin Kamu takut oleh suami mu sendiri?" Ziano tersenyum menang.


"Tapi, Aku terpaksa. Demi kelangsungan hidupku"


"Kalau begitu lanjutkan kelangsungan hidupmu disana"


Sasa diseret oleh laki-laki tersebut, diikuti oleh dua laki-laki yang berpakaian serba hitam.


"Antarkan kembali mereka ke habitatnya"


"Baik Bos"


"Ziano, Aku mohon Ziano. Aku takut. Aku janji tidak akan mengganggu kalian lagi Ziano"


Vita mendekati Ziano "Mas, sebenarnya apa yang terjadi?"


"Sasa menikah dengan kepala suku demi bisa melangsungkan hidupnya. Namun dia tidak menyerah, dia menggunakan identitasnya untuk memaksa datang kemari"


"Lalu darimana Kamu tau kalau Sasa istri dari kepala suku itu Mas? Serem banget Aku lihatnya"


"Dari mereka. Sudahlah yang terpenting suamimu ini adalah kepala perusahaan Grup Z, dan itu tidak menyeramkan" Vita memukul pundak Ziano.


"Iyalah, mana mungkin Aku mau menikah dengan orang yang menyeramkan. Tapi kasian Sasa...."

__ADS_1


"Sudahlah Sayang, Kita kembali fokus kepada keluarga Kita" Ziano memotong pembicaraannya. Bagaimana pun Ziano tau kalau Vita tipe orang yang penyayang dan mudah memaafkan.


"Oh iya, Aku ada sesuatu untukmu" Ziano menuntun Vita ke ruangan kerja miliknya. Disana terdapat beberapa aksesoris dari daerah, mungkin oleh-oleh dari kepala suku 😂😂 (Siapa yang mau?)


"Maksudmu barang-barang ini Mas?"


"Bukan Sayang, tapi kalau Kamu mau ambillah"


"Tidak Mas, Aku tidam biasa memakai aksesoris seperti ini"


"Ini untukmu Sayang"


"London?" Vita membelalakkan matanya.


"dan negara lainnya Sayang, Kita akan keliling dunia untuk berbulan madu"


"Tiketnya hanya dua, bagaimana dengan Kevin?"


"Kevin tentu akan tinggal disini, bukankah sekarang sudah aman baginya? Lagian Aku ingin pergi berdua saja bersamamu Sayang" Ziano merangkul tubuh Vita dan Vita membalas pelukannya. Ziano mengangkat tubuh Vita ke dalam kamarnya, "Kamu harus membayar yang semalam Sayang"


"Yang semalam?"


"Seharusnya semalam Aku melakukan ini" Ziano merem*s kedua bukit kembar milik Vita. "Sudah seminggu Aku berpuasa Sayang"

__ADS_1


Vita hanya pasrah saja saat Ziano mulai melakukan ritualnya.


__ADS_2