
Amanda yang menyaksikan semuanya menangis di dalam pelukan Kendra.
Kendra melepas pelukan Amanda dan menghampiri Ziano. Kendra meninju Ziano hingga tersungkur ke dalam kolam. Sasa yang melihat kehadiran Kendra langsung bergegas mengambil jubah mandi miliknya, namun dia semakin terkejut ketika melihat Amanda yang sedang menatap sinis kepadanya.
Amanda bertepuk tangan disertai senyum sinisnya, dia menghampiri Sasa dan mendaratkan pukulan di pipi kiri dan kanan Sasa. Sasa yang hendak melawan segera dicegah Kendra.
"Bagus, bagus sekali drama kalian. Begitu terbawa suasana hingga kalian tidak menyadari bahwa ada dua orang penonton di sini"
Ziano segera memakai celananya dan menghampiri Sasa yang kesakitan kemudian melihat Amanda dan Kendra bergantian. "Apa yang kalian lakukan disini ? Oh jadi kalian bermain di belakangku ? Dasar brengsek lo Ken" Ziano hendak mendaratkan tinju nya di pipi Kendra namun Amanda lebih dulu mendaratkan tamparan di pipi Ziano
__ADS_1
"Kamu yang brengsek Zi, lo tega ngelakuin ini sama gue" Suara Amanda meninggi disertai amarah di wajahnya.
"Kamu bilang aku bermain di belakangmu ? Lalu apa yang kamu lakukan ? Apa yang akan kamu jelaskan kepada orang tua kita ?" Amanda mendorong tubuh Ziano. Kemudian Ziano mencengkeram lengan Amanda hingga Amanda kesakitan "Orang tua kita sudah tiada, andai mereka masih ada aku sudah sejak dulu meninggalkanmu. Aku hanya menjaga amanat mereka, seharusnya kamu bersyukur paling tidak ayahmu tenang disana"
Kendra kembali meninju Ziano hingga dia melepaskan tangannya dari Amanda. "Lo bilang menjaga amanat ? Lo tau kalo lo udah nyakitin Amanda padahal dia udah jaga lo, dia berusaha buat percaya sama lo padahal dia udah tau semuanya dari dulu"
flashback
Setelah menikah enam bulan, Wira mulai mempercayakan seluruh perusahaan ke tangan Ziano dan berharap mereka akan mendapatkan generasi penerus. Wira berniat menghabiskan waktu untuk berlibur bersama dengan istrinya dan juga Tino. Mereka menghabiskan waktu satu bulan untuk berlibur di negeri Prancis karena mereka ingin sisa hidup mereka penuh dengan cinta. Benar saja, ketika perjalanan pulang, pesawat pribadi yang ditumpangi mereka tiba-tiba mengalami kecelakaan sehingga seluruh penumpang dan kru pesawat tidak dapat diselamatkan.
__ADS_1
Dari sana Ziano mulai menjaga jarak dengan Amanda karena berfikir bahwa Tino tidak bisa menjaga kedua orangtua nya. Memerlukan waktu hampir setahun ketika Amanda mendekati kembali Ziano, namun mulai saat itu Ziano selalu meminta keturunan kepada Amanda. Ziano selalu mencari alasan untuk meninggalkan Amanda namun Amanda selalu membujuknya dan berusaha untuk mempertahankan rumah tangga mereka, dia tidak ingin ayahnya dan juga orangtua Ziano kecewa. Amanda memutuskan untuk mengorbankan kebahagiaannya demi menjaga amanat dari kedua orangtua mereka.
Flashbak selesai
"Kamu harusnya sadar diri Amanda. Aku cuma minta kamu untuk memberikan keturunan. Tapi apa kamu bisa ? Kamu hanya perempuan mandul" Amanda kembali menampar pipi Ziano dengan tangis yang tak henti-hentinya.
"Gue malah berpikir kalo Lo yang mandul" Kendra menatap sinis kepada Ziano. Ziano hendak memukul Kendra namun tiba-tiba "Aku hamil !!!"
note :
__ADS_1
Hayoo siapa yang hamil ?
Komen dan like yaa, kalo kalian komen aku bkalan upload next bab hari ini juga.