
Pagi hari Vita sudah bersiap-siap, dia memesan ojeg online. Tak lama kemudian babang ojeg datang menjemput.
"Bu, Aku berangkat dulu ya"
"Iya hati-hati ya nduk" Vita mencium tangan Ibu dan berpamitan pada Bianca juga.
"Kalo ada apa-apa telpon Aku aja ya dek"
"Iyaa Kak, kaya yg mau kemana aja" Vita tertawa.
"Dasar bocah, dikasih perhatian malah nyengir"
Vita pun pergi menggunakan ojeg ke rumah Ziano.
"Ini rumah Pak Ziano? Besar banget" Vita memencet bel yang ada di depan gerbang.
"Mau ke siapa neng?"
"Saya pengasuh baru nya Tuan Kevin Pak, kemarin Pak Ziano emnyuruh Saya kemari"
"Oh begitu, silahkan masuk" sekurity membuka gerbang. "Tunggu di sini ya neng" Terlihat sekurity bernama Barno itu menelpon, "Sepertinya menelpon ke dalam rumah. Huh dasar orang kaya" Vita bergumam.
"Silahkan masuk neng, katanya Tuan sudah menunggu"
"Terimakasih Pak" tanpa pikir panjang Vita berlari karena takut terlambat. Jarak dari gerbang ke rumah membutuhkan waktu lebih lama apabila Vita hanya berjalan kaki.
Namun sesampainya di depan rumah Vita kebingungan "Loh kemana lagi ini? Apa Aku masuk saja? Tapi pintunya di tutup"
Vita mencari-cari bel namun tidak ada bel disana. Tiba-tiba seorang asisten rumah tangga membuka pintu "Silahkan masuk Nona, Tuan sudah menunggu"
"Ah iya terimakasih"
__ADS_1
Vita mengikuti asisten rumah tangga tersebut. Sepertinya ke tempat meja makan.
"Kak Vitaaa" Kevin menghambur ke pelukan Vita.
"Aku kangen Kak Vita"
"Iya Aku juga kangen Tuan..." Ziano melihat Vita dan Kevin. "Maksudku kangen Tuan Muda, hehe"
"Ayo makan Kak"
"Aku sudah makan, ayo Aku suapi ya" Vita bergabung bersama Ziano dan Kevin kemudian menyuapi Kevin.
"Pintar sekali makannya" Kevin menganggukkan kepalanya.
"Kalian akrab sekali, padahal Kevin orang yang sulit untuk menerima orang asing" Ziano angkat bicara. Tiba-tiba Vita tersedak karena ucapan Ziano.
Ziano memberikan segelas air, "Terimakasih Tuan" Vita meneguk habis air putih yang ada di gelas.
"Kalian tunggu di rumah saja ya, Daddy ada meeting hari ini"
"Loh mau kemana lagi? Bukannya kemaren udah jalan-jalan?"
"Jajan es kiim Daddy"
"Oke nanti selesai meeting Daddy jemput kalian"
"Kami pakai supir saja Tuan" Vita menundukkan kepalanya.
"Aku juga ingin meluangkan waktu dengan anakku"
"Baik Tuan" batin Vita bergumam "Lalu kenapa harus menjemput Kami? Jemput anakmu saja"
__ADS_1
"Kamu keberatan?"
"Tentu saja tidak Tuan" Vita nyengir karena Ziano sepertinya mengetahui apa yang ada di fikirannya.
Ziano pergi meninggalkan Kevin bersama Vita. "Daddy berangkat dulu ya Boy. Hati-hati di rumah" Ziano memeluk tubuh Kevin.
"Jaga dia. Jika ada apa-apa hubungi Bianca"
"Baik Tuan"
"No Daddy, Aku cowok. Aku yang akan jaga Kak Vita" Vita tertawa mendengar ucapan Kevin "Hahaha terimakasih Tuan Muda" Ziano memperhatikan Vita dan ikut tersenyum "Sudah lama Aku tidak melihat seorang gadis polos tertawa lepas seperti ini. Mungkin terakhir kali saat melihat Amanda" Ziano segera menepis pikirannya.
"Daddy berangkat sayang" Ziano pergi diantar oleh sopir pribadi.
"Tuan Muda, Anda sudah sangat tampan. Siapa yang memandikanmu?"
"Daddy Kak"
"Daddy mu bisa memandikanmu?"
"Iya, tiap hali kita mandi baleng. Kak Vita mau ikut?"
Vita membelalakkan matanya, wajahnya sangat merah. "Ti...Tidak Tuan Muda. Kalian bisa menghabiskan waktu bersama berdua"
"Kenapa wajah Kak Vita meyah?" Vita menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangan.
***
Maafkan baru Up, kemaren masih liburan Idul Adha.
Yang nanya gimana kabar keluarga AmanDra (Amanda Kendra) kita keep dulu mereka yaa. Kasian kan lagi seneng-senengnya dapet anak kembar 😁😁
__ADS_1
Happy reading Kakak Zheyeeeng
Jangan lupa like dan komennya ya 🥰