
Tuan dan Nyonya Leonard berdiri sambil menganggukkan kepalany, ada tangis haru di wajah Ibunya. Kendra memeluk Amanda dan berterimakasih kepada semua yang telah hadir di tempat itu.
Semua orang bertepuk tangan dan ucapan selamat terdengar bergantian.
Kendra menuntun Amanda untuk menghampiri Ibu dan Ayahnya. "Dia Amanda bu, dia wanita pilihanku"
Amanda menyalami Tuan Keno dan Ibu Gita, Ibu Gita memeluk Amanda "Cantik sekali kamu sayang"
"Nyonya juga sangat cantik, tampak sangat muda" Ya Ibu Gita terlihat sangat awet muda, bahkan tak jarang menyangka bahwa Kendra adalah adiknya.
"Panggil aku ibu sayang"
"Baiklah bu" Ibu Gita kembali memeluk Amanda.
"Jadi kapan kalian akan menikah ?" Tuan Keno menepuk pundak Kendra dan Amanda
"Minggu depan Yah, aku ingin segera menghalalkannya" Amanda tampak sangat malu
"Bagus, lebih cepat lebih baik. Ibu sangat mendukung kalian" Ibu Gita merangkul tubuh Amanda.
__ADS_1
***
Kendra mengantarkan Amanda ke apartemennya, sepanjang jalan Kendra tak henti memegang tangan Amanda sambil sekali-kali melirik wajahnya. Itu membuat Amanda menjadi salah tingkah.
"Aku malu Kak" Amanda menundukkan kepalanya
"Kenapa malu ? Kamu cantik banget" Kendra mencium tangan Amanda.
"Tapi kamu menatapku seperti itu"
"Aku benar-benar merasa sangat beruntung"
"Aku yang beruntung Kak" Amanda tersenyum kepada Kendra.
"Aku tau Kak" Amanda hendak melepas pelukannya.
"Peluk aku" Amanda memeluk Kendra kembali, namun lama kelamaan terdengar suara dengkuran halus darinya.
"Kak ? Kakak tidur ?" tidak ada jawaban sama sekali dari Kendra.
__ADS_1
Amanda menyandarkan tubuh Kendra pada sofa kemudian menidurkannya di atas bantal. "Bagaimana ini ? Apa aku tinggalkan saja dia disini ?"
Akhirnya Amanda mengambil dua buah selimut dari kamarnya, satu untuk Kendra dan satu lagi untuknya. Amanda tidur di atas sofa yang lebih pendek.
Pagi hari Kendra terkejut ketika mendapatinya tidur di atas sofa, "Kenapa aku tidur disini ?" dia melihat sekeliling dan melihat Amanda yang tidur di sofa yg lain "Dia tidur disini juga ? Kenapa tidak di kamar ?"
Kendra mengusap rambut Amanda, nampak beberapa anak rambut yang menutupi wajahnya. "Sedang tidur begini kenapa malah nampak lebih cantik ?" Kendra bergumam dan memcium pipi Amanda. Amanda menggeliat dan membuka matanya, dia sangat terkejut ketika melihat wajah Kendra berada tepat di atas wajahnya. "Morning princess"
"Kak...." dia menutup wajahnya.
"Kenapa ?" Kendra melihat ke arah belakang mengira ada sesuatu di belakangnya
"Kenapa melihatku Kak ? Aku malu, aku baru bangun tidur dan belum cuci muka"
Kendra tertawa melihat tingkah Amanda "Jadi gara-gara itu kamu menutup wajahmu ? Kamu cantik dengan wajah polos seperti itu"
"Tapi Kak..." Kendra membuka selimut yang menutupi Amanda "Aku serius, kamu cantik" wajah Amanda memerah "Aku mau mandi dulu Kak" Amanda berlari ke kamarnya, Kendra tertawa melihat tingkah Amanda.
Kendra pergi menuju dapur, dia melihat stock makanan. Ada telur, sosis, bakso, ayam disana. Dia memutuskan untuk membuat nasi goreng dan ayam goreng. Kendra membuat makanan spesial untuk Amanda.
__ADS_1
Ketika selesai mandi, Amanda mencium aroma makanan dari arah dapur. Amanda mengira Kendra sudah memesan makanan untuk sarapan mereka, namun Amanda begitu takjub ketika melihat Kendra yang menggunakan celemek dan makanan yang terlihat sangat enak di atas meja makan.
"Kakak yang memasak ini semua ?" Kendra menganggukan kepalanya dengan bangga