Istri Ceo

Istri Ceo
Penjelasan Amanda


__ADS_3

Kendra menggedor kaca mobil Ziano, namun tidak ada respon, karena tidak ingin membuat keributan akhirnya dia memutuskan untuk memanggil reparasi kunci, mobil Ziano terbuka.


"Ada apa ini ?" Ziano terbangun dari tidurnya.


Bugh... Kendra memukul pipi Ziano. Diraihnya Amanda yang sedang tertidur pulas, Kendra memindahkannya ke dalam mobil miliknya.


Dia kembali menemui Ziano. "Apa yang kamu lakukan padanya brengsek ?" Kendra menarik kerah baju Ziano, Ziano hanya tersenyum mendapatkan perlakuan seperti itu. "Jangan pernah menyentuhnya lagi" Kendra mendorong tubuh Ziano dan meninggalkannya.


Sepanjang perjalanan dia merasa khawatir, apa yang terjadi ? Kenapa Amanda ada bersamanya ?


Dia menyesal membiarkan Amanda menunggunya seorang diri.


Sesampainya di apartemen dia memindahkan Amanda ke dalam kamarnya. Dia menatap mata yang sembab, diusapnya wajah yang terlihat lelah. "Maafkan aku sayang, maafkan aku" Kendra menangis sambil menggenggam tangan Amanda.


***


"Kak, aku tidak sengaja bertemu dengannya, aku..."


"Aku percaya padamu sayang" Kendra mengecup mata sembab Amanda.

__ADS_1


Amanda mencoba mengingat apa yang terjadi selanjutnya. Dia ingat Ziano berusaha membangunkannya dengan sangat panik, dia memberikan aroma terapi ke hidungnya. Setelah Amanda sadar, dia memberikan minum kepadanya. Amanda masih sangat ketakutan. Bajunya sudah kembali lengkap, tangannya tidak diikat lagi. "Maafkan aku, aku begitu merindukanmu" Amanda kembali menangis. "Apa yang Kakak lakukan padaku ?" Amanda berusaha menutupi tubuhnya.


"Aku begitu khawatir saat melihatmu tak sadarkan diri. Sebegitu takutkah kamu padaku ? Maafkan aku sayang" Ziano memeluk Amanda dengan hangat "Aku tulus meminta maaf kepadamu" Amanda merasakan ketulusan pada diri Ziano.


Amanda menangis dalam pelukan Ziano, "Kamu pasti sangat takut, maafkan aku, maafkan aku" Ziano mencoba menenangkannya. Setelah cukup tenang, Ziano memberikan minum kepada Amanda. "Antar aku pulang Kak, aku mohon"


"Aku tidak mungkin mengantarmu dalam keadaan seperti ini. Istirahatlah dulu, aku janji akan mengantarmu pulang" Amanda tampak ragu "Aku janji tidak akan melakukan ini lagi kepadamu. Asal kamu mau memaafkanku" Amanda menganggukkan kepalanya. "Terimakasih"


Matanya yang lelah memaksa Amanda tertidur di pangkuan Ziano, Ziano yang merasakan lelah akhirnya tertidur juga.


"Kenapa melamun ?" Kendra membuyarkan lamunan Amanda


"Iya sayang, aku percaya kepadamu" Kendra mengelus kepala Amanda.


"Maafkan aku Kak, aku benar-benar minta maaf"


"Sudah sayang, ini bukan salahmu"


***

__ADS_1


Amanda keluar dari kamar mandi, tubuhnya terlihat segar kembali. "Wah bau nya harum sekali Kak"


"Spesial untuk My Princess" Kendra menyuguhkan nasi goreng buatannya, lengkap dengan bawang goreng serta sayur di atasnya. Tak lupa segelas susu mendampinginya.


"Kakak tidak makan ?"


"Kamu makan saja, aku makan ini saja" Kendra menunjukkan roti bakar buatannya.


Amanda menyodorkan sendok berisi nasi ke depan mulut Kendra, Kendra pun membuka mulutnya. "Rasanya jauh lebih enak ketika tanganmu yang menyuapiku" Amanda tertawa


"Dasar kamu Kak, nasi goreng buatanmu memang sangat enak. Juara Kak" Amanda mengacungkan dua jempolnya.


Selesai makan, mereka keluar bersama untuk mempersiapkan acara pernikahan mereka.


"Kakak tidak bekerja ?"


"Yang akan menikah kita berdua sayang, tentu saja aku cuga mendapatkan cuti" mereka tertawa bersama.


Saat ini mereka mendatangi team foto, mereka berencana untuk melakukan foto prewedding.

__ADS_1


__ADS_2