Istri Ceo

Istri Ceo
Dialog Amanda dan Kendra


__ADS_3

Ziano dan Vita saat ini sedang makan siang di salah satu restoran dekat hotel.


"Nanti malam Kak Bianca akan datang ke hotel Kita"


"Iya, Felix pun berkata demikian"


"Aku ingin mengajak Kak Bica jalan-jalan"


"Iya nanti kalian boleh menghabiskan waktu bersama, sebelum Aku yang menghabisimu di dalam kamar"


"Ih apa sih Mas, ini tempat umum loh" pipi Vita memerah seketika.


"Loh, mereka tidak mengerti bahasa Kita sayang, lagipula ini London. Orang-orang tidak peduli dengan apa yang Kita lakukan"


"Tetap saja Mas"


"Gemes banget sih Kamu. Jangan paksa Aku untuk memboyongmu ke hotel saat ini juga" Ziano mencubit pipi Vita.


"Ih Maaasss, malu"


Ziano hanya tertawa melihat Vita yang sudah benar-benar memerah.


"Setelah makan lebih baik Kita istirahat ya, nanti malam Kita akan pergi ke suatu tempat spesial"


"Spesial? Dimana Mas?


"Rahasia, kan kejutan"


Vita tersenyum membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang akan diberikan oleh Ziano.


"Sudah jangan terlalu berekspektasi Aku tidak ingin Kamu kecewa"


"Kalau begitu buat sesuatu yang lebih bagus dari ekspektasiku Mas"

__ADS_1


"Hmm baiklah" Vita dan Ziano tertawa bersama.


***


Sementara di rumah Amanda baru saja menidurkan kedua anak kembarnya. Setelah memandikan dan drama-drama kecil karena Cla ingin ikut menggendong adiknya.


"Mommy, kapan Aku tumbuh tinggi?"


"Kenapa sayang?"


"Aku ingin menikah dan mempunyai anak seperti Mommy"


"Apa? Kenapa sayang?"


"Aku gemas melihat Nathar dan Nathan. Aku ingin punya anak seperti mereka supaya Aku puas menggendong mereka. Tanpa omelan Mommy"


Amanda tiba-tiba tertawa, "Kamu masih kecil princess. Jangan berpikir menikah dulu. Karena Mommy yakin, Daddy tidak akan dengan mudah menikahkanmu"


"Kenapa Mommy?"


"Pokonya Cla mau nikah" tiba-tiba Cla menangis.


"Loh, jangan menangis Sayang. Kemarilah"


Terdengar suara pintu dibuka dan Kendra menghampiri mereka. Ya setiap jam makan siang Kendra selalu meluangkan waktu untuk pulang dan makan bersama Amanda juga Cla.


"Ada apa princess? Kenapa Kamu menangis?"


Cla langsung menghampiri Kendra dan merangkulnya "Mommy jahat"


"Loh kenapa Mommy jahat?" Amanda membelalakkan matanya.


"Memangnya apa yang sudah Mommy lakukan?"

__ADS_1


"Mommy tidak mengijinkan ku menikah Daddy"


Amanda dan Kendra sontak tertawa saat mendengar alasan Cla.


"Sayang, kenapa Kamu ingin menikah?"


"Cla ingin punya bayi seperti Nathan dan Nathar"


"Mereka adalah adikmu. Mereka milikmu juga" Kendra menghapus air mata di pipi gembul milik Cla.


"Benarkah? Lalu kenapa Mommy selalu melarangku menggendong Babby Nathan dan Nathar?"


"Karena tubuh mereka besar, princess kalau gendong mereka pasti tidak akan kuat. Jadi lebih baik princess ajak mereka bermain saja ya"


"Baiklah Daddy" Cla mencium pipi kiri dan kanan milik Kendra.


"Pasti... Pasti Cla luluh oleh mu Bie" Amanda dan Kendra serta Cla yang berada di pangkuannya pergi menuju meja makan.


"Dia sama sepertimu Sayang, luluh oleh ku"


"Tuh dengerin Mommy" Cla mwngejek Amanda.


"Iya iya, princess gembul ini memang sangat patuh kepadamu. Sekarang duduklah di kursimu. Biarkan Daddy makan"


Cla turun dari pangkuan Kendra dan duduk di kursinya. Kendra menghampiri Amanda dan memeluk serta mengecup pipinya.


"Terimakasih karena sudah melengkapi kebahagiaanku"


"Iya Bie, Aku mencintaimu"


"Aku bahkan lebih mencintaimu" Cla mengejek Amanda dan Kendra dengan suara cadelnya. Amanda dan Kendra tertawa saat Cla hafal betul dialog yang selalu mereka ucapkan itu.


***

__ADS_1


Spesial buat yang rindu kebahagiaan AmanDra 🥰🥰


__ADS_2