Istri Ceo

Istri Ceo
Alex, Alea dan Alana


__ADS_3

"Selamat Tuan, Anda kembali menjadi seorang Ayah" seorang dokter Anak menghampiri Ziano.


"Iya benar. Aku mempunyai dua anak laki-laki dan dua anak perempuan" Ziano mengusap air matanya.


Orang yang melihat Ziano turut terharu, tak sedikit mereka ikut mengusap air matanya. Bagaimana tidak, seorang presdir yang bagitu disegani kini tengah menangis haru.


Ziano melihat gelang tangan anak-anaknya. Disana tertulis anak ke satu, kedua dan ketiga. Anak kesatu terpasang di lengan bayi laki-laki.


"Kapan Aku bisa menyentuhnya?"


"Maaf Tuan, Kami akan mengantarkan bayi ini saat Nyonya Vita sudah pulih. Mereka membutuhkan ASI pertamanya"


Ziano dikejutkan saat mengingat Vita sendirian di ruang pemulihan. Ziano menelpon Ibu dan mengatakan bahwa Vita sudah melahirkan. Ibu bergegas menuju rumah sakit bersama Kevin.


Ziano kini sedang menemani Vita. Vita sudah berada di ruang perawatan. Hanya saja saat ini dia belum bisa melakukan banyak gerak.


"Mana anak-anakku Mas?"


"Ibu dan beberapa perawat sedang menjemputnya"


"Ayo nenek, Aku ingin mendorongnya" dari luar terdengar suara Kevin yang sedang merajuk kepada Ibu. Rupanya Kevin ingin mendorong roda bayi yang dibawa Ibu.


"Mereka masih kecil, nanti kalau sudah besar Kalian bisa bermain bersama"


Vita begitu terharu saat melihat tiga bayi memasuki ruangannya.


"Anakku, Mereka anak Kita Mas" Vita menangis haru. Satu persatu Vita memangkunya dengan bantuan perawat. Dia memberika ASI pertamanya. Tak henti-hentinya dia bersyukur karena mempunyai tiga anak sekaligus.

__ADS_1


"Kamu akan beri nama siapa Mas?"


"Biarkan Aku yang memberi nama Mommy" Kevin mendekati Vita


"Oh ya? Siapa namanya sayang?"


"Kevin dua, Kevin tiga dan Kevin empat. Aku Kevin satunya"


Semua orang tertawa melihat tingkah Kevin yang menggemaskan.


"Nnti Kami akan kesulitan saat memanggil kalian, biarkan Daddy mu yang memberikan nama" Vita mengusap kepala Kevin.


"Aku akan beri nama Alex, Alea dan Alana"


"Nama yang bagus"


"Alex Putra Argora, Alea Putri Argora dan Alana Putri Argora"


Ibu hanya tertawa saat melihat Vita yang merasa tidak dilibatkan dalam nama anak-anaknya.


"Aku akan beri dia nama Alex Argora Putra, Alea Regina Argora dan Alana Regina Argora"


"Baiklah, Aku setuju"


Siang hari Amanda, Kendra dan Cla menemui Vita.


"Selamat Sayang, Kamu sudah menjadi seorang Ibu"

__ADS_1


"Terimakasih Kak Manda. Aku benar-benar senang"


"Aku turut bahagia untukmu" Amanda memeluk Vita.


"Oh iya dimana si kembar Nathan dan Nathar?"


"Mereka Aku titipkan. Kemarin mereka baru selesai imunisasi"


"Kak Kevin, dimana adik kembarmu?" Cla menghampiri Kevin.


"Mereka sedang berada di ruang bayi. Aku punya tiga adik bayi"


"Tiga? Aku punya dua. Mommy, Daddy... Aku ingin adik bayi lagi" Cla duduk di pangkuan Kendra.


"Mintalah pada Mommy mu"


"Tidak, stop membuat dia merengek seperti itu Bie"


Kendra hanya tertawa, Amanda selalu menolak saat Cla merajuk meminta adik. Cla terus merajuk, namun Amanda menutup telinganya.


Tak lama kemudian Ibu dan Ziano datang membawa Babby Alex, Alea dan Alana.


"Kenapa menangis princess? Lihatlah, Uncle punya tiga bayi"


Cla segera menghampiri Ziano, dia melihat bayi itu bergantia.


"Waw, benar-benar tiga bayi. Cepat besar adik bayi. Aku ingin punya teman. Nathan dan Nathar tidak bisa diajak berteman denganku"

__ADS_1


"Baiklah, nanti mereka akan menjadi temanmu"


Semua orang telah menemukan kebahagiaannya masing-masing


__ADS_2