
“Apa kau tuli?” Herry berteriak, “keluar dari sini!”
“Aku...” Anastasaya memulai, “aku bukan penggali emas!”
Ini sangat memalukan dan senyum nakal Clara semakin menambah rasa sakit yang dirasakan Anastasya dalam hatinya. Mungkin yang terbaik adalah pergi.
“Kita akan memperbaiki masalah ini didalam, Herry!” Alex berkata dengan gigi terkatup, “ayo masuk!”
“Terserah kau, tapi aku tetap pada keputusanku,” kata Herry sambil mulai berjalan menuju mansion diikuti oleh Alex dan Anastasya.
Clara mengikuti mereka tapi tiba-tiba dia mendengar suara. Dia berbalik dan melihat semak-semak yang ditemukan diluar gerbang bergerak sedikit. Mungkin hanya angin ataupun kucing, pikirnya dan masuk kedalam rumah Alex.
Keempat orang itu masuk kedalam ruang tamu besar, Alex tampak sangat marah.
Ibu Alex baru saja mau lewat dari kamar sebelah tiba-tiba terhenti dan melihat apa yang terjadi di ruang tamu.
“Apa yang terjadi disini?” Ibu Alex bertanya dengan suara keras, “Herry? Clara?”
Beberapa detik kemudian, disusul ayah alex tiba dan tampak sama bingungnya.
“bu, ayah, Herry sudah gila,” Alex memulai, “sudah waktunya untuk menunjukkan padanya bahwa bukan dia yang mengambil keputusan dirumah ini.”
Orang tuanya berjalan menuju ke hadapan mereka.
“Aku pikir Alex yang tidak menyadari kalau dia punya seorang penggali emas setelah Clara,” tambah Herry.
“Penggali emas?” ulang ibunya, tampak bingung.
“Wanita ini!” herry menjawab, Menunjuk ke arah Anastasya, “Annie... anstasya atau apalah apapun namanya..”
“Anastasya!” Anastasya mengoreksi dengan keras. Dia tidak ingin memberinya hak untuk mengubah namanya!
“Alex, Herry,” ayah memulai, “bisakah kalian berdua menjelaskan pada ku apa yang sedang terjadi disini?”
__ADS_1
“Oh dan herry, bukankah seharusnya kau sedang di Surabaya dan kau clara, sejak kapan kau datang kesini?” ibu bertanya.
“Oh!” Clara tersentak, “aku tidak pernah tahu kau tidak ingin melihatku lagi bu.”
“Clara, kau tahu kita tidak berpikiran seperti itu,” ibu Alex menjawab dengan nada tenang.
“bu,” kata Herry, “Clara ada disini karena suatu alasan. Kami datang kesini bersama-sama. Dan alasan itu karena Alex. Mereka putus dan aku ingin mereka kembali bersama!”
“Kau sendiri yang mengatakannya, Herry,” kata Alex, “aku dan Clara yang putus, trus kenapa kau yang sibuk mengurusi hubungan kami.”
“Diam! Alex,” teriak Herry, “aku lebih tua darimu! Jadi. Perhatikan bahasamu! “
“Wow!” alex berkata dengan sinis, “kakak laki-laki ku sangat mencintaiku yang ingin aku kembali dengan seseorang yang sudah meninggalkanku saat aku sangat membutuhkan
dukungan, karena takut malu. Bukankah begitu Clara?
“Apa?” Herry bergumam.
“Oh!” Alex menyeringai, “dia tidak menceritakan keseluruhan yang terjadi yah padamu?”
“Aku tidak percaya kau alex dan aku melihatmu dengan gadis itu!” Herry bersikeras, “dan aku ingin dia di pecat.”
“Cukup herry!” kata ayahnya, “kau juga tidak mengenal Anastasya atau mempekerjakannya. Dia akan tetap bekerja disini!”
“Dia ada disini karema dia jatuh cinta pada Alex, ayah” Herry berkata, “kau tidak bisa membiarkan itu terjadi. Dan
tanyakan padanya! Tanyakan padanya apakah aku berbohong! Aku melihat mereka
berdua sedang berpelukan tadi!”
“Anastasya sayang..” kata ayah alex ketika matanya menatap anastasya, “apakah itu benar?”
Anastasya bisa mendengar setiap detak jantungnya! Dia kehilangan kata-kata, dia tidak ingin berbohong tapi mengatakan yang sebenarnya hanya akan mengkonfirmasi tuduhan herry; menjadi seorang penggali emas! Dan itu merupakan kebohongan. Dia mencintai alex sejak dia berada di rumah sakit, Anastasya bahkan tidak tahu tentang keluarganya atau kekayaannya saat itu.
__ADS_1
Dan dia tahu kalau apa yang di rasakannya untuk Alex adalah cinta sejati! Dia tidak mengejar uangnya! Dia hanya bekerja di rumahnya untuk mendapatkan uang dengan cara yang jujur!
Dia tahu seharusnya dia tidak jatuh cinta padanya, Alex adalah pria yang terhormat dan dia hanya seorang wanita yang sederhana. Dia terus menolak Alex meskipun itu sangat menyakitinya tapi, meskipun begitu Alex lah yang justru terus datang padanya.
“Ya, Alex memelukku. Aku melakukan yang terbaik untuk menjauh darinya tapi dia... aku tahu aku disini hanya seorang karyawan, jika kalian semua begitu banyak memiliki masalah denganku lebih baik saya pergi darisini” katanya dengan suara bergetar, “ aku akan pergi! aku tidak mau dikatai wanita penggali emas oleh pak Herry!
Anastasya meraung dengan kalimat terkhir di hadapan Herry yang melototinya. Dia mulai berjalan pergi dan tiba-tiba Alex menangkap tangannya.
“Kau tidak akan kemana-mana!” kata Alex dengan nada tegas.
“Lepaskan tangannya alex!" Herry berteriak.
“Aku tidak akan membiarkanmu pergi,” jawab Alex, “Anastasya akan tetap tinggal disini!!!!"
“Tidak, biarkan aku pergi!” Anastasya protes, matanya dipenuhi airmata.
“Biarkan dia pergi, Alex.” Kata ayahnya dengan tenang, “ dia butuh waktu sendiri untuk menenangkan dirinya selama beberapa waktu. Besok kita akan bicara dengannya. Anastasya, silahkan datang dan temui kami besok.
Tetapi untuk saat ini, Herry dan aku perlu bicara.”
Anastasya memberikan tatapan sedih terakhir pada Alex yang sepertinya tidak ingin membiarkannya pergi. Alex yakin kalau Anastasya ingin menangis sekarang dan dia tidak ingin Anastasya menderita.
“Biarakan dia pergi, Alex.” Kata ayahnya.
“Biarkan aku mengejarnya,” kata Alex.
“Tidak!” ayahnya membantah, “hari ini, aku akan memberitahu sopir untuk mengantarnya pulang ke rumahnya.”
Ayahnya langsung menelpon sopir. Anastasya meninggalkan rumah dan duduk dimobil keluarga Alex dan akan segera berangkat.
Tiba-tiba seorang pria keluar dari semak-semak di depan rumah dan segera pergi setelah melihat Anastasya pergi. Orang itu bersumpah pada duri yang sudah menyakitinya dan mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi seseorang.
“Bos.” dia memulai, “dia ada disini, dirumah besar itu. Dia datang dengan seorang pria. Aku tidak tahu siapa dia. Ya, bos, aku akan kembali.
__ADS_1