
Dari: Evan Adrian
Untuk : Paman Jericho
Hai paman, usiaku sudah 18 tahun.
Ibu dan aku perlahan-lahan sudah bisa melupakan Ayah dan Anita, meskipun itu sangat sulit bagi kami.
Tapi lebih sulit lagi untuk melepaskan Anita, dan aku bertanya-tanya apakah itu karena dia meninggal sebelum dia memaafkan diriku atau hanya saja aku cukup besar untuk memahami apa itu kematian atau apakah karena aku yang menemukannya sedang tergantung saat itu.
Namun, ibu tidak hanya kesal atau sedih tentang Anita, tapi dia marah dan sangat marah padanya. Mungkin dia lebih sulit melepaskannya dariku, karena aku tidak begitu marah pada Anita.
Kesehatan ibu mulai semakin memburuk dan kemungkinan aku akan kehilangan dia, sangat menakutkanku tanpa akhir.
Aku kehilangan ayah, aku kehilangan Anita dan aku tidak siap kehilangan ibu juga. Meskipun aku masih memiliki paman dan bibi, tapi aku tidak tau kapan dia akan kembali. Aku berharap hal itu tidak akan pernah terjadi.
__ADS_1
Itulah hal tentang kematian, kau tidak pernah bisa mengendalikannya, dan kau seharusnya tidak mengendalikannya. Kau tidak tahu kenapa, bagaimana atau kapan kau atau siapa pun akan mati. Dan kau tidak bisa mengenalikannya untuk dirinya yang tidak bisa mati nanti, tapi kau juga tidak bisa mati lebih cepat dari yang seharusnya.
Itulah yang dilakukan Anita, dia menantang takdirnya dan mengakhiri hidupnya lebih cepat dari yang seharusnya.
Dia tidak menemukan sesuatu yang menarik dalam hidupnya sehingga dia menyingkirkannya hidupnya. Dia menyentuh apa yang seharusnya tidak disentuh, dia mengambil sesuatu yang bukan miliknya sejak awal.
Sebanyak yang kita percaya bahwa kita memiliki diri kita sendiri dan kita dapat melakukan apa pun yang kita inginkan dengan tubuh kita. Itu bukan milik kita.
Hidup kita bukanlah milik kita, banyak yang membuat semua orang kecewa.
Kau tidak bisa hanya memotong diri sendiri dengan mengatakan itu pada tubuhmu, kau tidak bisa merusak paru-parumu dengan merokok dan mengatakan kalau paru-paru itu milikmu, dengan konsep yang sama, kau tidak bisa mengambil hidupmu dengan berasumsi kalau kau tidak memiliki tempat di dunia lagi.
Ibu mulai berbicara pada dirinya sendiri, ke dinding, memiliki teman khayalan seperti yang dulu pernah aku lakukan saat aku masih berusia lima tahun.
Yang biasa di sebut Fluffy Boo atau gangguan mental Skizifrenia.
__ADS_1
Dia seakan mulai mendengar suara-suara, dan perlahan-lahan dia mulai mendengarkannya, lalu dia mulai melakukan apa yang mereka inginkan.
Aku bertanya dengan siapa dia berbicara, kadang-kadang Anita, kadang-kadang beberapa teman lain dari dia yang aku tidak suka.
Kadang-kadang saat aku begadang di atas mejaku, aku mendengar panci berderak di dapur, saat-saat seperti ini membuatku berharap kami punya kucing, jadi aku bisa menyalahkannya, bukan ibu yang berbicara sendiri.
Suatu kali, aku terbangun dan menemukan seprai tidurnya berlumuran darah, aku bertanya padanya kenapa itu bisa terjadi, dia mengatakan kepada diriku kalau itu adalah darah menstruasi, tapi menstruasi tidak di sertai dengan mayat di lemari dan lemari dan sekop di halaman belakang, atau Apakah itu?
Aku tidak tahu harus berpikir apa lagi.
Aku bingung, takut, ketakutan, dan aku seakan ingin buang air kecil di celana dan sepraiku.
Aku kedinginan, lapar, tidak bisa tidur dan cemas sekali.
Tapi dia ibuku, bagaimana aku bisa begitu takut padanya?
__ADS_1
Salam,
Prajurit Ketakutan Kecil Ayah.