
''Ibu'',ucap Key saat ibu masuk kedalam kamar Keke.
''Keke sudah tidur nak?'',tanya Bu Halimah,saat Keysha duduk ditepi tempat tidur Keke.
''Sudah bu,mungkin Keke kaget serta ketakutan jadi tidur dalam dekapan Key bu'',ujar Key sambil melihat gadis kecil yang terlelap.
Bu Halimah tersenyum sambil memegang pundak Keysha.
''Jou ingin bicara dengan mu nak,temui dia,biar ibu yang jaga Keke'',ucap bu Halimah dan Keysha mengangguk.
Keysha segera keluar dari kamar menemui Jouhari,''Bang'',panggil Keysha kepada Jou.
''Keke sudah tidur?'',tanya Jou.
''Sudah bang,apa abang perlu bantuan Key?'',tanya Keysha dan Jou menggeleng,Jou tak ingin calon istrinya terkena masalah.
''Abang bisa mengatasinya sayang,kamu fokus dengan persiapan pernikahan kita saja ya'',ucap Jou.
''Tapi ancaman mertua mu tadi bagaimana bang,?'',tanya Keysha.
''Mantan mertua Key,aku bisa mengatasinya Key,kamu bantu doa agar masalah ini cepat selesai kamu percaya kan dengan ku?'',ucap Jou meyakinkan calon istrinya.
Keysha mengangguk walau ada rencana di otaknya,''Kalau begitu Key pulang saja,kalau perlu bantuan apapun jangan sungkan hubungi Key bang'',ucap Key.
''Iya,abang antar ya,''ucap Jou menawarkan diri.
''Enggak usah bang,Key tadi sudah kirim pesan sama supir untuk jemput Key,Key mau ke kamar Keke dulu mau pamit ibu dulu'',ucap Key berjalan menuju kamar Keke.
''Bu,Key pulang dulu ya,''ucap Key meraih tangan bu Halimah dan mencium punggung tangan beliau.
''Maaf ya nak,rencana masak bareng nya gagal'',ucap bu Halimah.
''Kan masih banyak waktu bu,lain kali Key akan kesini lagi'',ucap Key.
''Jou kemana nak'',tanya bu Halimah
''Ada di depan bu,assalamualaikum'',
''Waalaikumsalam,dan hati-hati'',
Keysha di antar Jou sampai depan pintu.
''Hati-hati sayang'',ucap Jou.
''Assalamualaikum'',
__ADS_1
''Waalaikumsalam'',ucap Jou memandang mobil yang ditumpangi Key menjauh.
''Akan aku perjuangkan cinta kita Key akan ku buat kau bahagia,bagaimanapun keadaannya,''batin Jou menghela nafas.
Sore harinya Ruby dan thegenks girl's menuju ruko untuk packing barang jualan.
''Rub,cincin loe bagus banget'',celetuk Rara.
''Bagus lah,kan cincin kawin'',ucap santai Ruby.
Kemudian Maya menepuk bahu Ruby,''Gue tau loe patah hati tapi jangan gila gini juga Rub,masih banyak kok cowok yang lebih keren dari bang Furqon'',ucap Maya menasehati Ruby,Ruby melihat wajah Maya yang seperti memberi semangat.Ruby menghela nafas kasar dan mengangguk.
''Kira-kira kalau gue nikah muda loe pada masih mau temenan sama gue enggak?'',tanya Ruby.
''Mau bagaimana status kita nanti,kita itu tetap best friend Rub,ingat kita teman selamanya'',ucap Santi sambil mengecek pesanan hari ini.
''Emang loe udah move on Rub?',tanya Rara sambil merapihkan baju yang akan di packing.
''Sudah dong,kalau aku bilang aku udah nikah kalian percata enggak sich'',ucap Ruby,membuat Maya dan Rara melihat Ruby dan tertawa.
''Nikah sama siapa?,kalau loe nikah loe enggak mungkin tega enggak undang para sahabat loe ini kan'',ucap Maya beda dengan Santi yang hanya diam dan fokus dengan kerjaan.
Ruby terdiam,''Gue mau jujur,tadi malam gue udah nikah'',ucap Ruby lirih namun bisa didengar Rara,Maya dan Santi.
''Apa,apa,apa loe bilang tadi Rub'',ucap Maya.
''Loe lagi enggak ngigau kan?'',tanya Rara.
''Ruby tadi malam udah nikah sama salah satu pengusaha muda yang punya banyak restauran diseluruh kota besar di Indonesia'',ujar Santi sambil fokus dengan laptop nya membuat Rara,Maya dan Ruby sendiri heran dan menatap Santi.
Santi yang ditatap,''Gue tau karena walikota ini itu paman gue,yang jadi saksi tadi malam'',ucap Santi menjelaskan.
''Jadi loe juga tau siapa gue San?'',tanya Ruby,Santi hanya tersenyum kearah Ruby.
''Mungkin sudah waktunya gue kasih tau,tapi gue mohon saat kalian sudah tau gue kalian jangan menjauh ya'',pinta Ruby.
Rara sedikit beringsut,''Emang sebenarnya loe siapa sich Rub,apa loe vampir,atau siluman yang lagi nyamar,atau loe alien ya'',ucap Rara seperti ketakutan,Maya memukul kepala Rara.
''Kalau Ruby vampir loe pasti orang pertama yang dihisap darah nya'',celetuk Maya.
''Ruby ini putri kedua dari pak Adi Baskara'',ucap Santi.
''Whaaaattt!!!!'',ucap Maya dan Rara.
"OMG,gue sahabatan dengan anak sultan'',ucap Maya kegirangan begitu juga Rara.
__ADS_1
''Kita masih berteman kan?'',tanya Ruby,kepada Rara,Maya dan Santi.
Santi berdiri dan langsung memeluk ketiga teman nya,''Selamanya'',ucap Maya,Santi dan Rara.''Terimakasih'',ucap Ruby.
''Boleh lihat foto nikah loe enggak Rub,gue penasaran suami loe seperti apa?'',tanya Rara dan diangguki Maya serta Santi.
''Tapi gue enggak punya'',jawab Ruby polos,membuat Santi dan Maya menepuk jidat mereka masing-masing.
''Ah,Rara punya ide,sekarang hubungi suami loe buat jemput loe Rub agar kita bisa tau suami loe itu ganteng apa enggak,apa masih gantengan bang Furqon'',ucap Rara.
''Rara'',tegur Santi.
''Hehe,maksud Rara biar kita-kita bisa kenal gitu'',Ralat Rara.
''Tapi gue belum sedekat itu,enggak enak lah main minta-minta'',ucap Ruby.
''Dicoba dulu Rub'',ucap Maya yang juga penasaran.
Ruby tampat berpikir,''Baiklah gue coba dulu ya'',ucap Ruby menghubungi Sobri.
''Assalamualaikum kak'',ucap Ruby.
''Waalaikumsalam,sudah pulang?'',ucap Sobri.
''Iya ini udah pulang,bisa jemput Ruby tidak?'',ucap Ruby sedikit malu,karena tadi pagi dia menolak untuk dijemput tapi demi sahabat yang penasaran dengan suaminya dia rela.
''Maaf Ruby,kakak ini sudah perjalanan pulang dikota kakak soalnya ada sedikit masalah,kamu enggak apa kan kakak tinggal,''ucap Sobri yang dalam perjalanan ke kota Keysha berada.
''Iya kak enggak apa-apa'',ucap Ruby sebenarnya sedih,
''Dan barang-barang mu sudah kakak pindah kan diapartemen kakak,nanti akan ada pegawai kakak yang akan memberi mu kartu akses nya'',ucap Sobri.
''Iya kak,hati-hati kalau begitu,assalamualaikum'',ucap Ruby.
''Waalaikumsalam'',ucap Sobri menutup panggilan dan melihat kearah cendela mobilnya.
''Bagaimana Rub?'',tanya Maya,dan Ruby menggeleng.
''Suami macam apa sich,jemput istri saja enggak mau'',sewot Maya.
''Bukannya enggak mau,tapi suamiku ada sedikit masalah pada kerjaannya,tadi sudah minta maaf juga kok'',ucap Ruby.
''Cie,cie SUAMIKU'',goda Santi dan Rara,Ruby merona mereka bertiga pun menggoda sang pengantin baru.
Didalam sebuah mobil.
__ADS_1
''Mungkin aku malu mengungkapkan kepadamu,tapi aku terang-terangan menyebut namamu dalam doa ku'',ucap Sobri.
''I love you my wife,RubyAsyifa'',gumam Sobri sambil tersenyum.