
Dirumah sakit.
Keysha begitu khawatir begitu dengan Jouhari,''Putri mu memang pembawa sial'',hardik bu Sora.
''Gara-gara anak mu,putri ku meninggal sekarang gara-gara anak mu lagi,putri kedua ku kritis'',
''Tenang bu,ini rumah sakit'',ucap Bagas mencoba menenangkan.
''Aku akan membunuh mu dan putri mu itu!!!",geram bu Sora.
"Seharusnya aku melenyapkan mu waktu itu",ucap bu Sora sambil menatap Jouhari dengan emosi yang memuncak dan mendekati Jouhari.
''Dasar bajingan,bangsat,keparat,kau harus mati ditangan ku,setelah itu aku akan membunuh putri mu itu'',amarah bu Sora sambil memukul Jouhari dengan brutal.
"Hentikan,apakah pantas seorang ibu berkata kasar seperti anda",teriak Keysha membuat bu Sora menoleh kearah Keysha.
''Kau,!!".tunjuk bu Sora dengan tatapan tajam.
''Karena kau juga,putri ku menderita,aku akan membunuh mu juga'',ucap bu Sora namun pergelangan tangannya dicekal oleh Jouhari sebelum wanita paruh baya itu mendekati istrinya.
''STOP,NYONYA SORA!!,sedikit saja kau menyentuh istri ku,aku tak akan mengampuni mu'',ucap Jouhari mengeratkan cekalanya.
''Jou'',lirih Keysha.
''Cuih,kau seperti mengagungkan wanita ini hingga menelantarkan putri ku,yang saat itu istri sah mu'',
''Aku tidak pernah menelantarkan putri mu,aku juga tidak pernah menyakiti putri mu,aku selalu sadar bila dia adalah istri ku,aku bertanggung jawab menafkahi lahir dan batin,aku memberi kasih sayang dan cinta sampai dia tiada,jadi jangan sangkut pautkan Keysha dengan hal ini'',
''Bohong'',
''Mana yang menurut anda bohong?,''
''Kau tidak pernah mencintainya,kau mencintai wanita ini'',ucap bu Sora menunjuk Keysha.
''Aku mencintainya karena dia istri juga ibu dari anak ku,jika aku tak mencintainya maka Keke tak akan pernah lahir didunia ini,''terang Jouhari.
''Asal anda tau,aku sudah membuang semua kenangan dengan Keysha dari foto,hadiah atau apapun itu namun entah darimana Raya mendapatkan foto Keysha yang telah aku buang itu hingga dia mengalami stres saat hamil membuat dia pendarahan saat melahirkan'',ucap Jouhari.
Deg,seakan jantung Bu Sora berhenti berdetak.''Aku yang mengirimkan foto itu kepada Raya,berarti aku penyebab meninggalnya putri ku sendiri,''batin Sora.
''Tidak!!!,bohong!!,kamu pembohong Jou'',teriak Bu Sora.
"Jou",lirih Keysha.
''Wali dari anak Keke'',ucap seorang suster
''Saya suster'',ucap Keysha segera menghampiri sang suster meninggalkan Jouhari dan bu Sora.
__ADS_1
''Dokter bagaimana putri ku?'',tany
''Alhamdulilah bu,berkat pendonor darah putri ibu sudah melewati masa kritisnya'',
''Syukurlah'',
''Aku mengingatkan anda kembali,bila anda masih mengganggu keluarga ku anak dan istriku,aku tidak akan tinggal diam,kritisnya Dewi pembelajaran buat anda bila apa yang anda tanam itu pula yang anda tuai'',
''Apa maksud mu!!'',
''Aku tak ingin memasukan ibu yang sangat disayangi oleh almarhumah Raya ke penjara,semata karena aku menghormati dan mencintai mendiang istriku'',
Bu Sora terdiam mencerna perkataan mantan menantunya itu,Jouhari berlalu meninggalkan bu Sora menuju ruang rawat Keke.
Saat Jouhari akan membuka pintu kamar,pintu sudah terbuka dari dalam,''Jou'',ucap Keysha,entah kenapa hanya kata itu yang bisa keluar dari mulit Keysha.
''Aku bisa jelaskan,aku ingin melihat keadaan Keke dulu,setelah itu aku akan menjelaskan semuanya'',ucap Jouhari dan Keysha hanya mengangguk.
''Tunggulah disini dulu'',ucap Jouhari kembali dan Keysha hanya mengangguk.
Sesaat kemudian,keluarga Keysha menjenguk Keke dari Fikri,Naima,bu Khodijah dan juga bu Halimah.
''Sayang mari kita cari makan dulu,biarkan Keke dijaga oleh nenek-neneknya'',ucap Jou kepada Keysha.
''Kalau enggak biar Nai saja yang belikan'',ucap Naima.
''Oh,iya mbak'',bingung Naima,
''Ada apa dengan mereka?'',gumam Naima.
''Berumah tangga itu tak semudah dan seindah yang dibayangkan,banyak permasalahan juga godaan didalam nya,jadi siapkan mental baja sebelum mengarungi bahtera rumah tangga'',ucap Fikri.
''Abang menasehati Nai?'',tanya Naima sumringah,pasalnya setelah dia pulang abang kandungnya ini hanya berbicara sekedarnya nya saja dengannya.
''Walau bagaimanapun kamu itu adik ku,adik kandungku'',ucap Fikri membuat Naima menghambur memeluk abangnya.
''Terimakasih bang,sudah memaafkan Nai'',ucap Naima.''Belajarlah mulai sekarang menjadi wanita yang sholehah,dan bagaimana menjadi istri juga menantu yang baik,''ucap Fikri membalas pelukan sang adik.
''Iya bang'',ucap Naima.
''Kapan cecunguk itu menghalalkan mu?'',tanya Fikri sambil melerai pelukan.
''Imran bang,bukan cecunguk'',ucap Naima tak terima.
''Yah,Imran'',pasrah Fikri.
''Disaat permasalahan dengan gadis yang mengejarnya selesai Nai akan siap'',ucap Naima mantap.
__ADS_1
''Jangan terlalu berlama-lama'',ucap Fikri mengingatkan.
''Iya bang'',ucap Naima.
Dikamar mandi dipantulan cermin seorang pemuda tengah membersihkan darah yang keluar dari hidungnya,"Aku harus segera mendapatkannya",gumam pemuda.
Sedangkan Jouhari menghela nafas saat duduk berhadapan dengan istrinya.
''Maaf'',
''Maaf'',
''Maafkan aku Key,''
''Aku memaafkan mu Jou'',balas Keysha dengan wajah datar.
''Aku'',ucap Jou namun sudah disela oleh Keysha.
''Aku akan segera pergi ke Turki,tolong jaga Keke'',ucap Keysha.
''Aku tak mengizinkanmu Key'',ujar Jouhari tegas.
''Dapat atau tidak izin dari mu aku akan tetap berangkat,karena aku sudah mendatangani kontrak dengan kepala Dokter spesialis'',ucap Keysha.
''Kalau kamu pergi aku akan ikut'',ucap Jouhari.
''Keke masih membutuhkanmu Jou'',ucap Keysha.
''Aku akan membawa Keke,kita bisa hidup bersama disana'',ucap Jouhari.
''Tapi Jou,bagaimana dengan ibu?'',tanya Keysha.
''Aku akan membawa serta ibu,aki suami mu,bukan hanya Keke yang butuh perhatian mu aku juga butuh kamu Key,aku juga butuh istriku'',ucap Jouhari.
"Ibu,beliau pasti tak akan mau ikut Jou,dengarkan aku surga mu ada dibawah telapak kaki beliau,tetaplah disini temani beliau,bila ada waktu kamu,Keke serta ibu bisa sesekali mengunjungi ku disana",ucap Keysha,Jouhari menghela nafas.
''Aku tidak mau kehilangan dirimu untuk kedua kalinya Key'',ucap Jouhari,"Aku tak akan nenghilang aku masih ada disinikan",ucap Keysha memegang dada Jouhari,kemudian Jouhari memegang tangan Key dan mengecupnya.
"Aku pikir dengan aku berpura-pura amnesia kau tidak akan meninggalkan kami",ucap Jouhari,Keysha hanya tersenyum tipis.
"Aktingmu kurang bagus tuan,aktor amatir",cibir Keysha.
"Ck,itu karena istriku terlalu pintar",ucap Jouhari,menatap wajah ayu sang istri Keysha yang ditatap malah tersenyum manis.
"Aku mengizinkan mu untuk pergi istri ku",ucap Jouhari membuat Keysha mengerutkan dahi.
"Tentu kau harus mengizinkanku",ucap Keysha.
__ADS_1
"Namun sebelum berangkat aku ingin hadiah dari mu",ucap Jouhari dengan senyum smirk.