Jodoh Dalam Doa

Jodoh Dalam Doa
43


__ADS_3

Dirumah sakit.


''Sus,dokter ada?'',


''Dokter Key sedang keluar bu untuk makan siang'',


''Oh,kalau begitu aku tunggu didalam saja'',ucap bu Khodijah.


''Silahkan bu,apa ibu perlu sesuatu?'',


''Tidak sus,''


''Baik bu'',ucap suster membuka kan pintu untuk ibu Dokter Keysha.


Sedangkan Keysha saat ini sedang menyantap makan siang bersama bu Halimah dan Keke.


''Ayah kenapa belum pulang bunda?'',tanya Keke.


''Mungkin sebentar lagi sayang,dan saat mulut penuh nakanan tak boleh berbicara dulu'',ucap Keysha dan Keke mengangguk,bu Halimah tersenyum menyaksikan hal ini,hatinya menghangat saat melihat interaksi Key dan Keke.


Setelah selesai makan siang,''Nak coba hubungi Jou,tumben makan siang dia enggak pulang'',


Key segera menghubungi namun nomor yang dituju hanya operator yang menjawab.


''Tidak aktif bu'',ujar Keysha.


''Hubungi lagi nak'',ucap bu Halimah khawatir.


''Tidak aktif bu,mungkin bang Jou sedang ada diperjalanan pulang bu'',ucap Keysha menenangkan calon ibu mertuanya yang nampak cemas.


''Tapi perasaan ibu enggak enak nak'',ucap bu Halimah meremas dada nya yang terasa sesak.


Tok tok tok.


''Selamat siang'',panggil seorang tamu dari pintu utama.


''Bu ada tamu'',ucap Key,dan bu Halimah segera menuju ruang utama.


Perasaan khawatir dan cemas yang bu Halimah rasakan beetambah saat dua anggota polisi ada diambang pintu.


''Selamat siang bu'',ucap pak polisi.


''Selamat siang,ada apa ini pak?'',ucap bu Halimah was-was.


''Apa benar ini kediaman bapak Jouhari?'',tanya polisi satunya.


''Iya pak benar saya ibunya dan ini calon istrinya'',ucap bu Halimah sambil menunjuk Keysha.


''Kami dari kepolisian ingin menyampaikan bahwa bapak Jouhari mengalami kecelakaan,mobil yang ditumpanginya mengalami tabrakan beruntun,dan sekarang korban ada di rumah sakit Pelita Asih'',ucap pak polisi.


''Asstagfirullohalazim'',gumam bu Halimah seketika kaki lemas dan pandangan buram.


''Ibu'',ucap Key menopang tubuh bu Halimah yang pingsan.


''Pak tolong pak'',ucap Keysha.


Dua polisi pun membantu Keysha mengangkat bu Halimah kearah sofa.


''Suster'',panggil Keysha kepada suster yang bekerja dirumah itu.


''Iya non,asstagfirulloh kenapa dengan ibu non'',ucap suster.


''Ibu pingsan sus,tolong ambilkan minyak kayu putih'',ucap Key dan suster pun menuruti.


''Terimakasih pak,dan bagaimana kondisi calon suami saya bagaimana pak?'',ucap Key saat bu Halimah sudah berada diatas sofa.


''Korban parah ada lima orang bu,dan salah satunya bapak Jouhari'',ujar pak polisi.

__ADS_1


Keysha menghela nafas menguatkan hati,dan mencoba untuk tenang.


''Setelah ibu saya siuman kami segera kesana pak'',ucap Keysha.


''Baik bu,kalau seperti itu kami mohon pamit'',ujar pak polisi pamit.


''Iya pak dan terimakasih informasinya'',ucap Keysha mengantar dua polisi diambang pintu.


Beberapa saat setelah Key memberi minyak kayu putih agar bu Halimah segera sadar.


''Key,hiks hiks hiks'',suara bu Halimah.


''Ibu'',ucap Key mendekati bu Halimah dan membantu bu Halimah duduk.


''Bagaimana kondisi Jou nak?,ibu harus menemuinya,apakah parah,ya Allah kenapa ini bisa terjadi'',ucap bu Halimah dengan derai airmata.


''Nanti kita kesana ya bu,ibu tenang dulu,istigfar bu,kita berdoa saja kalau bang Jou tak apa-apa'',ucap Key memeluk bu Halimah untuk menenangkan.


''Keke bagaimana nak,kita ajak atau kita tinggal'',ucap bu Halimah teringat cucu nya.


''Keke biarkan dirumah saja bu,kita lihat kondisi bang Jou dulu,''ucap Keysha.


''Tapi ibu juga khawatir dengan Keke nak'',ucap bu Halimah kembali meneteskan air mata.


Tiba-tiba ponsel Keysha berdering.


''Key angkat panggilan telepon dulu bu'',ucap Key dan bu Halimah mengangguk.


''Assalamualaikum bu'',ucap Key.


''Waalaikumsalam,kamu dimana nak?'',ucap bu Khodijah.


''Key sedang dirumah bu Halimah bu,ibu bagaimana kabarnya'',ucap Keysha.


''Ibu sehat,ibu tunggu diruangan mu,cepatlah kembali kerumah sakit ada sesuatu yang mau ibu bicarakan'',ucap bu Khodijah.


''Baik bu'',ujar Key.


''Waalaikumsalam'',jawab Key dan menaruh ponselnya diatas meja.


''Bu kita ajak Keke saja,''ucap Keysha sambil tersenyum.


''Ibu menurut saja dengan mu nak'',ucap bu Halimah.


''Ibu tunggu disini dulu,Key mau panggil Keke dulu'',ucap Keysha dan bu Halimah mengangguk.


Keysha segera menuju kamar Keke,''Bunda'',teriak Keke berlari kearah Keysha saat Keysha membuka pintu.


''Mau ikut bunda?'',tanya Key menggendong Keke.


''Mau bunda,kita mau kemana bunda?,ayah ikut tidak?'',tanya Keke dengan wajah gemas.


''Kita mau ketemu nenek Khodijah,Keke mau?'',ucap Keysha mendudukan calon putri sambungnya ke atas tempat tidur.


''Mau bunda,Keke kangen juga dengan nenek'',ucap Keke.


''Ok,lets go princes'',ucap Keysha.


''Lets go bunda'',semangat Keke.


Keysha dan Keke menemui bu Halimah,mereka menuju rumah sakit dimana Key bekerja.


Setelah tiba dirumah sakit didepan ruangan Keysha.


''Sus,ibu masih didalam?'',tanya Key.


''Masih Dok'',ucap Suster.

__ADS_1


''Terimakasih sus,''ucap Key segera membuka pintu diikuti bu Halimah dan Keke.


Ceklek.


''Assalamualaikum'',ucap Key.


''Waalaikumsalam,''jawab bu Khodijah.


''Jeng Halimah'',ucap Bu Khodijah memeluk calon besan dan bergantian memeluk putrinya.


''Bu,Key titip Keke sama ibu ya,''pinta Keysha setelah melerai pelukan.


''Memang nya ada apa?,kalian mau kemana?'',ucap bu Khodijah bingung.


Keysha mendekati ibu nya dan berbisik'',Bang Jou kecelakaan bu'',ucap Key.


''Innailahi wa inalilahirojiun,kesanalah nak ibu akan menjaga Keke'',ucap bu Khodijah tanpa berpikir panjang.


''Terimakasih jeng Khodijah'',ujar bu Halimah dengan mata yang sendu.


''Tak perlu sungkan Halimah,Keke sudah ku anggap cucu ku sendiri'',ucap tulus bu Khodijah.


''Key pamit dulu bu,Keke sayang bunda dan nenek mau kerumah sakit jauh dulu ya,mau cari obat'',ucap Key memeluk bu Khodijah agar perasaannya kuat menghadapi musibah ini.


''Jangan lama-lama bunda'',ucap Keke memecah keheningan.


''Ok sayang'',ucap Key,mengusap matanya yang berembun.


''Bila sudah sampai segera kabari ibu'',ujar Bu Khodijah.


''Baik bu'',ucap Key.


Key dan bu Halimah meninggalkan Keke dengan bu Khodijah dan menuju rumah sakit dimana Jou berada.


Rumah sakit Pelita Asih.


''Sus,korban kecelakaan Jouhari'',ucap Key tanpa basa basi.


''Korban sedang ditangani di ICU'',ujar suster


''Terimakasih'',ucap Keysha,kemudian menggenggam tangan bu Halimah menuju ruang yang dimaksud.


Salah satu dokter keluar dari ruang ICU.


''Dok bagaimana kondisi anak saya?'',


''Kondisi pasien masih kita pantau bu,hingga pasien sadar,karena pasien mengalami benturan sangat keras di kepalanya'',ucap Dokter.


''Korban lainnya bagaimana dok?'',tanya Keysha.


''Tiga korban mengalami patah tulang,serta satu korban mengalami lumpuh dan kerusakan pada mata'',jelas sang Dokter.


''Terimakasih dok'',ucap Keysha.


Sedangkan bu Halimah,tengah menatap putranya yang berbalut perban dari balik kaca transparan.


''Ibu masuk lah,temui Jou'',ucap Key.


''Kenapa ini bisa terjadi tadi pagi dia masih baik-baik saja'',ucap bu Halimah menatap Jouhari.


''Ini musibah bu,ini takdir kita tak tau datangnya kapan,kita berdoa saja agar Jou segera sadar'',ucap Key menenangkan bu Halimah.


''Ibu mau masuk dulu nak'',ucap bu Halimah.


''Iya bu'',ucap Keysha,setelah itu Key menghubungi seseorang.


''Selidiki kecelakaan beruntun didaerah xx'',perintah Key.

__ADS_1


''Baik'',ucap Gondrong anak buah Sobri.


''Aku tak akan membiarkan kebahagiaan yang sudah didepan mata akan sirna begitu saja,aku akan memperjuangkannya'',gumam Keysha menatap calon suaminya yang terbaring menutup mata dari balik kaca.


__ADS_2