
Didalam mobil.
''Kak berhenti disini saja'',ucap Ruby.
''Iya,takut cewek-cewek naksir aku ya'',ucap Sobri menaik turunkan alis.
''Hahaha kakak ini lucu,bukan karena itu tapi Ruby takut mereka berpikiran negative tentang ku'',ucap Ruby sambil melepas sabuk pengaman.
Sobri mendengus sambil mengulurkan tangan kanannya,Ruby hanya tersenyum sambil mencium punggung tangan suaminya.
''Teringat waktu masih SMP,bila diantar papa pasti papa akan melakukan persis seperti kakak,hehehe'',ucap Ruby membuat Sobri dengan cepat mencium bibir Ruby dan menahan tengkuk sang istri.
Bugh,bugh,bugh dada Sobri dipukul Ruby saat pasokan oksigen serasa habis.''Kakak ini enggak kira-kira'',gerutu Ruby dengan dada naik turun dan menghirup udara banyak-banyak.
Sobri hanya tersenyum,''Agar aku tidak lagi kamu samakan dengan papa mu,aku kan belum setua beliau'',ujar Sobri penuh kemenangan.
''Iya,''ucap Ruby sambil memutar malas bola matanya.
''Belajar yang pinter,ingat kamu itu seorang istri jangan lirik cowok-cowok labil itu,cepat lulus karena aku...,''Sobri tak melanjutkan ucapannya karena Ruby mendengarkan dengan dahi sudah berkerut membuat Sobri gemas.
''Sudah cepat masuk sana'',Sambung Sobri.
''Karena kakak apa?'',tanya Ruby penasaran.
''Nanti malam saja,baru aku kasih tau,sudah keburu dosennya datang'',ucap Sobri membuat Ruby cemberut.
''Assalamualaikum'',pamit Ruby saat hendak keluar dari mobil.
''Waalaikumsalam'',jawab Sobri dengan senyum yang terus terukir.
Ruby segera menuju tempat dimana Santi,Maya dan Rara menunggu,dia tidak tau bila dari jauh seorang tengah memperhatikan Ruby turun dari mobil mewah.
''Ternyata benar dia sugar baby'',gumam seorang dengan senyum seringai.
Dikantin.
''Ruby,sini'',teriak Santi.
Ruby melambai pada ketiga sahabatnya,''San,anak-anak kenapa menatap gue sinis gitu ya?'',tanya Ruby saat sudah duduk didekat Rara,Ruby merasa risih saat beberapa mahasiswi memandangnya tak biasa.
''Kemarin emangnya loe kemana sich Rub?'',tanya Maya.
''Gue ketempat mertua gue'',bisik Ruby.
''Kenapa sich dengan anak-anak?'',tanya Ruby merasa aneh dengan tatapan mahasiswa dan mahasiswi yang melihatnya.
Rara,Maya dan Santi hanya saling pandang dan menghembuskan nafas secara kasar,''Mereka mendapat kiriman foto mu digroup,coba lihat lah'',ucap Maya memberikan ponselnya kepada Ruby.
__ADS_1
''Ini kah foto gue dengan bokap waktu gue pulang kemarin'',ucap Ruby melihat fotonya tengah berbonceng motor.
Maya dan Rara mengangguk,''Dan ini foto bang Furqon sama gue,waktu motor gue mogok'',ucap Ruby saat melihat Furqon tengah mengusap kepala Ruby,dan sekarang Santi,Maya serta Rara mengangguk.
''Dan ini waktu gue dihotel dengan kak Sobri suami gue'',ucap Ruby melihat foto dirinya dan suami setelah mengantar keluarganya didepan hotel.
''Apa yang salah?'',tanya Ruby.
''Captionnya Rub,coba kamu baca'',ujar Santi.
''Iya Rub.disitu Captionnya loe itu sugar baby nya para pengusaha,dan pelakor anak pengusaha-pengusaha,'',ucap Rara.
''Astagfirullohalazim'',ucap Ruby sambil membaca setiap caption difoto.
''Saran gue,loe harus terus terang saja siapa loe Rub dan satu lagi publikasikan saja pernikahan loe,takut jadi masalah kedepannya'',ucap Santi memberi saran.
''Kalau pernikahan akan gue publikasi tapi ini mungkin orang iseng saja San,toh tak berdampak juga pada pendidikan gue'',ucap Ruby santai.
''Tapi Rub,gue ngerasa ada yang memata-matai loe dech'',ucap Maya.
''Iya Rub,kalau tidak loe kasih tau suami loe saja tentang masalah ini'',ucap Rara.
''Rara sayang,ini hanya masalah sepele,inshaAllah gue bisa mengatasinya'',ucap Ruby.
''Tapi Rub benar apa kata Rara,seenggaknya loe kasih tau suami loe'',ujar Santi.
Ruby hanya senyum.
''Kami tau tentang loe tapi tidak dengan mereka Rub,mereka tidak tau kebenarannya'',ucap Maya.
''Maya sayang,gue enggak perduli mereka,yang penting kalian ada buat gue itu sudah cukup'',ujar Ruby.
''Kami selalu ada buat loe Rub,ya kan girls'',ucap Santi dan diangguki kedua sahabatnya.
''Ayo kita masuk kelas'',ucap Maya berdiri dari duduk dan diikuti Ruby,Santi juga Rara.
Di Restauran.
Sobri tengah mendapat kabar bila calon suami Keysha masuk rumah sakit,''Hallo assalamualaikum nak'',ucap ibu Siti.
''Waalaikumsalam bu'',jawab Sobri.
''Kamu sudah dapat kabar bila Jou kecelakaan?'',tanya Bu Siti.
''Sudah bu,baru saja Gondrong memberitahu'',ujar Sobri.
''Ibu dan Ayah saja yang kesana untuk menemani mbak yu Khodijah,kamu jaga Ruby baik-baik'',pesan bu Siti yang tak mau menantunya mengalami hal buruk.
__ADS_1
''Iya bu,dan hati-hati nanti Sobri akan bilang pada Ruby,bila Ruby mau diajak kesana Sobri akan segera menyusul'',ucap Sobri.
''Iya,salam ibu buat Ruby,jaga menantu ibu'',ucap Bu Siti berpesan.
''Baik ibu ku sayang'',ucap Sobri.
''Assalamualaikum'',ucap bu Siti.
''Waalaikumsalam'',jawab Sobri mematikan ponselnya.
''Baru juga merasakan pengantin baru sudah ada masalah lagi'',gumam Sobri sambil mengurut pangkal hidungnya.
''Ruby pulang jam berapa?,kenapa aku tadi enggak tanya?'',lirih Sobri.
Di Kairo.
Naima juga mendapat kabar bila calon suami Keysha mendapat musibah.
''Innalillahi wa inna illahi rojiun'',ucap Naima.
''Doakan saja nak,bila mbak Keysha bisa kuat melewati semua ini''.ucap bu Siti.
''Tentu bu,apa perlu Nai pulang?'',tanya Naima.
''Terserah kamu nak,jika kamu mau pulang ayah akan mengurus semuanya'',ujar bu Siti.
''Nanti saja bu,bila bang Sobri mengadakan resepsi saja'',tutur Naima.
''Sepertinya resepsinya hanya mengumpulkan keluarga besar nak,tak jadi menggelar pesta seperti rencana,karena tidak mungkinkan kita senang sedangkan keluarga bude Khodijah sedang bersedih'',ucap bu Siti.
''Iya bu,nanti beritahu saja kapan acara berkumpulnya'',ucap Naima.
''Sudah dulu ya nak ibu akan segera menuju ke kota Keysha.'',ucap Bu Siti.
''Iya bu,hati-hati dan jangan lupa salam buat bang Fikri dan mbak Vii,serta kirimkan foto baby Al'',ucap Naima.
''Iya sayang,jaga diri baik-baik disana,Assalamualaikum'',ucap bu Siti.
''Waalaikumsalam ibu'',ucap Naima.
''Ya Allah,berikanlah kesembuhan pada calon suami mbak Key,agar mbak Key bisa merasakan kebahagian,amiin'',ucap Naima tulus saat berdoa.
Dirumah sakit Pelita Asih.
Keysha tengah duduk memandang wajah lebam Jouhari,perban dikepala dan bagian lengan serta kaki,''Bangun Jou,apa kamu tidak kasihan bila Keke menangis bila tau kamu seperti ini'',lirih Keysha.
''Dua hari lagi kita fitting baju Jou,''lirih Keysha.
__ADS_1
''Kata mu,kamu sayang aku,bangun Jou,aku juga sayang kamu'',lirih Keysha menunduk.
''Key'',......