Jodoh Dalam Doa

Jodoh Dalam Doa
77


__ADS_3

Pagi hari rutinitas semua orang dimulai,begitu juga dengan Dokter cantik berstatus ibu dan istri namun masih perawan.


''Ayah,bunda dan Keke mau pergi untuk beli kebutuhan bulanan serta shoping'',izin Keysha kepada Jouhari.


''Ayah ikut'',ucap Jouhari.


''Ayahkan masih sakit jadi butuh istirahhat,kita berdua janji tidak akan lama kok'',ucap Keke.


''Iya nak,kamu istirahat dulu,''sambung bu Halimah.


"Aku sudah enggak sakit bu,''ucap Jouhari.


''Bunda tidak mau ayah kelelahan dan terjadi seperti kemarin,kami berdua janji tidak lama yah'',


''Baiklah,tapi sebelum pergi tolong ceritakan tentang kisah kita dulu,aku tunggu di kamar'',ucap Jouhari segera meninggalkan tempat duduknya dan menuju kamar.


''Apa kamu sudah menceritakan yang sebenarnya nak?'',tanya bu Halimah.


''Belum bu,tapi perlahan-lahan Key akan memberitahukannya'',


''Bagaimanapun juga dia harus tau siapa bubda yang melahirkan Keke sebenarnya'',


''Ibu hanya bisa berdoa yang terbaik,namun bila Jouhari tak mengingat masalalu pun ibu tak masalah yang terpenting dia ingat dengan masadepannya",


''Keysha hanya tak mau kelak ini menjadi persoalan atau masalah kedepannya bu,apalagi ini menyangkut Keke dia juga berhak tau siapa bundanya'',


''Ibu percaya denganmu nak'',


''Keke dengan nenek dulu ya,bunda mau temenin ayah sebentar'',


''Iya bunda'',


Keysha masuk kedalam kamar menghela nafas,''Kemana Jou?'',


Hap.


''A-ayah'',ucap Keysha terbata karena tiba-tiba dipeluk dari belakang,Jouhari memeluk erat tubuh Keysha sesekali menghirup aroma parfum istrinya.


''Biarkan seperti ini dulu bunda'',ucap Jouhari saat Keysha berusaha melepaskan pelukannya.


Keysha menghela nafaa berulang kali untuk mengontrol detak jantungnya,''Katanya ingin mendengar tentang apa yang belum kamu ingat,''ucap Keysha.


''Sepertinya itu sudah tak penting bun,ada yang lebih penting dari itu'',ucap Jouhari dengan suara serak,Keysha membalik tubuhnya menatap wajah suaminya.


''Setelah kita check kesehatanmu,aku janji akan memberikannya walau kamu...,''Keysha belum melanjutkan ucapan, bibirnya sudah dilumat oleh Jouhari.Jouhari seperti tak merasakan ini sudah bertahun-tahun lamanya,entahlah bila berdekatan dengan Keysha hasrat nya selalu menggebu.Padahal menurut logika Jouhari dia tidakenyentuh istrinya ini belum genap tiga minggu.


''Jou'',


''Aku menginginkannya sekarang Key'',ucap Jouhari kembali ******* bibir Keysha dan menggiringnya ketempat pembaringan,perlahan hijab Keysha sudah terlepas,Jouhari menyusuri leher Keysha,


Tok tok tok


''BUNDA'',


''Jou'',


''Bunda'',


''Keke memanggilku Jou'',ucap Keysha.


''Iya sayang'',


''Key'',


''Aku pergi dulu,istirahatlah'',

__ADS_1


''Aku menunggu mu'',ucap Jouhari dan Keysha mengangguk,sebelum keluar kamar Keysha membenahi pakaiannya juga mengenakan hijabnya.


''BUNDA'',teriak Keke sambil menggedor pintu.


''Aku menunggu mu Key'',ucap Jou seakan tak rela bila sang istri keluar dari kamar.


''Bunda lama'',


''Maaf sayang,''


''Kita jadi pergi bunda'',


''Jadi sayang'',


Sedangkan Jouhari mondar-mandir didalam kamar,''Aku harus mengikutinya'',gumam Jouhari.


''Mau kemana nak'',


''Mau menyusul Key dan Keke bu'',


''Tapi nak,''


''Aku harus menghubungi Keysha'',


Sedangkan ponsel Keysha berkedap-kedip didalam tas,''Dokter Key'',panggil Dewi.


''Iya,''jawab Key saat menyadari ada yang memanggil namanya.


''Dokter dengan siapa?,''tanya Dewi.


''Dengan Keke'',jawab Keysha.


''Hai,Keke'',sapa Dewi kepada Keke namun Keke menyembunyikan diri dibalik tubuh Keysha.


''Sayang jawab sapaan tantenya'',


''Bagaimana keadaan Jou Dok,saya minta maaf Dok karena ketidaktahuan saya membuat Jou harus istirahat kembali'',ucap Bagas menyesal


''Tak apa pak Bagas'',


''Bunda ayo,Keke mau yang itu'',


''Saya tinggal dulu'',


''Dok,bolehkah kami ikut?'',


''Boleh'',


Jouhari segera menyusuri mall dan mencari kesana kemari dimana istri juga putrinya berada.


Bruuukk,''Jalan itu pakai mata'',


''Maaf bu,saya tidak sengaja'',


''Kalau mau lari-larian dilapangan jangan dimall'',


''Maaf bu'',


''Jou!",


''Sekali lagi saya minta maaf bu'',


''Kenapa dia tak mengenaliku,apa jangan-jangan dia lupa ingatan'',batin bu Sora dengan senyum licik,dia akan bermain peran.


''Bukankah kamu itu suaminya Dokter...siapa aku lupa'',ucap bu Sora seakan mengingat.

__ADS_1


''Keysha'',


''Oh,iya Dokter Keysha'',


''Apa ibu mengenalku dan keluargaku?'',


''Jelas aku mengenal mu'',ucap bu Sora,''Karena mu aku kehilangan putri ku'',batin bu Sora.


''Apa kita tetangga?'',


''Eheem,iya dulu kita tetanggaan,bagaimana kabar putri mu?'',


''Baik,kebetulan mereka ada disini dan aku sedang mencarinya'',


''Benarkah,aku harap putri mu baik-baik saja'',


''Kenapa ibu bilang seperti mencemaskan putri ku?'',


''Sebenarnya aku tak mau mengatakan ini nak Jou,tapi mungkin istri mu menyembunyikan sesuatu,apa kau yakin Keke putri kandung mu bersama Dokter Keysha?,'',


''Apa maksud ibu berbicara seperti itu!!'',


''Bukan apa-apa nak Jou,hanya saya kasihan dengan nak Jou bila terus dibohongi oleh istri nak Jou tentang Keke,''


''Sudah cukup bu,saya percaya dengan istri saya,saya permisi'',


''Ingat nak Jou,Keke itu bukan anak kandung kalian'',teriak bu Sora kepada Jouhari yang kian menjauh kemudian meraih ponsel mengirim pesan kepada seseorang,''Aku mungkin tak bisa merebut anak mu untuk membuatmu hancur,tapi aku bisa membuat hancur hidup mu melalui anak mu'',gumam Bu Sora penuh dendam.


Jouhari berjalan tergesa,''Tetangga gila'',gumam Jouhari sambil pandangan terus mencari sang istri,hingga,''Bunda'',lirih Jouhari melihat Keysha bersama dengan seorang pria,Jouhari berjalan mendekat,''Keysha'',panggil Jou dengan nada dingin.


''Ayah'',ucap Keysha terkejut.


''Jadi seperti ini kelakuanmu pantas saja saat aku ingin ikut kamu melarang,ternyata kamu bersama pria lain'',ucap Jou dingin.


''Jou,ini tidak seperti yang kamu pikirkan aku tak hanya berdua dengan pak Bagas,namun ada....''Kita pulang sekarang'',ucap dingin Jou menarik pergelangan Keysha menuju pintu keluar.


''Lepaskan Jou'',pinta Keysha.


''Tidak akan'',ucap Jouhari terus menarik tangan sang istri.


''Keke masih didalam Jou'',bujuk Keysha sesekali menoleh kearah belakang.


''Dokter Key mana Gas?'',tanya Dewi.


''Mereka keluar dari mal,Jou tadi mengira aku dan Dokter Keysha berduaan,sepertinya Jou salah paham'',ucap Bagas.


''Bunda,Keke mau bunda'',rengek Keke yang tak melihat bundanya disana.


''Iya sayang,kita susul mereka Gas'',ucap Dewi


Jouhari sepertinya sudah diselimuti rasa marah,rasa cemburu juga pemikiran atas kata-kata ibu-ibu tadi.


''Jou!!",bentak Keysha sambil menghempaskan cengkeraman tangan Jouhari.


''Putri kita masih didalam mall,dengan orang lain'',tutur Keysha hendak menuju kedalam Mall namun dicekal oleh Jou.


''Apa karena dia kamu selalu menolak ku'',tuduh Jouhari


''Apa maksud mu!!,''ucap Keysha dengan intonasi tinggi.


''Katakan dengan jujur siapa ayah kandung Keke?'',tanya Jou,


''KEKE PUTRI KANDUNGMU JOU'',ujar Keysha kesal.


Jouhari tersenyum sinis,''Keke putri kandung mu dengan wanita yang dijodohkan ayah mu'',jelas Keysha.

__ADS_1


Jouhari tersenyum kecut''Jangan memutarbalikan fakta Key,jujur saja siapa ayah kandung Keke'',ucap Jouhari membuat Keysha menghela nafas kasar.''Ingin sekali aku memukul kepala mu dengan hak tinggi ku ini'',batin Keysha,saat hendak menjawab pertanyaan suaminya kedua bola matanya menangkap sesuatu yang mengerikan.


''Awaaasss'',teriak Keysha.


__ADS_2