Jodoh Dalam Doa

Jodoh Dalam Doa
49


__ADS_3

Sosial media digegerkan dengan kejadian kecelakaan siang ini,apalagi korban adalah salah satu mahasiswi universitas ternama dikota itu.


''Ra lihat ini'',ucap Maya sambil menyodorkan ponsel ke Rara.Rara mengernyitkan dahi namun menerima ponselnya.


''Mata gue yang salah apa emang a


''Asstagfirullohalazim May,ini beneran plat mobil Santi May'',ucap Rara kaget.


''Ya Allah,kita harus segera kesana Ra'',ucap Maya sambil membereskan jualan online mereka.


''Gue hubungi Ruby dulu May'',ucap Rara,namun nomor nya tidak aktif.


''Kirim pesan saja Ra'',ucap Maya dan Rara mengangguk.


''Sudah ayo May'',ucap Rara setelah mengirim beberapa pesan kepada Ruby,mereka berdua segera menuju kejadian kecelakaan.


Sedangkan Santi sendiri telah dibawa oleh para pengawal Adi Baskara,Santi di dalam mobil hanya menghela nafas beberapa kali.


''Non,mau minum?'',tanya salah satu pengawal.


''Boleh'',ucap Santi menerima botol air mineral.


''Non,kita akan ke salah satu vila milik papa non jauh dari kota ini'',tutur pengawal.


''Tidak bisakah kita berada dikota ini?'',tanya Santi.


''Kata bos,demi keselamatan non Santi,non harus mematuhinya'',ucap pengawal dan Santi hanya menghela nafas.


''Ruby bagaimana?'',tanya Santi.


''Non tenang saja,non Ruby aman karena sekarang sudah punya suami'',ujar pengawal.

__ADS_1


Santi hanya terdiam kemudian mengambil ponsel dan mengetik sesuatu kemudian tersenyum.


''Bangunkan aku bila sudah sampai'',ucap Santi kepada pengawal.


''Siap non,tapi apa tidak diobati dulu luka-luka non,''ucap pengawal yang mengamati wajah Santi ada beberapa memar dan tadi jalan Santi yang tertatih mungkin ada luka juga dikaki.


''Ini hanya luka ringan,setelah sampai tujuan baru nanti aku obati'',ucap Santi menyenderkan kepalanya dan memejamkan mata.


Didalam pesawat Ruby juga menyenderkan kepalanya dibahu sang suami,sesekali Sobri mengelus lembut kepala sang istri.


''Rub,bangun sudah sampai'',ucap Sobri.


''Nanti lima menit lagi'',


''Nunggu lima menit pesawatnya akan terbang lagi'',bisik Sobri.


Ruby membuka mata nya,''Iya kak'',ucap Ruby dengan suara serak.


''Ruby kenalkan ini asisten ku,namanya Ferdiyan namun akrab di panggil Gondrong'',ucap Sobri memperkenalkan asistennya.


''Saya Ruby bang Ferdi'',ucap Ruby sambil tersenyum.


''Salam kenal non bos'',


''Kok non sich,emangnya bang Ferdi tau kalau Ruby ini tak berbiji?'',ucap Ruby sedang Sobri dan Gondrong hanya saling pandang tak mengerti dengan ucapan Ruby.


''Sudah ngobrol nya disambung nanti saja,ayo cepat masuk'',ucap Sobri menarik lembut tangan Ruby,sedang Ruby hanya mencebikan bibir.


''ASSTAGFIRULLOHALAZIM'',teriak Ruby membuat Gondrong mengerem mendadak.


''Ada apa nona bos?',tanya Gondrong khawatir.

__ADS_1


''Ada apa Rub?,''tanya Sobri,Ruby hanya memandang Sobri matanya sudah berkaca-kaca dan tangan bergetar sambil memegang ponsel.


Sobri mengambil ponsel Ruby,disitu ada sebuah pesan dan foto mobil yang yang rusak bagian depan.


Sobri segera memeluk Ruby walaupun dia tak tau mobil siapa itu,namun melihat Ruby yang butuh sandaran segera Sobri memeluk erat istri nya.


''Ini siapa?'',


''I-i-itu,mobil sahabat ku kak,itu mobil Santi kak hiks,hiks'',ucap Ruby terbata dalam dekapan Sobri.


''Sudah,tenanglah kita berdoa agar sahabat mu itu baik-baik saja'',ucap Sobri menenangkan.


''Kak'',panggil Ruby sambil mendongak melihat wajah Sobri.


''Kita pulang sekarang ya,perasaan ku tidak enak'',ujar Ruby.


''Sayang,''ucap Sobri menangkup sedang Gondrong yang mendengar hanya tersenyum tipis.


''Menggelikan mendengar ucapan itu dari bos'',batin Gondrong.


Ruby memandang Sobri,''Dengar kita baru sampai di kota ini,besok ya kita istirahat dulu'',ucap Sobri.


''Tapi kak,Santi'',ucap Ruby tak melanjutkan hanya menangis tergugu dan Sobri kembali memeluk untuk menenangkan.


Sobri menghela nafas,''Nanti biarkan Gondrong yang kesana untuk mengetahui semua kejadiannya'',ucap Sobri.


''Tapi pak bos'',ucap Gondrong.


''Tak ada tapi-tapian,jalan'',perintah Sobri.


Gondrong menghela nafas,''Baik pak booosss'',ucap Gondrong pasrah.

__ADS_1


''Yang disini kerjaan belum kelar sudah ditambah lagi,nasib,nasib'',batin Gonrong segera melajukan mobilnya.


__ADS_2