
"Ruby mana bu?",tanya Sobri saat menyadari sang istri tak ada.
''Masih dikamar mandi'',ucap bu Siti berlalu menyusul Keysha dan Vilara.
Sobri segera melangkah ke kamar mandi dekat dapur namun didalam kosong.''Mbak,lihat istri ku tidak?'',tanya Sobri pada asisten rumah tangga.
''Tidak den,mungkin dikamar'',ucap asisten rumah tangga.
Sobri mengangguk dan menuju kamar mereka tadi malam,saat membuka pintu kosong,''Apa jangan-jangan pergi,tapi ibu ada,bu Khodijah juga ada'',gumam Sobri bingung.
Sobri lalu keluar kamar,''Mbak Key,Ruby ilang'',ucap Sobri saat melihat Key menuruni anak tangga.
''Benarkah,ayo segera kita cari'',ucap Key menggandeng tangan sang adik menuju mobil nya dan menjauh dari kediaman Fikri.
''Aduh mbak,kita mau cari dimana ini?,mana Ruby belum tau kota ini,kalau istri ku ketemu orang jahat bagaimana ini mbak,''ucap Sobri bingung dan khawatit sedang Key hanya santai.
''Gondrong,harus hubungi gondrong'',ucap Sobri meraba saku nya,dan sialnya ponselnya tak terbawa.
''Sial,ponsel ku tertinggal mbak,pinjam ponselnya mbak,cepat mbak'',ucap Sobr tak sabaran.
''Bukannya Gondrong ke kota X ya'',ucap Keysha sambil menyodorkan ponsel.
Sobri mengangguk saat ingat'',Bagaimana ini mbak?'',tanya Sobri bingung
''Coba hubungi nomor nya Ruby'',ucap Key memberi saran
''Oh iya'',ucap Sobri mendial nomor Ruby.
''Hallo assalamualaikum mbak'',ucap Ruby disebrang telepon.
''Waalaikumsalam sayang ini aku Sobri suami mu,'Kamu dimana?,biar kakak jemput ini kakak sedang mencari mu dengan mbak Key'',ucap Sobri tanpa jeda
''Haa,Ruby dirumah mbak Vii kak,ini sedang bersama ibu dan Vii dikamar menunggui baby Al'',ucap Ruby
''Asstagfiruloh,Ruby,aku kira kamu pergi sayang'',ucap Sobri menepuk jidat nya.
''Lebay'',cibir Keysha dan mendapat tatapan tajam Sobri.
__ADS_1
''Pergi kemana kak?,kalau pun aku pergi pasti izin dulu dengan kakak'',ucap Ruby
''Ya sudah,kakak akan pulang sekarang,mbak putar balik'',ucap Sobri.
''Eits,Sobri enggak pulang Rub,mbak pinjam suami mu sebentar untuk menangani sedikit masalah'',sahut Key dengan cepat.
''Ok mbak Key,Assalamualaikum'',ucap Ruby.
''Waalaikumsalam'',jawab Key kemudian mematikan ponselnya.
''Mbak Key,Sobri ini masih suasana pengantin baru mbak masih anget-anget nya,dan perlu yang anget-anget juga,kenapa harus mengajak Sobri sich'',ujar Sobri kesal.
''Mau yang anget nanti mbak pesenin bakso kuah yang panas,terus mbak guyur ke badan kamu'',ucap Key kembali melajukan mobilnya.
''Ck'',decak Sobri.
''Gondrong kenapa kamu kirim ke kota X,apa ada masalah di restauran mu?'',tanya Key.
''Tidak mbak,hanya saja kemarin sahabat istri ku ada yang kecelakaan namun korbannya tak ada ditempat kejadian'',ucap Sobri.
''Betul,'',ucap Sobri.
''Kamu harus bisa menyelesaikan masalah mu sendiri Sob,Gondrong itu juga punya kehidupan sendiri,''ucap Key menasehati.
''Iya mbak'',ucap Sobri.
''Terus kita mau kemana ini mbak?'',tanya Sobri.
''Kita mau kerumah sakit,Jou sudah sadar'',ucap Key.
''Bang Jou sadar,alhamdulilah,mbak sudah kasih tau ibu juga'',ucap Sobri.
''Sudah tadi,sekalian pamit dan minta tolong untuk jaga Keke'',ucap Keysha.
''Tim Dokternya?,apa mereka sudah datang?'',tanya Sobri dan Keysha mengangguk.
Beberapa saat mereka sampai di Rumah sakit.
__ADS_1
''Nak'',panggil bu Halimah dan memeluk erat tubuh calon menantu nya.
''Bagaimana keadaannya bu?'',tanya Key.
''Jou harus di operasi nak karena kata dokter ada gimpalan darah diotaknya,namun Jou menolak'',ucap bu Halimah.
''Key mau keruang rawat Jou dulu bu'',ucap Key.
''Iya nak,bujuklah dia'',ucap bu Halimah dan Key mengangguk.
Di dalam Ruangan.
''Assalamualaikum'',ucap Key.
''Waalaikumsalam Key'',ucap Jou dengan ringisan.
Key duduk disebelah Jouhari,''Ada yang sakit?'',tanya Key namun Jou menggeleng.
''Kau tak pandai berbohong Jou'',ucap Key.
Jou tersenyum''Aku tak ingin membuat mu khawatir'',ucap Jou memandang wajah cantik calon istrinya.
''Tapi cara mu menolak operasi ini membuat ku khawatir Jou'',ucap Key.
''Aku hanya tak ingin tak bisa mengingat mu Keysha,biarlah aku merasakan sakit namun tetap bisa bersama mu'',ujar Jou
''Iya,bisa bersamaku hanya beberapa tahun kemudian menjadikan ku janda setelah nya'',ucap Keysha galak.
Jou tersenyum,''Jangan egois Jou,ada Keke dan ibu yang masih butuh dirimu,bila nanti kamu tak mengingat kami,kami akan selalu mengingatkan mu,jadi mau ya'',ucap Keysha membujuk.
Jouhari nampak berpikir,''Aku mau dioperasi asalkan hari ini juga kita menikah,aku tak mau kembali menunggu atau bahkan kehilangan dirimu'',tutur Jouhari.
''Jou'',tegur Key
''Menikah sekarang dengan ku,maka aku akan melakukan operasi setelah itu temani aku seumur hidup ku,''ucap Jouhari.
Keysha menghela nafas
__ADS_1