Jodohku Masa Laluku

Jodohku Masa Laluku
Kembali Masuk Kerja


__ADS_3

Mentari pagi menembus jendela untuk membangunkan dua insan yang masih terlelap di tempat tidurnya.


Pergerakan demi pergerakan Amel lakukan untuk merenggangkan tubuhnya yang sudah terbangun dari mimpi indahnya. Sedangkan Indra yang ada di sampingnya terlihat masih tidur.


Dia pun bangun lalu bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Tidak lama kemudian, dia keluar yang masih mengenakan handuk menuju ke lemari untuk mengambil pakaian.


Tanpa ia sadari, Indra sudah bangun duduk di tepi ranjang dengan wajah bantalnya yang masih menggunakan baju tidurnya. Ia memerhatikan Amel yang sedang sibuk berpakaian.



Saat sedang berbalik menuju ke lemari hiasnya, ia terkejut melihat Indra yang sudah menatapnya tanpa berkedip.


"Kau sudah bangun?" ucap Amel yang sedikit canggung karena ditatap seperti itu oleh suaminya


"Kau mau kemana pagi-pagi sudah rapi?" Tanya Indra yang masih menatap ke arah Amel


"Hari ini aku ingin masuk kerja di Kantor lagi, aku bosan tinggal di rumah sayang" jelas Amel


"Kan di rumah ada Bunda, kau bisa mengajaknya mengobrol kalau kau bosan" ucap Indra, "Masa mau mengobrol sepanjang hari sih?" Ucap Amel yang sudah manyung


"Boleh kan?" Lanjutnya lagi memelas dengan mengedipkan matanya pada Indra, "Kau sedang menggodaku?" Ucap Indra tersenyum dengan tingkah istrinya yang sangat lucu


"Tidak, aku hanya minta persetujuan darimu" ucapnya dengan tersenyum, "Tapi caramu meminta persetujuan dengan mengedipkan mata itu yang menggodaku" ucap Indra kemudian menarik hidung milik Amel dengan gemas.

__ADS_1


"Auww" teriak Amel sambil mengelus-elus hidungnya karena kesakitan, "Jadi bagaimana?" Lanjutnya lagi


"Baiklah, tapi harus dengan syarat" ucap Indra, "apa syaratnya?" Tanya Amel yang sudah memikirkan syarat apa yang akan diberikan Indra.


"Kau boleh masuk kerja, tapi dengan syarat kau harus didampingi oleh bodyguard" jelas Indra yang membuat Amel sedikit melemah mendengar kata terakhir suaminya


"Bodyguard.... Tapi kenapa harus pake bodyguard?" Tanya Amel, "Kau lupa yah soal tadi malam, ini demi kebaikanmu juga" ucap Indra yang akhirnya membuat Amel menerima syarat itu.


"Kau mandi dulu sana?" Ucap Amel. Mendengar ucapa istrinya, Indra pun berjalan menuju ke kamar mandi. Belum sampai di pintu dia berbalik kembali


"Kau duluan saja, aku nanti mau singgah sebentar di Kantor Ayah" ucap Indra lalu membalikan badannya kembali berjalan menuju ke kamar mandi.


Amel pun melanjutkan merias dirinya dengan sedikit make up tipis di wajahnya. Setelah selesai, ia pun segera turun ke bawah dan menemukan Irna


"Oh itu Bun, hari ini aku akan masuk kerja" jawab Amel


"Apa kau bosan tinggal di rumah?" Tanya Irna dan ia menganggukkan kepalanya dengan ragu-ragu


"Aku mengerti nak, aku juga kadang merasakan hal yang sama denganmu. Tapi Ayah tidak pernah mengizinkan Bunda untuk kerja, katanya dia tidak mau lihat Bunda kecapean" jelas Irna, "Kau jangan memaksakan diri di Kantor nanti" lanjutnya lagi


"Jadi Bunda tidak keberatan aku kerja?" Tanya Amel yang samgat senang, "Iya nak" ucap Irna dengan tersenyum


"Kalau begitu, aku berangkat dulu Bunda" pamit Amel lalu mencium tangan Irna. "Baiklah, kau hati-hati dan ingat pesan bunda tadi" ucap Irna dan diangguki oleh Amel.

__ADS_1


Amel kemudian keluar menuju ke mobil. Ternyata sudah ada dua bodyguard yang ditugaskan untuk melindunginya berdiri menunggunya.


"Apa-apaan ini, satu kan juga sudah cukup?" Gerutu Amel dalam hatinya saat melihat dua bodyguard tengah berdiri


"Silahkan nona" ucap salah satu bodyguard itu dengan menunduk pada Amel saat melihatnya keluar dari rumah, sedangkan yang satunya lagi menuntunnya menuju ke mobil, lalu membuka kan pintu mobil untuknya dan menundukkan kepalanya juga sebagai pertanda penghormatan terhadapnya.


Amel yang diperlakukan seperti tuan putri hanya menurut saja, meskipun dalam hatinya ia menggerutu kesal, karena agak risih juga.


****


Sesampainya di Kantor, ia kembali diperlakukan seperti tuan putri. Salah satu bodyguard membukakan pintu untuknya. Semua orang tertegun saat melihatnya keluar dari mobil yang terlihat sangat cantik dengan baju warna coklat dan tas hitam ia slempang.



Dia kemudian berjalan masuk yang dikawal dengan dua bodyguardnya. Semua karyawan menyambut kedatangannya dengan hangat, karena mereka sudah tahu kalau Amel merupakan istri dari bosnya.


Tidak jauh dari sana, ada sepasang mata yang tengah melihat ke arahnya karena sangat takjub melihat kedatangan Amel karena sudah beberapa hari tidak masuk Kantor. Dia Andi, ia sangat senang saat melihat Amel masuk kerja lagi.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2