Jodohku Masa Laluku

Jodohku Masa Laluku
Rekaman CCTV


__ADS_3

Saat kepergian Alya dan Jay, Indra pun mendekat ke arah bundanya yang masih tertidur pulas. Sesekali ia mengusap lembut rambut bundanya.


Rasanya sangat sakit ketika melihat seseorang yang sangat kita sayang terbarik lemah tidak berdaya, begitupun yang dirasakan dengan Indra. Air matanya sudah mulai berkaca-kaca, ia berusaha menahannya supaya tidak terjatuh.


"Ya Allah jika memang ini cobaan untukku, aku akan coba menerimanya dengan lapang dada," lirihnya dalam hati.


"Kamu kenapa, Nak?" tanya Irna dengan suara lembutnya. Indra sampai terkejut mendengar suara bundanya karena ia disangkanya masih tertidur.


"Bunda sudah bangun? Maaf karena mengganggu tidur Bunda," tanya Indra merasa bersalah, "tidak apa-apa, Nak," tutur Irna dengan senyum di wajahnya.


"Sepertinya saat ini kondisi bunda membaik lagi," kata Indra dalam hati, "syukurlah, semoga Bunda selalu membaik seperti ini," ucapnya penuh harap.


****


Drrrttt


Drrrttt


Ponsel Amel berdering di atas nakas, sudah 2 kali ponsel itu berbunyi tapi ia mengabaikannya karena masih kepikiran dengan sikap suaminya yang bersikap kasar terhadapnya.


"Kenapa, Mas kamu tidak mau mendengar penjelasanku? Padahal aku sudah berkata jujur," lirihnya sangat pilu.


Kecewa? Iya, saat ini Amel sangat kecewa dengan Indra karena tidak percaya lagi dengannya.


Drrrttt


Drrrttt

__ADS_1


"Siapa sih yang menelfon?" ucapnya dengan kesal dan meraih ponselnya. Dia melihat nama panggilan sekejap lalu mengkerutlan dahinya setelah melihat namanya, "tumben dia menelfon?"


"Halo ,Mel. Apa aku mengganggu?"


"Eh, tidak kok. Ada apa tumben nelfon?"


"Tidak apa-apa sih, kebetulan aku lagi di Jakarta, rencananya aku mau mengajak kamu keluar kalau kamu ada waktu,"


"Nanti yah aku tanya Indra dulu, semoga saja diizinin,"


"Iya aku tunggu kabarnya yah"


"Baik,"


Panggilan berakhir


****


"Iya ada yang bisa saya bantu?" tanya Jay dengan gaya formalnya, "lebay," ucap Amel risih.


"Saya berubah pikiran untuk pulang, saya ikut sama kamu saja," ucap Alya, Jay pun tersenyum mendengar penuturan darinya.


"Kenapa senyum-senyum? Jangan geer yah, aku mau ikut sama kamu karena aku penasaran kenapa tiba-tiba Indra meminta kamu mencari rekaman CCTV," jelas Alya.


Nyesss


raut wajah Jay seketika berubah merah merona, malu karena sudah kegeeran atau kecewa karena perasaannya bertepuk sebelah tangan.

__ADS_1


Tanpa aba-aba Jay berjalan menuju ke arah parkiran yang diikuti Alya di belakangnya.


Tidak memakan banyak waktu, mereka berdua pun tiba di tempat tujuan mereka yang tidak lain untuk mencari rekaman CCTV.


Mereka sudah mendapatkan izin untuk bertemu dengan pihak yang bertugas, mereka pun menuju ke ruang khusus monitor CCTV dan mencari rekaman untuk hari ini.


Petugas itupun memutar rekaman di jalanan depan rumah sakit. Sungguh, Jay dan Alya terkejut melihat pemandangan yang ada di depan mereka. Mereka berdua betukar pandang dengan pikiran yang sama.


"Saya minta filenya, Pak," ucap Jay dan Petugas itupun menuruti ucapannya.


Mereka berdua kemudian kembali ke rumah sakit untuk bertemu dengan Indra.


"Dasar cowok brengsek," umpat Alya sambil berjalan, ia sangat kesal dengan perlakuan Indra terhadap sahabatnya. Sedangkan Jay yang berjalan di depannya hanya diam mendengarkan Alya.


Sesampainya di depan pintu ruang rawat Irna, Alya dan Jay berhenti sejenak untuk meredam kekesalannya terhadap Indra. Dia tau situasi dan kondisi bukan waktu yang tepat untuk meluapkan kekesalannya mengingat bundanya masih sakit.


Alya membuka pintu dengan pelan diikuti Jay di belakangnya lalu memberikan rekaman itu kepada Indra.


"Puas kamu?" ucap Alya dengan suara pelan agar tidak mengganggu istirahat bundanya.


"Maksud kamu?" tanya Indra dengan penasaran.


#Hayoo siapa kira-kira yang menelfon Amel dan bagaimana reaksi Indra setelah melihat rekaman CCTV itu?


Tetap pantengin novelku yah sahabat readers, jangan bosan untuk baca. Dan maaf jika saya jarang update karena kesibukan didunia nyata.


Ohiya, yang ingin bersilaturahmi dengan saya silahkan follow ig: @nuratika_kadir

__ADS_1


__ADS_2