Jodohku Masa Laluku

Jodohku Masa Laluku
Tidak Biasanya


__ADS_3

Setiap harinya Amel mengisi aktivitasnya dengan jadwal kuliah ditambah dengan tugas dari dosen. Namun yang tidak bisa ia pikir, ada salah satu tugas mata kuliah dia satu kelompok dengan Indra. Dia melamun di dalam ruangan kelasnya


"Bagaimana Aku nanti bekerja sama dengan dia?" tanya Amel membatin, tapi tiba-tiba lamunannya dibuyarkan oleh temannya.


"Dooorrrrr"


"Ehh apa sih Wid," ucap Amel kepada Widya yang sudah datang dengan Alya.


"Kamu kenapa Mel, pagi pagi sudah bengong?" tanya Alya.


"Tidak apa apa," jawab Amel.


Sedangkan diluar sana, semua perempuan pada heboh dengan kedatangan idola mereka. Ada yang sudah merapikan bajunya, menambah make up-nya dan ada juga yang berbisik dengan ketampangan dari keluarga Setiawan itu,. Namun, Indra tidak menggubrisnya, dengan wajah datarnya berjalan menuju ke kelas.


"Tulis kontak kamu!" ucap Indra yang tiba-tiba datang menyodorkan HP nya ke depan Amel, tapi masih dengan wajah dinginnya.


"What?" sontak Amel kaget tidak percaya, " jangan ke geeran, cepat tulis nanti sore asisten aku datang jemput kamu dan Widya datang k rumah untuk kerja tugas," jelas Indra dengan santainya.

__ADS_1


" E ... ehh iya," jawab Amel dengan cepat menulis kontaknya sambil menunduk karena sudah malu gara-gara sempat ke geeran tadi. Setelah Amel menulis kontakknya, Indra langsung pergi begitu saja.


*****


DI KOS ALYA


Jam menunjukkan 15.30 baru saja dia mau merebahkan tubuhnya tiba-tiba ada suara dari hp nya pertanda ada pesan masuk


"Ting"


Asisten saya sudah diperjalanan kesana, share lokasimu" isi pesan dari nomor baru tapi Amel sudah tau siapa yang mengirimkannya pesan.


"Ayo pak," setelah melihat seseorang sudah berdiri di depannya. Dia adalah Jay.


Kemudian Jay masuk ke dalam mobil dan melaju ke rumah Widya untuk menjemputnya.


DIRUMAH KELUARGA SETIAWAN

__ADS_1


Sesampainya di rumah Indra, mata Amel dan Widya tidak pernah berhenti membulat dan mulut mangap karena baru pertama kalinya mereka memasuki rumah keluarga Setiawan yang sangat megah seperti istana.


"Woowww, gila rumahnya bagus banget Mel," ucap Widya berbisik ke Amel.


"Iya, seperti istana. Memangnya sekaya apa sih dia?" tanya Amel kepada Widya. Tidak menjawab pertanyaan Amel dia hanya memukul jidatnya sendiri atas temannya itu karena belum mengetahui siapa itu Indra.


"Silahkan masuk!" ucap Jay setelah berada di depan ruang kerja Indra.


"Makasih pak," ucap Amel dan Widya bersamaan. Lalu Jay pergi begitu saja.


"Ceh, kelakukan boss dan asisten sama saja," ucap Amel dalam hatinya.


Saat mereka masuk ternyata sudah ada Indra yang menunggu di dalam sambil memainkan laptopnya.


"Aku minta kamu datang ke sini bukan untuk melamun," ucap Indra kepada Amel dan Widya yang berdiri di depan pintu karena mereka masih ragu untuk masuk.


Setelah beberapa jam akhirnya tugas mereka sudah selesai. Jam 20.00 mereka sudah pamit untuk pulang karena Amel tidak bisa berlama lama lagi dekat dengan si Singa Es ini.

__ADS_1


Kali ini Jay tidak sendirian untuk mengantar mereka pulang, akan tetapi Indra pun ikut bersama mereka entah ada apa dengan dia, karena tidak biasanya dia seperti ini merelakan waktunya untuk mengantar mereka. Bahkan dia tidak pernah berbuat seperti ini sebelumnya


Jay pun dibuat bingung olehnya. Apalagi ini pertama kalinya tuannya itu mengajak teman perempuannya ke rumah. Setelah bertanya-tanya dengan batinnya sendiri dia pun segera melajukan mobilnya ke rumah Widya terlebih dahulu dengan kecepatan sedang. Saat Widya sudah sampai dirumahnya sekarang tinggal ada mereka bertiga dalam mobil itu tanpa suara kecuali suara kendaraan dan klakson.


__ADS_2