
Kevin memegang pipinya yang di pukul, Kevin melihat ke arah orang yang memukulnya tadi dengan tatapan marah tapi kemudian memalingkan wajahnya dan kembali ke arah Sesil dan berusaha membujuk Sesil kembali tapi usahanya gagal karena Sesil telah di tarik oleh seorang pria yang memukulnya tadi.
" Siapa lo? Berani banget narik dia sembarangan. " Tanya Kevin emosi. " lepaskan tangan lo dari Sesil. " Teriak Kevin.
" Orang kaya lo itu gak usah tau siapa nama gue. " Jawab pria tersebut yang ternyata adalah Radit.
" Ngak usah sok misterius Lo! " Ucap Kevin geram.
Sedangkan Sesil masih terdiam di samping Radit, dengan tangan yang masih di genggam oleh Radit.
" Sepertinya ada peluang tuh buat si Radit." Ucap Rasya.
" Bener banget,Sesil aja ngak nolak genggaman tangan Radit, kalau kita yang gengam pasti dia udah marah kan. " Saut Reskiya iri pada Radit.
" Ngak adil banget tuh... " Ucap Rasya.
" Enak banget tuh Radit, baru datang langsung main peluk aja. " Ucap Rangga kesal.
" Banyak bicara lo lepasin Sesil, memangnya lo siapanya hah? " Tanya Kevin dengan sedikit berteriak.
" Gue tunangannya!! emang kenapa?. " Jawab Radit kemudian memegang bahu Sesil lalu menariknya kedalam pelukannya.
Rangga, Ben, Raka, Farhan, Aldo, Rasya dan Rasya terkaget dengan apa yang barusan mereka dengar termasuk Semua orang yang berada di tempat itu kemudian saling berdiskusi satu sama lain, tidak menyangka kalau Ratu yang selama ini mereka kagumi dan berangan-angan untuk menjadi pasangannya ternyata telah bertunangan dengan seorang pria yang baru saja tiba di kota itu beberapa Minggu yang lalu, ada yang menerima dan ada juga yang tidak terima dengan pengakuan dari Radit.
" Telinga gue ngak bermasalah kan sayang. " Tanya Rasya pada Aldo.
" Ngak sayang gue juga denger gitu. " Jawab Aldo.
" Berani banget nih orang.... " Ucap Rangga geram. sedangkan Ben dan Raka hanya menatap radit dengan tatapan membunuh.
" Pantasan saja saat pertama kali bertemu mereka terasa sudah akrab." Ucap pria S.
" Ya benar, tapi apa tidak terlalu aneh Sesil selalu memberikan tatapan yang dingin pada pria itu. " Saut Pria A.
__ADS_1
" Aku tidak terima, bagaimana bisa pria sampah seperti dia bisa menjadi tunagan Sesilku. " Ucap Pria T.
" Yah mau bagaimana lagi, kita sudah kalah saing sama dia." Ucap Pria D kemudian berlalu pergi.
" Haisss gagal lagi untuk mendapatkan wanita kaya, huhhhh sepertinya aku harus mencari mangsa baru.. hehehe. " Ucap Pria G sambil clingak clinguk mencari wanita incarannya.
" Hahhh, kenapa harus berpatokan pada sesuatu yang ngak pasti, lebih baik makan saja lebih pasti membuat perut kenyang. " Ucap Pria R kemudian meninggalkan kerumunan tersebut.
" Gue ikut ! Bener banget lebih baik makan dari pada ngurusin tentang percintaan yang menyakitkan." Saut Wanita Y.
" Heh apa bagusnya dia, jika di bandingkan dengan gue dari segi manapun tetap gue yang paling cantik dan pintar di kampus ini. " Ucap Wanita Z dengan percaya dirinya.
" Bener banget tuh, masih cantikan lo dari pada rubah betina itu. " Saut Wanita D.
" Bener-bener, lo yang terbaik. " Saut Wanita B.
Sesil yang mendengar itu langsung berusaha untuk melepaskan pelukan Radit, tetapi usahanya gagal karena Radit tambah mengeratkan pelukanya dan memberikan kode agar Sesil dapat bekerja sama, setelah mendapat kode Sesil langsung terdiam pasrah.
" Sudahlah gue akan bekerja sama dengan Lo kali ini hanya buat lepas dari kejaran Kevin. " Ucap Sesil pelan.
" Ngapain Lo senyum-senyum jasa." Tanya Kevin kesal.
" Hehhh terserah,tapi kalau Lo berani macam-macam gue bakalan buat lo ngak bakalan bisa berdiri tegak lagi. " Ancam Sesil.
" Wuisss jangan galak dong.... ntar cantiknya hilang. " Ucap Radit.
" Beraninya gue di kacangin gitu aja. " Batin Kevin kesal.
" Gue gak percaya ucapan lo. " Ucap kevin. " Sesil jawab gue pria sampah itu bukan tunangan kamu kan? " Tanya Kevin memastikan.
" Gue udah tunangan dan gue udah lupain lo, dan gue juga udah gak punya perasaan lagi sama lo." Jawab Sesil.
Walau sudah di bilang seperti itu Kevin tetap kukuh dengan pemikiranya kalau Sesil masih belum bisa melupakannya dan belum bertunangan dengan Radit.
__ADS_1
" Sesil gue gak percaya kalau lo sudah lupain gue, dia pasti hanya pelampiasan aja kan, iya kan Sesil. " Kata kevin meyakinkan sesil.
" Dan juga gue ngak pernah liat lo pakai cincin tanda dari pertunangan kalian. " Ucap Kevin.
" Aku tau pasti kamu hanya mau mengetesku kan Sesil ku sayang. " Batin Kevin.
Sesil melepaskan tangan adit yang melingkar di pinggang nya lalu berjalan mendekati kevin. Kemudian sesil tersenyum kepada kevin, kevin yang melihat senyuman sesil sedikit lega namun rasa bahagia itu luntur seketika saat sesil menampar wajah kevin.
" Tamparan itu untuk lo karena lo sudah merusak pagi gue dan juga supaya lo percaya kalau gue udah gak ada perasaan lagi sama lo. " Ucap sesil.
Sesil berjalan menjauh dari kevin dan menuju kearah dua sehabatnya,tapi seketika langkahnya terhenti ketika mendengar ucapan kevin.
" Oke kalau lo udah gak suka sama gue, gue terima. Tapi gue ngak terima dengan penghinaan ini, gue akan menyebarkan tentang kejadian itu kepada semua orang. " Teriak kevin.
" Sebarin aja lagian gue punya bukti kalau bukan gue yang lakuin. " Ucap sesil.
Sesil kemudian melanjutkan langkahnya dan di ikuti oleh kedua sahabatnya, Radit, Rangga, Raka, Farhan, Ben dan Aldo.
semua mahasiwa/mahasiswi pun ikut bubar dari tempat tersebut yang kini tinggal menyisakan kevin dan dua orang perempuan.
" Lo mau gak kerja sama dengan kita? " Tanya salah satu wanita itu.
" Kerja sama? " Tanya balik kevin. " Apa yang membuat lo ingin kerja sama dengan gue? " Tanya kevin lagi.
" Gue suka dengan cowo' yang mukul lo tadi dan lo suka sama sesil kan, jadi kita saling menguntungkan bukan. " Jawab wanita itu.
" Bener banget, dan gue juga mau menyingkirkan si sesil rubah betina itu, karena ada dia gue gak jadi tunangan dengan orang yang gue suka, kalau lo bisa jadian dengan dia, jadi gue bisa bersama dengan orang yang gue suka. " Ucap wanita yang lain dengan geram.
" Kalau begitu baiklah, tapi kalian tidak boleh menyakiti Sesil. " Kata Kevin.
" Baik, tapi lo juga gak boleh apa-apain Radit, oke. " Kata wanita itu.
Mereka pun saling berjabat tangan dengan di sertai dengan senyum licik.
__ADS_1
" Sesil lo akan jadi milik gue untuk selamanya dan lo gak bisa pergi lagi dari gue. " Batin kevin.
" Radit, gue bakalan lakuin apa aja buat dapetin lo, bahkan jika harus mempertaruhkan nyawa gue seklipun akan gue lakuin buat dapetin lo. " Batin wanita itu.