Kedua Matamu

Kedua Matamu
bab 10 jingga kedua


__ADS_3

setelah semalaman menjaga Ainun, akhirnya Rangga memilih untuk membangunkan repan karena sebentar lagi akan memasuki waktu subuh.


.


.


"pan bangun Luh, udah mau subuh, bangun bangun solat woy." sambil menggoyangkan bahu repan, dan sesekali Rangga meneriakinya di telinga repan.


"WOYY , bangun!"


repan terkaget dan langsung duduk, dan spontan menonjok Rangga, untung saja dia adalah atlit karate, dengan sigap dia menangkis pukulan repan. "gila kali yah lu, pagi-pagi tereak-tereak dikuping orang, gue gak budeg kali." repan mendengus kesal karena sahabatnya itu sambil menutup kedua telinganya. "lagian lu dibangunin susah minta ampun, haha. rasain kan budeg-budeg deh lu." kekeh Rangga tertawa geli. ketika keduanya keluar dari tenda Rangga tak mendapati Ainun ditikar, "sepertinya dia sudah terbangun karena keberisikan kami." gumam Rangga.


"ngeliatin apa sih lu ga?" tanya repan sambil mengucek kedua matanya. "gak". jawab Rangga santai sambil berlalu mengambil wudhu. setelah semuanya solat, Ainun dan Eva membuat sarapan untuk mereka.


"nun, kita nunggu sunrise nya sambil masak aja kali." kata Eva sambil mengeluarkan roti dan selainya. "Iyah yaudah hayuk bawa kedepan". Ainun mengambil beberapa bungkus roti isi dan keluar dari tenda. dilihatnya repan dan om Satria sudah duduk sambil meminum kopi, namun ia tak melihat Rangga.

__ADS_1


"kak repan, sendiri ajah?". tanya inun sambil mendudukan badannya diatas tikar.


"berdua sama om Satria sekarang berempat sama kalian berdua." ucap repan dengan so cute.


"hmm, maksud aku...."


"ngomong aja kak Rangga kemana" potong Eva sambil menyenggol tangan inun dan memasang muka menahan tawa. "ih apaan sih va." seketika muka inun menjadi merah tomat, sambil menundukkan pandangannya.


"itu Rangga katanya masih ngantuk. semalam katanya gak tidur." jawab repan sambil menggeleng dan menggidikkan bahu. "Apa bang Rangga semaleman ngejagain aku, hmm.. jadi ngerasa bersalah. ih bisa-bisa nya sih malah ketiduran diluar." batin Ainun merasa tidak enak hati. seketika mukanya murung dan matanya memerah.


"indah yah, keliatannya kagum banget sama mentari. samapi aku sudah berdiri disipun tak dihiraukan." ucap Rangga yang entah kapan sudah berada di sampingnya, inun terkekeh mendengar pertanyaan Rangga barusan sambil melihat ke arah nya dan mata mereka pun bertemu, Rangga menatap Ainun dalam dan tersenyum begitu manisnya. sontak saja jantungnya berdetak kencang seperti sedang lomba maraton.


"hmmm. aku suka aja." ucap inun singkat dan memalingkan pandangannya kembali pada mentari yang tengah bersinar, namun tak bisa ia pungkiri tubuhnya gemetar dan jantungnya tak henti-hentinya melonjak-lonjak seperti akan keluar saja.


.

__ADS_1


.


.


setelah puas menikmati keindahan alam, om Satria mengajak mereka segera turun gunung, karena semakin siang panasnya semakin pool. akhirnya mereka memutuskan untuk segera turun. ditengah perjalanan menuruni gunung. inun melihat hamparan bunga matahari gunung yang begitu indah dan harum ia tak henti berdecak kagum dan terpesona pada ciptaan Allah itu. "Om apa aku boleh berfoto sebentar." tanya inun dengan penuh semangat. om Satria pun memberi mereka waktu untuk berfoto. inun berfoto Selfi bersama Eva sedangkan Rangga dan repan hanya melihat saja. Rangga mengambil ponselnya lalu memotret salah satu pemandangan yang indah, ketika Ainun sedang menciumi aroma sunflower itu.


.


.


.


setelah turun gunung mereka melajukan mobilnya ke salah satu restoran karena jam makan siang sudah tiba. dan tak lama makanan yang mereka pesan pun datang merekaenyantap makanan sambil berbincang masih seputar pendakian gunung tadi.


"oh ya. kak Rangga sama kak repan abis ini langsung pulangkah?" tanya Eva. repanpun menatap Rangga yang masih fokus pada makanannya. "gue sih terserah Rangga aja, lagian juga gue kesininya kan sama dia." jawab repan sambil melihat kearah Rangga.

__ADS_1


Rangga yg sedari tadi hanya diam kemudian angkat bicara. "kalian sendiri kapan pulangnya, liburan juga masih cukup panjang." tanya Rangga balik. "aku sih disini dulu, baru nanti balik lagi ke apartemen kalo udah mau masuk. kalo inun katanya abis anterin aku pulang dia juga langsung pulang." jawab Eva cepat.


__ADS_2