
Sampai di kamar mereka bergegas membersihkan diri bergantian. Ainun sudah selesai lebih dulu ia memakai piyama tidurnya dan mengambilkan piyama untuk Rangga.
Rangga keluar dari kamar mandi melihat Ainun sudah rapih dengan mukena dan sajahnya. Dia sudah duduk dibelakang sajadah imam karena masuk waktu sholat isya.
Setelah berpakaian dengan Koko dan sarungnya ranggapun langsung mengimami shalat berjamaah.
Setelah salam terakhir mereka berdua berdoa.
Doa Rangga
"Ya Allah, engkaulah maha mengetahui dan engkaulah maha mendengar. Semoga mama serta Kaka hamba diampuni segala dosanya. Ya Allah jadikanlah keluarga hamba keluarga yang berdiri dengan iman dan ketakwaan. Ya Allah jadikan hamba suami yang bisa menuntun istri hamba menuju Ridha-Mu. Ya Allah berilah kami kepercayaan seorang anak yg engkau jadikan Rizki bagi kami. Jadikan kami orang tua yang mampu membimbing anak-anak kami kelak dengan ajaran agama-Mu dan menjadikan mereka putra putri Sholeh dan Sholehah. Amiiin."
__ADS_1
Doa Ainun.
"Ya Allah yang maha pengampun dan maha penyayang. Jauhkanlah kami dari kemurkaan dan kedzaliman. Ya Allah semoga kau jadikan rumah tangga kami sebagaimana rumah tangga Rasulullah, dan sebagaimana rumahtangga nabi Ibrahim. Ya Allah semoga kami cepat mendapatkan seorang anak, dan semoga kami selalu dalam lindungan-Mu. Amiiin"
Lalu Rangga berbalik Ainun langsung mencium tangan Rangga dan Rangga mengecup kening nya.
Setelah selesai Ainun merapihkan alat sholat nya, dan Rangga mengganti Koko dan sarung dengan piyama tidur yang Ainun ambilkan. Ainun sudah berbaring ditempat tidur dan menaikan selimut sampai ke pinggang. Rangga yg melihat itu pun langsung mendekat ke tepi kasur.
"Sayang,, udah tidur?." Tanya Rangga sambil merangkak naik ke tempat tidur.
Rangga masuk kedalam selimut dan mengelus pipi Ainun lembut. "Sayang capek gak?." Tanya Rangga, manik mata mereka bertemu dan saling beradu.
__ADS_1
karena seharian mereka berjalan-jalan dan bertegang ria menonton film horor Rangga takut Ainun kecapean. Ainun hanya menggelengkan kepala nya dan tersenyum.
"makasih yah, udah mau hadir dalam hidup Abang. ngasih kebahagian dan penyemangat Abang, jadi tujuan hidup Abang buat selalu jadi lelaki baik. jadi imam yang bisa bawa rumah tangga kita sampai ke janah-Nya. maafin Abang juga yah yang udah pergi beberapa tahun dan gak pernah nemuin kamu. tapi terimakasih kamu selau jaga hatimu, Abang aja sampe gak tahu kalo kamu cinta sama Abang." ucap Rangga panjang lebar sambil terus mengelus lembut kepala Ainun sambil tersenyum hangat dan menatap kedua mata Ainun lembut.
"Ade juga bahagia bisa menjalin bahtera rumah tangga sama Abang, apapun yang terjadi dalam rumah tangga kita. Ade harap kita bisa melaluinya bersama. entah kerikil kecil, jalanan yang terjal atau badai besar sekalipun. Ade harap kita tetap hadapi bersama yah bang." Jawab Ainun sambil membalas tatapan mata Rangga dengan teduhnya.
"Iyah kita akan menghadapi bersama-sama." ucap Rangga, lalu mendaratkan kecupannya di kening, kedua mata, hidung, kedua pipi Ainun dan berlabuh dibibir mungil Ainun.
Rangga tidak mau melewatkan kesempatan, ia memulai untuk merengkuh nikmatnya syurga dunia itu.
.
__ADS_1
.
Author gak ngintip keburu di panggil emak suruh pulang jadi gak tau deh mereka begimanaan. Jangan lupa Like, commen sama tinggalkan jejak nya kasih author Tip nya yah readers.π semoga suka. dan jangan lupa like like likeππ