
Setelah solat Rangga berdoa, tentunya untuk segala kebaikan rumah tangga dan keluarga tentunya. Rangga melihat Ainun meringkuk diatas tempat tidur lalu dia beranjak dan duduk ditepi ranjang. "Ade masih sakit kita ke RS dulu aja kalo gitu." Ucap Rangga sambil menggenggam tangan Ainun. "Tangan Ade dingin banget, astagfirullah." Ucap Rangga semakin khawatir. "Gak usah bang, gak papa emang ini cuma nyeri Dateng bulan aja kok, besok juga sembuh lagi." Jawab Ainun meyakinkan. Rangga juga adalah seorang dokter tentu dia tau beberapa fakta tentang wanita datang bulan. "Yaudah Abang minta bawain minuman jahe hangat yah, sekalian sarapan ." Ucap Rangga lalu menelpon pihak hotel untuk membawakan jahe hangat dan sarapan mereka.
"Apa masih kerasa keram perut nya?." Ucap Rangga sambil mengelus-elus perut Ainun yang disingkap bajunya. berharap rasa sakitnya akan berkurang. "Iyah udah gak papa ko." Ucap Ainun mengelus pucuk kepala suaminya. Lalu Rangga menciumi perut Ainun. "Geli Abang ih.hehe." ucap Ainun sambil menurunkan bajunya, namun usahanya gagal Rangga lagi-lagi menyingkap baju Ainun. Tak lama bel kamar mereka berbunyi Rangga langsung menurunkan baju Ainun dan berjalan membukakan pintu.
"Ini pak pesennya, dan ini sarapannya." Ucap pelayan hotel. "Iyah terimakasih." Ucap Rangga dan mengambil alih nampan yang berisi sarapan mereka.
"De, diminum coba air jahenya biar perutnya anget dan sakitnya berkurang." Menyodorkan gelas jahe hangat dan disambut oleh Ainun. "Makasih yah Abang." Ucap Ainun dan Rangga langsung memajukan bibirnya namun Ainun sudah lebih dulu mendaratkan bibirnya pada gelas jahe hangat. Gelak tawa Ainun pun terdengar melihat tingkah suaminya itu. "Kok gak di kasih kiss makasih." Ucap Rangga air mukanya kesal.
Cup
__ADS_1
Cup
Cup.
Tiga kecupan mendarat di pipi dan bibir Rangga. "Itu untuk morning kiss, terimakasih dan terimakasih." Ucap Ainun sambil mengelus pipi suaminya. "Terimakasih juga." Rangga pun membanjiri kecupan diwajah Ainun. "Yaudah sarapan dulu, Kitakan mau pulang bentar lagi." Ucap Ainun sambil melirik arlojinya.
***
Mereka sudah sampai dirumah, karena ini hari wekeend mereka memutuskan untuk tinggal dirumah saja.
__ADS_1
"Abang capek yah?." tanya Ainun yang melihat Rangga rebahan lagi dikamar nya.
"gak kok, Udah sini baju kamu udah ada dilemari nanti itu diberesin sama bibi aja." ucap Rangga menepuk tempat disebelahnya.
"Makasih mas." ucap Ainun sambil merangkak naik ketempat tidur.
Ainun memiringkan kepalanya dibahu Rangga lalu keningnya dibanjiri kecupan hangat oleh Rangga.
"Aku mencintaimu." ucap Ainun dan mengecup bibir Rangga, membuat Rangga terpancing dan ciuman dalam terjadi.
__ADS_1