
"Kita mau makan dimana?." tanya Ainun
"Dimana saja adek mau Abang ikut." sambil membukakan pintu mobilnya untuk Ainun.
***
"kita ke Mall X aja, sekalian aku mau beli buku." tutur Ainun.
"asiyap." ucap Rangga sambil mengacungkan jempol nya
"oh ya, Abang sebelumnya udah tau kalo kita dijodohin?." tanya Ainun ragu.
"udah." jawab Rangga biasa
"terus kenapa Abang selalu bersikap kayak ice? terus acuh tak acuh." tanya Ainun sambil meruncingkan bibirnya
"kan Abang gak mau gangguin fokus belajar kamu, lagi pula Abang tiap hari jagain kamu kok." jawab Rangga santai.
"maksudnya jagain?."
"yah Abang selalu ngejagain kamu dikampus semampu Abang, cuma pas kamu cidera dan dianter pulang sama siapa tuh temen lelaki kamu.??" "Hasbi maksudnya?." timpal Ainun
"Iyah si Habsi itu, Abang mau nolongin tapi masa kenal juga gak malah nolongin kan berkesan aneh, jadi Abang cuma ikutin kamu dianter sampe pulang." tegas Rangga sambil terus fokus menyetir.
__ADS_1
"tapikan gak papa, bisa jadi itulah pandangan pertama kita." ucap Ainun
"itu kamu baru semester dua, masih lama buat dihalalin, kan kalo sekarang enak nunggu bentar langsung lamar. 😂😁." timpal Rangga
"iww gombal ." kata Ainun sambil mencubit lengan Rangga. "A..aduh sakit de, Gombal juga sama calon istri. nanti kalo udah jadi istri nanti lebih dari Gombal." Rangga menyeringai lebar.
"ish, apaan sih." seketika pipi Ainun merah merona
***
mereka sudah sampai di salah satu mal, Rangga keluar dari mobil dan segera membuka pintu mobil nya.
"gak usah repot-repot kali bang, aku juga bisa sendiri." kata Ainun lalu keluar dari mobil. "makasih." lanjutnya
"yaudah kita makan dulu aja, baru kita nyari buku." ucap Ainun
mereka memesan makanan dan minuman , selang 10 menit makan datang dan ditata rapih diatas meja.
"yaudah cepetan makan Abang liat kamu bener-bener kurusan, lihat tulang pipimu semakin terlihat." ucap Rangga sambil menunjuk pipi Ainun
"Iyah, aku makan biar gak dibilang kurus terus." jawab Ainun dengan langsung melahap makanan yang dipesan nya
***
__ADS_1
"abis dari toko buku kita nonton yuk, kitakan belom pernah nonton." ajak Rangga
"entah kenapa setiap kali aku Deket sama dia suasana yang panas menjadi sejuk." batin inun. "boleh, kayaknya aku punya rekomendasi film deh." kata Ainun sambil menatap Rangga.
"entahlah perasaan ku selalu meleleh ketika bersamanya, suasana pun selalu mencair jika didekatnya." batin Rangga.
"yaudah yuk kita nyari buku dulu." ajak Rangga
Ainun tengah memilih beberapa buku untuk Persiapan skripsinya. Rangga yang ikut membantu memilih buku pun terlihat sibuk.
"ainun." panggil seorang lelaki, ainunpun menoleh ke arah sumber suara.
"ya, eh Hasbi. Lo lagi ngapain?" tanya inun ragu
"ya gue nyari buku lah, kebetulan banget ketemu." jawab Hasbi. "Lo kesini sama siapa." lanjut Hasbi.
"sama gue." timpal Rangga sambil menarik tangan Ainun.
"dia kan cowok brengsek waktu itu." batin Hasbi bergejolak.
"oh sama Lo. yaudah gue cabut udah selesai juga." ucap Hasbi lalu membayar bukunya dan pergi dari sana.
"oh, Iyah." ucap Ainun kaku. Rangga hanya menatap serius kearah Hasbi. "abang harap kamu hati-hati sama dia." "Abang kenal sama Hasbi." tanya Ainun.
__ADS_1
"Abang gak kenal, cuma tahu aja " jawab Rangga ketus.