
Selesai acara ijab Kabul yang diselenggarakan dikediaman Ainun, kini acara resepsi yang akan digelar di sebuah hotel XX.
"Istriku cantik sekalii." ucap Rangga sambil membelai pipi Ainun yang sudah di makeup oleh MUA terkenal. "Ade juga pangling sama muka Ade sendiri. apalagi nih bulu mata berasa berat banget jadi pengen tidur aja." ucap Ainun sambil menunjuk beberapa bagian wajahnya. "Haha, udah ngajakin tidur aja." ucap Rangga sambil memegang dagu Ainun. "Ih apaan kali." sarkas Ainun sambil menepis tangan Rangga dan menyembunyikan wajah merah meronanya karena malu.
***
Tak lama kemudian Eva dan Revan masuk membuat Ainun semakin malu dibuatnya.
__ADS_1
"lipstiknya luntur lagi tuh nun, emang babang yang satu ini udah gak tahan." ejek repan sambil menepuk pundak Rangga meskipun mereka tak melihat adegan ciuman panas itu karena wajah Ainun terhalang punggung Rangga. Ainun yang mendengar pintu terbuka langsung melepaskan diri. "Kak Revan sih ngajakin kesini aja tuh kan ngeganggu." ucap Eva sambil menyikut lengan Revan.
"kan kita mau ngasih tau kalo mereka lima menit lagi suruh ke pelaminan." ucap Revan mengingatkan Eva. "Oh Iyah aku jadi lupa gara-gara tadituh." ucap Eva sambil menepuk jidatnya dan nyengir kuda.
"Lah Iyah, terus gimana lipstik akuu ini." ucap Ainun panik. "Tar gue bantu pakein lipstik." ucap Eva sambil mencari lipstik milik MUA yang sudah dikemasi. "nah ketemu nih." ucap Eva sambil mengangkat lipstiknya dan langsung mengukirnya di bibir Ainun.
"Yaudah ayok kita keluar, tamu pasti udah pada Dateng." ucap Revan. Eva membantu Ainun karena gaunnya memiliki ekor. Rangga menggandeng tangan Ainun kepelaminan sudah banyak teman-teman kampusnya yang datang, dan banyak tamu yang belum mereka kenal mungkin dari kolega kerja ayah dan abi.
__ADS_1
**
Revan dan Eva tengah menikmati makanan yang tersedia. "oh Iyah lo ditempatkan dirumah sakit mana untuk koas nanti?" tanya Revan memecah keheningan. "Gue sama Ainun ditempat in di RS nya kak Rangga." jawab Eva. "oh gue juga udah netep disitu bantu-bantu Rangga." ucap Revan lalu meminum minumannya lalu keheningan pun tercipta kembali.
Sedangkan untuk pengantin baru dipelaminan mereka tengah sibuk menyalimi para tamu yang hadir yang sebagian besar mereka tidak kenal.
"Aduh kaki aku pegel bangeeet." bisik Ainun . "yaudah Ade duduk aja dulu, mumpung gak ada tamu yang naik." ucap Rangga sambil membantu Ainun duduk. "Yaudah sini aku buka dulu hills kamu." lanjut Rangga lalu membuka hills dan memijit lembut kaki Ainun. "Makasih Bang." ucap Ainun sambil memegang bahu Rangga "Iyah sayang. haha." ucap Rangga sambil menjawil hidung Ainun. "Pertama kali dipanggil sayang, tapi Ade suka." ucap Ainun.
__ADS_1
Malam semakin larut akhirnya karena keheningan tercipta antara Revan dan Eva merekapun memutuskan untuk memberi selamat kepada sejoli yang baru saja sah.
"Kak Revan mendingan kita kasih selamat aja sama inun sama kak Rangga." ucap Eva sambil berdiri kemudian berjalan menuju pelaminan dan disusul oleh Revan.