Kedua Matamu

Kedua Matamu
-


__ADS_3

Sudah pukul 12 malam. Sip pun di ganti dengan sip 4 dan Ainun berjalan menyusuri lorong rumah sakit dan merogoh hp nya yang sedari tadi tidak ia mainkan. Banyak panggilan tak terjawab dari umi nya, dan beberapa pesan.


📩 Huh umi berkunjung, tapi kalian tidak ada di rumah, besok jangan lupa acara tahunan mama mertuamu.


Umi sudah menelpon Rangga, kamu hanya perlu mengingatkan kembali.


✉️Maaf mi, Ainun sama Abang lagi d RS ini udah mau pulang. Iyah besok kita libur kok.


Ketika sedang asik memainkan ponselnya ada yang m manggil.


"Nona."


"Nona tunggu."


Ainun menengok ke arah sumber suara dan menunjuk dirinya, sambil celingukan mencari orang lain.


"Iya anda, siapa lagi." Ucap lelaki itu sambil berjalan mendekat Ainun.


"Iya ada apa dokter?." Tanya Ainun setelah lelaki itu ada di hadapannya.


"Kenalkan nama saya Akbar arzaki." Ucapnya.


(oh ini dr.azka. yah lumayan ganteng sih. tapi ttp babang tamvan aku tidak sadar duanya, hehe. racu Ainun dalam hati sambil cekikikan gitu.)

__ADS_1


"Saya Ainun." Balas Ainun.


_"tunggu Ainun itu bukkannya nama istri si dekil (Rangga) akh gak ada kesempatan dong."_ batin Akbar


"Kenapa bengong dr. Akbar?." Tanya Ainun.


"Eh, gk.. kamu berarti istri adik sepupuku yah." Tanya nya.


"Iyah dok." Ucap Ainun sambil tersenyum.


_akhh gila tatapan sama senyumnya.. aduh inget-inget istri adik Lo masa mau di embat juga_ batin akbar.


"Yaudah aku duluan, daaah." Ucap Akbar dan langsung berlari menjauh.


"Aih kenapa sih." Gumam Ainun.


#akbar yang tengah berdiri dibalik tembok tak jauh dari Ainun. dia melihat Ainun berjalan menjauh dan sampai punggungnya tak terlihat dilorong RS.


"hampir aja gue bilang ciri-ciri bininya si Rangga. kalo sampe tadi gue ngomong. kayaknya bakalan tinggal nama gue." ucap Akbar mengelus dadanya yang berdebar-debar sambil cekikikan.


"astagfirullah, bisa-bisa gue stres gini. ketawa sendiri di lorong RS." ucapnya lagi lalu berjalan keluar rumah sakit menuju parkiran, karena sip nya sudah selesai.


"Bang, Ade tadi udah ketemu sama Dr. Akbar." Ucap Ainun setelah mereka berbaring ditempat tidur.

__ADS_1


Rangga yang sudah memejamkan matanya langsung melotot ke arah Ainun.


"Terus menurut Ade gimana?." Tanya Rangga.


"Ah apanya yang gimana bang." Goda Ainun sambil menaik turunkan alisnya.


"Haissh, sudah tidur tidur sudah malam." Ketus Rangga lalu memejamkan matanya kembali.


Ainun hanya cekikikan, lalu membuka suara kembali.


"Iyah Dr. Akbar tamvan, ramah juga." Ucap Ainun sambil terus memandangi wajah Rangga yang tengah memejamkan matanya.


"Jadi Abang gak tamvan gitu." Ketus Rangga yang masih memejamkan matanya.


"Dr. Akbar tamvan, Dan...."


Ucapan Ainun menggantung sambil melihat Rangga, Rangga langsung memiringkan badannya ke arah Ainun dengan mata terpejam.


"Dan...."


"Gak ada yang paling Tamvan dan tersegalanya di antara para lelaki hanya babang tamvannya Ainun ini." Kekeh Ainun sambil memeluk erat tubuh Rangga.


Rangga hanya tersenyum meskipun matanya terpejam dan membalas pelukan Ainun dan semakin mengeratkannya.

__ADS_1


***cinta mah gitu, pacar/suaminya jelek aja dibilang tamvan. akh jadi inget pas muji Mantan pas udah putus keliatannya B aja😂 bener gak ? bener dong😁


jangan lupa like komen dan bagi tip nya yah. tinggalkan jejaknya🤸***


__ADS_2