Kedua Matamu

Kedua Matamu
bab 45 kebiasaan baru


__ADS_3

Seperti hari-hari sebelumnya setelah menikah, setiap pagi Ainun menyiapkan pakaian kantor suaminya.


"Bang aku bikin sarapan dulu yah." Ucap Ainun yang baru selesai memakai baju setelah mandi, Rangga yang baru keluar dari kamar mandi pun mengambil baju yang sudah Ainun siapkan.


"Iyah, hari ini Abang juga pengen dibawain makan siang ke RS." Ucapnya.


"Iyah nanti Ade bawain, Ade juga pengen ketemu sama Eva kangen udah seminggu gak ke RS." Jawab Ainun lalu berlalu pergi sambil tersenyum.


**


Mereka sedang menikmati sarapannya seperti biasa ada Senda gurau dan lelucon dari Rangga. Yang menurut Ainun itu sangat menyenangkan hati.


"Nanti ke RS menu makan siangnya yang spesial yah." Ucap Rangga setelah menyelesaikan makannya.


"Mau dibikinin menu apa terusnya?" Tanya Ainun.


"Yang jelas pake cinta." Kekeh Rangga.


"Huh, Iyah nanti pake Cinta gak usah pake garam." Kekeh Ainun disusul tawa kecil.


"Mana enak de, masak gak pake garam.!!" Balas Rangga.


"Tadi mau nya pake cinta. Hahaha" ledek Ainun.

__ADS_1


"Iyah deh kalah kalo debat sama istriku ini." Ucap Rangga sambil mengelus pucuk kepala Ainun, dan disusul kecupan hangat.


"Abang berangkat yah." Lanjutnya dan Ainun menyalami suaminya dan mencium punggung tangannya.


"Assalamualaikum." Sambil berlalu.


"Wa alaikumusalam." Jawab Ainun sambil melambaikan tangan


**


Setelah sarapan Ainun kehalaman rumah yang ada banyak tanaman bunga dari macam-macam mawar, melati, bunga matahari dan lainnya.


"Siram dulu ah." Gumamnya dan mulai menyirami setiap tanaman yang ada disana.


Setelah selesai seperti biasa Ainun duduk di kursi taman dan membaca novel atau sekedar mengikuti perkembangan RS milik suaminya dari ponsel.


Tak lama bi Ela menghampiri nona mudanya.


"Non, mau dibuatkan minum atau camilan?." Tanya nya.


"Gak usah bi, nanti inun ambil sendiri." Jawabnya.


"Baik nona kalau begitu." Ucap BI Ela undur diri.

__ADS_1


"Iyah, terimakasih yah." Ucap Ainun dengan senyum hangatnya.


**


Setelah menonton film, Ainun menyiapkan makan siang untuk Rangga dengan tebaran senyum yang terus mengembang dan bumbu cinta yang diminta Rangga.


"Akhirnya bisa ketemu Eva." Gumamnya.


Bi Ela tidak membantu Ainun karena permintaan dari nona nya itu, katanya dia ingin menyajikan makanan hasil tangannya tanpa ada campur tangan orang lain. Bi Ela tersenyum bahagia melihat nona mudanya itu memasak dengan penuh kasih sayang dan ketulusan.


"Den Rangga akhirnya bisa hidup bahagia dan memiliki istri yang sangat Solehah." Gumamnya sambil menyapu lantai.


Bi Ela memang sudah tinggal sekitar 30 tahun bersama keluarga Rangga. Bi Ela adalah salah satu baby sitter Rangga jadi tidak heran dia sangat menyayangi Rangga seperti putranya sendiri. Bi Ela dan pak Samsul (sopir Rangga) adalah pasangan suami istri, mereka juga memiliki seorang putra yang juga bekerja untuk keluarga Lesmana.


sudah lama mereka mengabdi kepada majikannya, mereka sudah dianggap keluarga sendiri oleh tuannya.


Ainun dengan cepat menyelesaikan kegiatan memasaknya, dia menata makanan pada rantang dan menyimpannya di meja makan. lalu dia akan bersiap untuk pergi ke rumah sakit milik keluarga suaminya. ada rasa bahagia bisa jadi bagian dari keluarga yang sangat hangat itu.


.


.


.

__ADS_1


Maaf author gak pernah update lagi, karena sedang masa sulit.


Maaf juga kalo ceritanya belum sempurna. Mohon kritik dan sarannya yah reader.


__ADS_2