Kehidupan Aneh Yang Kujalani

Kehidupan Aneh Yang Kujalani
Kemungkinan


__ADS_3

Zen yang mendengar perkataan Guild Master yang berbicara tentang Kerajaan Heilight, hanya menyipitkan matanya karena menurut Zen ada urusan apa kerajaan Heilight dengannya setelah dirinya sudah dibuang oleh mereka.


“Ada urusan apa memangnya Kerajaan Heilight denganku?” tanya Zen kemudian.


“Tentu saja ada. Apakah kamu lupa kamu mempunyai elemen cahaya.” Balas Sang Guild Master kepada Zen.


Mendengar itu, Zen sedikit mengerti maksud perkataan sang Guild Master itu, karena selama ini yang paling dia risaukan adalah keikutcampuran Kerajaan Heilight dalam kehidupan dirinya kedepannya, karena cepat atau lambat mereka mengetahui Zen bisa menggunakan elemen cahayanya.


“Lalu, apakah kamu bisa menahan sebuah kerajaan besar yang ingin mengambil seorang yang harusnya berada di kerajaan mereka?” tanya Zen.


Menurut Zen, kerajaan Heilight pasti akan mengirim beberapa orang untuk menjemputnya, karena pasti kabar tentang dirinya bisa menggunakan elemen cahaya sudah  tersebar luas dan sampai kerajaan tempatnya berasal.


Inilah salah satu ketakutan Zen, karena kerajaan Heilight pasti akan memaksanya kembali, karena dia sudah membangkitkan elemen cahayanya. Namun anehnya, pergerakan kerajaan Heilight saat ini seakan pasif dengan kabar yang beredar tentang dirinya.


“Aku tidak bisa melakukannya, tetapi aku tahu siapa yang bisa melindungi dirimu” kata Guild Master itu kembali.


“Siapa? Raja kerajaan besar lainnya?” tanya Zen kemudian.


“Bukan, tetapi guruku sang Kepala Guild Master seluruh benua Mevla ini” balas sang Guild Master.


Mendengar itu, Zen tentu saja mulai tertarik dengan apa yang dikatakan oleh sang Guild Master kota ini kepadanya. Memang selain 4 kerajaan besar yang menjadi kekuatan besar di benua ini, terdapat juga tiga kelompok besar yang sangat dihormati.


Pertama yang pasti merupakan Guild Petualang, yang merupakan organisasi yang paling besar di seluruh Mevla. Lalu ada Guild Perdagangan yang selalu menjual inovasi – inovasi mereka keseluruh benua ini.


Dan terakhir merupakan Guild Alchemist, yang merupakan Guild yang menyuplai berbagai potion dan obat - obatan keseluruh Kerajaan. Ketiga organisasi itu sangatlah besar, sehingga beberapa Kerajaan termasuk kerajaan besar, tidak berani menyinggung mereka secara langsung.


“Ho... tetapi alasan apa yang membuat dia ingin melindungiku?” tanya Zen, yang kembali duduk disebelah sang Guild Master.


“Aku... apakah kamu lupa bahwa aku muridnya.” balas pria itu kembali sambil menunjuk dirinya sendiri.

__ADS_1


“Aku tahu... tetapi apakah paman yakin gurumu akan menerima permintaanmu itu?” tanya Zen kemudian.


“Tenanglah, walaupun dia sangat menyeramkan, tetapi aku bisa meyakinkannya.” Kata pria itu kembali yang merasa sangat percaya diri dengan perkataannya itu.


Mendengar perkataan pria itu, membuat Zen semakin curiga dengan perkataannya. Dia yakin, orang didepannya mempunyai sebuah skema untuknya, tetapi Zen merasa permasalahan kerajaan Heilight harus diselesaikan terlebih dahulu dan mulai mendengarkan dirinya saat ini.


“Apa menurutmu aku akan memanfaatkan dirimu?” kata Guild Master itu setelah melihat raut wajah dari Zen.


Tentu saja dia paham, mengapa Zen sangat mencurigai seseorang yang tiba – tiba saja sangat baik kepadanya, dan menawarkan berbagai pertolongan untuknya secara langsung padahal mereka baru saja bertemu.


“Ya... tidak ada makan siang yang gratis bukan?” kata Zen


“Ya kamu benar. Tetapi aku memberikan makan anjing liar, bukan anjing rumahan” kata pria itu kembali.


Mendengar perkataan pria didepannya, Zen akhirnya paham mengapa pihak Guild Petualang ingin sekali membantunya.


Guild Master sangat paham dengan sifat dari Zen yang seperti seekor anjing liar. Mereka tidak suka dikekang seperti anjing rumahan yang nyaman dengan keadaannya, namun para anjing liar akan bertahan hidup dengan kemampuan mereka sendiri.


“Anjing liar ya.... perumpamaan yang bagus. Lalu apa yang harus aku lakukan?” tanya Zen yang sudah paham dengan perkataan yang dilontarkan oleh pria yang dia panggil paman tersebut.


“Tidak ada” balas sang Guild Master kemudian.


“Hahh.. Tidak ada?” kata Zen yang mencoba mengkonfirmasi sekali lagi perkataan dari pria yang berada disebelahnya itu.


“Ya. Dari informasi yang kudapat, Kerajaan Heilight saat ini sedang terjadi keributan internal didalam kerajaan mereka karena dirimu” kata Guild Master itu.


Situasi yang dialami oleh kerajaan Heilight saat ini merupakan perbedaan pendapat dari berbagai pihak yang tidak menginginkan kembalinya Zen kedalam kerajaan mereka. Terutama dari faksi selir yang dimana putra mereka menjadi suksesi tahta kerajaan Heilight.


Kembalinya Zen membuat suksesi Zen akan menjadi yang kedua, dimana dia dipastikan akan menjadi seorang Raja Heilight selanjutnya, karena suksesi pertama kerajaan itu yaitu Putri Ivana secara terang – terangan menolak menjadi pewaris Kerajaan Heilight.

__ADS_1


Walaupun suksesi ketiganya merupakan adik kandung Zen yaitu putri Valana, tetapi faksi selir yang mendukung pangeran Isaac Heilight sepenuhnya mengendalikan Putri Valana, karena putri itu selalu mendengarkan perkataan mereka, dan seakan tidak tertarik dengan keadaan kerajaan Heilight.


“Hahh... mengapa di dunia ini dipenuhi dengan orang – orang yang haus kekuasaan” kata Zen yang akhirnya mendengar semua informasi yang terjadi di kerajaan Heilight.


“Ya... hal ini diperburuk karena sifat Kakak pertamamu yang sangat keras kepala. Dan membuat keadaan di sana semakin memanas” kata Sang Guild Master.


Zen tidak mengetahui dengan pasti sifat Kakak kandungnya yang berada di dunia ini, tetapi dari cerita yang dia dengar dari Kakeknya, Ivana sangat menyayangi dirinya dan melindungi dirinya dari apapun.


“Hm... tetapi dipastikan mereka akan menemuiku bukan?” tanya Zen kemudian.


“Ya.. maka dari itu cepatlah kuat, dan serahkan perlindunganmu kepada Guild Petualang” kata Guild Master itu dengan tulus kepada Zen.


Memang tidak ada maksud apapun yang membuat Guild Petualang mendukung Zen, kecuali memang saat ini penyerangan pihak Demon dari benua Karshi semakin intens. Yang salah satunya adalah pengikut Jia Shin yang terpengaruh oleh para Demon.


Pihak Demon sangatlah kuat, tetapi mereka tidak berani menyerang secara langsung karena masih ada Kerajaan Heiligth. Tetapi hal itu tidak menyurutkan sifat tamak mereka yang ingin menginvasi benua ini.


Mereka memulai kekacauan di benua Mevla ini secara perlahan. Beberapa gerakan mereka berhasil dibaca oleh pihak Guild Petualang, namun saat mereka meminta bantuan pihak kerajaan Heilight, mereka mengatakan tidak ingin ikut campur dengan masalah yang sepele.


Ya, begitulah Kerajaan Heilight, kerajaan yang besar namun dengan kesombongan dari para penduduknya bahkan pihak petinggi kerajaannya sangatlah arogan. Kecuali salah satu pangeran mereka, yaitu pangeran tanpa cahaya.


Zen di kehidupan sebelumnya, sangat ramah kepada siapapun berbeda dengan anggota kerajaan yang lain termasuk saudara kandungnya sangat berbeda sifatnya dengan mereka. Walaupun Kakaknya Ivana sangat baik kepadanya, tetapi sifatnya tetaplah arogan kepada siapapun.


“Baiklah, setidaknya aku harus berperingkat C untuk langsung pergi menuju ibukota dan memasuki Great Dungeon” kata Zen yang mengutarakan rencananya untuk menjadi kuat.


“Apakah kamu ingin aku buatkan surat rekomendasi untukmu?” tanya Guild Master yang melihat bahwa Zen memang membutuhkan tempat dimana dirinya akan menjadi kuat dengan cepat.


“Benarkah? Tetapi aku masih mempunyai sebuah permintaan eklusif saat ini” kata Zen.


“Aku bisa mengaturnya untukmu, lagipula membuatmu kuat merupakan salah satu tujuan kami” kata pria itu kembali.

__ADS_1


Memang, tujuan Guild Petualang merupakan untuk menjadi perlindungan utama dari benua ini dari serangan para demon, itulah misi utama mereka dan mereka memerlukan sekutu yang sangat kuat, yaitu para kerajaan dan para petualang mereka, termasuk Zen yang merupakan musuh alami dari para monster tersebut.


“Baiklah, buatkan satu untukku”


__ADS_2