Kehidupan Aneh Yang Kujalani

Kehidupan Aneh Yang Kujalani
Boss Lantai


__ADS_3

Setelah mematikan sambungan alat komunikasinya, Zen yang masih beristirahat saat ini mulai memandangi area sekeliling tempatnya berada. Dengan senyum yang terukir diwajahnya, Zen saat ini cukup senang mendengar kabar yang baru saja dia dengar tadi.


“Kakak tampaknya sedang senang.” ucap Tina yang duduk disebelah Zen dan sedang memakan sebuah puding.


“Ya... aku baru saja mendengar kabar yang bagus tadi” Ucap Zen.


Memang saat ini Zen berada dilantai 9 dari Great Dungeon yang dimasukinya. Hari ini juga, dirinya sudah menyelesaikan misi yang dibutuhkan untuk naik kelantai selanjutnya sehingga dirinya saat ini sedang bersantai bersama Tina.


“Benarkah? Apakah ini tentang kembalinya Kakak menuju Ibukota?” balas Tina kemudian.


Tina dan Zen semakin dekat, dan mereka secara resmi sudah saling terikat kontrak satu sama lainnya. Memang Dalam sistem party hanya petarung yang dimasukan kedalam kelompok party, dan para porter hanya akan menjadi seorang pendukung dari party tersebut.


Dan Tina saat ini sudah resmi menjadi pendukung dari Zen untuk memasuki Great Dungeon ini bersama. Bukannya Zen menerima Tina sebagai porternya karena kasihan, tetapi memang pekerjaannya sangatlah bagus jika dibandingkan dengan beberapa porter lainnya.


“Ya.. bisa dikatakan seperti itu” Ucap Zen.


Mendengar itu Tina cukup sedih, karena dipastikan dirinya akan berpisah dengan Zen. Dirinya sudah mendengar semua hal tentang Zen, mulai dari dirinya yang merupakan seorang pangeran terbuang, hingga menjadi seorang petualang saat ini.


Tentu cerita tentang Kileni juga diceritakan oleh Zen kepadanya, dan membuat Tina pasti akan berpisah karena Zen harus kembali menuju Ibukota dan dirinya tidak tahu kapan Kakaknya itu akan kembali. Apalagi Tina juga tidak yakin apakah Zen akan menyewa jasa porternya kembali dimasa depan, jika dirinya kembali ketempat ini setelah menyelesaikan urusannya di Ibukota.


“Kenapa kamu bersedih?” tanya Zen kemudian yang melihat raut wajah dari Tina yang duduk disebelahnya.


“Tidak ada Kak... aku hanya merasa kehilangan orang yang penting saja bagiku saat ini” balas Tina.


Mendengar itu, Zen tentu saja hanya tersenyum saja, karena memang Zen mengetahui apa yang membuat Tina merasa sedih saat ini.


“Kalau begitu, bagaimana jika kita menandatangani kontrak eksklusif?” tanya Zen kepada Tina.

__ADS_1


Memang tidak hanya quest yang memiliki kontrak eksklusif, tetapi sebuah jasa bisa dibuat menjadi kontrak eksklusif. Jadi Zen menyarankan mereka untuk mengikat kontrak seperti itu, agar apa yang ditakutkan oleh Tina yang tidak ingin berpisah dari Zen tidak akan terjadi.


“K-Kakak ingin mengontrak diriku secara eksklusif?” ucap Tina yang terkejut mendengar perkataan Zen kepadanya.


Zen hanya tersenyum dan mengangguk saja mendengar perkataan Tina. Namun Tina masih terkejut dengan apa yang didengarnya. Walaupun kontrak eksklusif tidak memiliki keistimewaan khusus, selain dipastikan seorang porter akan selalu disewa oleh orang yang mengontraknya.


Tetapi Tina cukup senang dengan ajakan dari Zen, sehingga membuatnya tidak perlu memikirkan bahwa dirinya akan dibuang atau ditinggalkan oleh Zen, karena dirinya bisa selalu bersama Zen menelusuri Great Dungeon bersama.


“Lalu apa jawabanmu?” ucap Zen kemudian.


“T-Tentu aku setuju Kak” balas Tina yang merasa senang bahwa dirinya akan membuat kontrak eksklusif bersama Zen.


“Baiklah, kalau begitu saat kita keluar dari dalam Dungeon, aku akan mendaftarkan kontrak eksklusif kita kepada Guild Petualang” balas Zen dan mendapatkan anggukan bersemangat dari Tina.


Memang untuk perihal kontrak mengontrak, Zen tidak bisa melakukannya pada cabang Guild Petualang yang berada di setiap lantai pada great Dungeon. Jadi Zen harus melakukannya pada kantor Guild Dungeon yang berada di kota untuk melakukannya.


Berbeda dengan membunuh seorang mini bos, untuk melawan bos lantai Zen harus mendaftar terlebih dahulu kepada pihak Guild Petualang, karena memang ruangan bos yang berada dilantai kelipatan sepuluh tidak seperti lantai dungeon pada umumnya.


Pada setiap lantai bos, lantainya hanya berisikan sebuah ruangan dan monster bos lantai didalamnya, tidak seperti mini bos yang berada dilantai dungeon pada umumnya, namun dirinya bersembunyi di sana.


Jadi karena lantai bos merupakan lantai khusus, jadi para petualang yang ingin mengalahkannya harus mendaftar, karena mereka harus masuk satu persatu bersama kelompoknya dan tidak bisa berebutan seperti mencari sebuah mini bos.


“Kamu ingin mendaftar untuk melawan bos lantai?” tanya Cris kepada Zen yang sudah tiba di kantor cabang Guild Petualang yang ada di Safe Zone.


Cris merupakan pria yang diutus oleh Guild Petualang untuk menyelidiki tentang keberadaan Zen. Jadi karena kedoknya sudah ketahuan, Cris saat ini malah terang-terangan mengikutinya dan Zen sering meminta bantuan kepadanya untuk permasalahan administrasi tentang Guild Petualang.


“Ya... bisakah kamu mendaftarkan namaku?” balas Zen kemudian.

__ADS_1


“Lalu, kamu akan masuk sendirian bersama Tina?” tanya Cris kembali, karena memang biasanya orang-orang yang akan melawan bos lantai akan berkelompok. Bahkan ada yang berkelompok sampai 50 orang untuk melawannya.


“Tidak, Tina akan menungguku diluar, jadi aku akan masuk sendirian” jawab Zen.


Walaupun Cris tahu seberapa besar kekuatan Zen, tetapi masuk kedalam sebuah lantai bos sangat berbahaya terutama dirinya akan masuk seorang diri. Jadi Cris cukup bimbang untuk menerima permintaannya atau tidak.


“Tenanglah, aku akan baik-baik saja, apakah kamu belum melihat skill regenerasi milikku bekerja?” ucap Zen kemudian.


Ya.. skill yang sangat over power dari Zen membuat Cris tercengang, karena walaupun Zen sangat susah dilukai oleh musuhnya hingga saat ini, namun skillnya yang satu itu sangatlah membuatnya sangat kuat.


Sebenarnya semua pengguna elemen cahaya akan mempunyai skill tersebut, namun Cris tidak pernah mendengar kabar bahwa kecepatan penyembuhannya akan secepat skill regenerasi yang digunakan oleh Zen. Karena memang berkat bantuan smartphone dari Zen, kekuatan yang dilatih Zen akan berkali kali lipat efeknya dari kekuatan aslinya.


“Baiklah, aku melihat daftar pemesanan dulu” ucap Cris yang mulai melihat sebuah kertas pemesanan.


“Hmm... karena ada sebuah kelompok yang memasuki tempat itu pagi-pagi sekali, jadi kamu bisa memasukinya sekitar jam delapan atau sembilan pagi disaat bos lantai itu kembali spawn, bagaimana?” balas Cris.


“Ya... aku akan mengambilnya” balas Zen.


“Lalu ini, isilah namamu dan orang – orang yang akan masuk bersamamu” kata Cris yang memberikan sebuah formulir kepada Zen.


Zen langsung mengambilnya dan hanya mengisi namanya saja didalam formulir itu dan mengembalikannya kepada Cris. Cris yang melihat itu hanya menerimanya saja dan mengesahkan formulir itu dan membuat pemesanan Zen menjadi valid saat ini.


“Berhati-hatilah Zen untuk besok” balas Cris.


“Tenanglah, aku akan baik-baik saja. Dan terima kasih sudah membantuku” balas Zen dan mendapatkan anggukan dari Cris.


Zen lalu menuju ke area penjualan barang yang dimana saat ini Zen akan menjual semua barang monster yang berhasil dia panen dan tentu saja core dari mereka. Karena memang dirinya membunuh banyak monster, hasil yang didapatkan Zen saat ini cukup banyak.

__ADS_1


“Ya... lumayan untuk hari ini”


__ADS_2