
Selama di rumah Nenek, aku jarang keluar. Kalaupun keluar, paling hanya ke mini market. Fifi selalu datang main ke rumah. Karena memang dia sekarang sedang LDR-an dengan suaminya, jadi lebih banyak waktu senggang.
Saat ini sudah empat hari aku di sini. Entah kenapa, rasanya belum ingin pulang. Kemarin Ummi nelpon menanyakan kepulanganku. Karena katanya besok mereka akan jalan-jalan dengan keluarga Irfan. Tidak ingin mengecewakan orang tuaku, akhirnya aku pamit kepada Bibi untuk pulang ke rumah Abi.
"Bi, ayo kalau Bibi mau ikut jaln-jalan."
"Nggak deh Rai, Bibi ada banyak orderan jahitan seragam pengantin, kalau Bibi ikut jalan-jalan, nanti nggak selesai-selesai dong." Bibi memang seorang penjahit rumahan yang cukup terkenal di kampung.
"Ta sudah kalau begitu, Rai tinggal balik ya! Bibi jaga kesehatan, kalau butuh bantuan jangan lupa hubungi Rai."
"Iya Rai, kamu hati-hati di jalan ya." Aku mencium punggung tangan Bibi.
"Iya Bi, Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikum salam."
Kemarin aku sudah menyetorkan bab 4 ke dosen pembimbing, tinggal tunggu revisi. Jadi mungkin dua hadi ke depan aku masih bisa santai. Tidak ada salahnya aku ikut jalan-jalan.
Sampai di rumah tepat jam makan siang. Ummi dan Abi memang belum keluar ke toko. Mereka meliburkan diri selama satu minggu, dan menyerahkan tanggung jawab di toko kepada para asisten kepercayaannya.
Aku melihat pemandangan yang sangat indah di meja makan. Ummi sedang melayani Abi, dan Sofi sedang melayani suaminya. Hak yang sangat sederhana, tapi penuh kehangatan.
So sweet banget kan? Kamu iri Rai? Hanya orang buta yang tidak iri. Tapi tetap berhusnudzon kepada Allah. Semua akan indah pada waktunya.
"Rai, kamu sudah datang Nak? Ayo makan bersama." Ajak Ummi.
"Iya Ummi, sebentar, Rai mau taruh barang-barang dulu ke kamar."
__ADS_1
Setelah melelahkan semua barangku, aku pun keluar ke ruang makan. Mengambil posisi di samping Ummi dan berhadapan dengan Sofi.
Kulihat menu di depan meja, ada Ayam rica-rica, Sambal goreng tahu tempe dan Sayur asem. Aku mulai mengambil lauk ke piringku. Selama makan, hanya terdengar suara sendok dan piring yang berbenturan.
Setelah selesai makan aku membawa piring kotor ke dapur dan mencucinya, Sofi juga ikut membantu.
"Mbak betah amat sih di rumah Nenek! Aku kan jadi kangen."
"Mbak lagi kangen Nenek dik, kalau di sana rasanya dekat banget sama Nenek. Belum juga sebulan perginya dik udah kangen saja Gimana kalau nanti pindah rumah!" jawabku jujur.
"Jangan diungkit dulu deh mbak, aku belum bisa bayangin."
...****************...
Hari ini Kami ajan berangkat jalan-jalan dengan keluarga Irfan. Ini hanya semacam pendekatan keluarga, dari pihak Irfan ada kedua orang tuanya, Kakak dan kakak iparnya, kedua keponakannya, Om dan Tantenya, adiknya serta beberapa sepupunya. Dari keluarga kami, ada aku, Ummi, Abi, Tante Mega dan Om Bram suami Tante Mega.
Kami berkumpul di rumah Irfan. Di sana sudah ada bus mini yang sudah parkir di depan rumah. Abi memang minta bantuan Bang Karim, supir panggilan Abi untuk membawa mobil dan mengantarkan kami ke rumah Irfan. Setelah itu mobilnya dibawa kembali dan dititipkan di rumah bang Karim.
Sampai di villa tempat kami menginap. Villa ini terdiri dari dua lantai. Lima kamar di lantai bawah dan lima kamar di lantai atas, total ada sepuluh kamar. Ada kolam renang yang letaknya di belakang villa. View pemandangan terasering persawahan dari atas balkon lantai dua. Kebetulan aku mendapat bagian kamar lantai atas dan dekat dengan balkon. Aku sekamar dengan adiknya Irfan, namanya Anggi. Usianya 18 tahun, sebentar lagi akan lulus SMA.
"Bagus banget pemandangannya, ya mbak?"
"Iya gi, sejuk di mata."
"Mbak aku mau mandi dulu ya, takutnya sebentar lagi kita akan berangkat jalan-jalan."
"Oh iya, kamu mandi duluan ya! aku akan menyusul."
__ADS_1
Setelah selesai bersiap-siap kami turun ke bawah. Yang lain sudah menunggu di ruang tamu. Rute pertama, kita akan berkunjung ke Selecta, tempat wisata yang mengusung tema berbagai macam tanaman hias. Perjalan dari villa ke sana hanya membutuhkan waktu satu menit.
Saat ini kami sudah berada di dalam dan mulai mencari spot foto yang menurut kami bagus. Di sini juga ada beberapa kolam renang. Kolam renang khusu anak-anak yang dilengkapi dengan wahana. Ada juga kolam renang dewasa yang cukup dalam, serta kolam reng air hangat. Kota ini memang dikenal sangat dingin, karena berada di puncak.
Kami sudah mengambil foto bersama tadi di depan pintu masuk. Pengantin baru tak pernah lepas bergandengan tangan. Para anak-anak yang ikut saat ini tengah berenang di kolam anak. Aku dan Anggi mencoba naik wahana sky bike atau sepeda udara yang mengelilingi area di sana. Tidak lupa kami mengambil foto bersama.
Setelah dirasa cukup waktu untuk berkeliling, kami melaksanakan shalat dzuhur di mushalla yang berada di dekat parkiran.
"Subhanallah... airnya dingin sekali."
"Iya mbak, aku juga nggak kuat dingin." Saut Anggi.
Tidak lupa kami membeli beberapa camilan yang dijual di area pusat oleh-oleh dekat parkiran. Setelah itu kami mulai masuk ke bus mini melanjutkan perjalanan ke Eco Green Park. Kami makan siang di sana. Selain ada restoran, di Eco juga kita dpat menikmati pemandangan yang menyejukkan mata.
Setelah selesai Kami pun kembali ke villa. Sampai di villa sekitar jam 4 sore. Aku segera membersihkan diri, memutar tombol air hangat di kamar mandi untuk mandi. Lalu aku shalat ashar di kamar.
Malam harinya, kami berkumpul di teras belakang villa. Di situ ada pemandangan kolam renang dan view alam berupa langit yang bertaburan bintang-bintang.
Saat ini kami sedang bakar-bakar ikan dan aneka sosis untuk kami santap sebagai hidangan makan malam.
"Ayo-ayo kita makan! Menu kita sudah siap"! Mama Irfan mengintruksi.
Kami pun makan malam di teras dengan duduk lesehan .Sungguh suasana yang sangat indah dipandang mata, dan mungkin akan menjadi kenangan yang indah di masa depan. Kami menjadi semakin akrab antara satu dengan lainnya.
Keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan ke beberapa air terjun yang ada di kota ini. Sungguh sangat menyenangkan, aku sampai lupa dengan tugas skripsiku yang bikin kepala pusing.
Sudah dua malam kami menginap di villa ini. Besok pagi kami akan kembali pulang, dan akan kembali beraktifitas. Aku sudah memberikan oleh-oleh untuk Putri. Dia selalu rajin menghubungiku, dan minta dibawakan oleh-oleh khas kota M.
__ADS_1
...****************...
See you again, terima kasih sudah mampir kakak. Aku usahakan up setiap hari.