Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
Baby Keyla


__ADS_3

''Mass .. '' Itu suara Salsa memanggilnya,


''Tidak, Salsa tak boleh melihat isi kardus ini,'' ucap Adrian pelan. Adrian menyimpan nya di sofa dan menutupi nya dengan bantal..


''Ya sayang,'' sahut Adrian cepat-cepat menemui Salsa agar tidak curiga.


''Mas, kamu habis ngapain ? Kok aku panggil lama banget jawabnya.'' tanya Salsa Penasaran


''Oh gak ada kok sayang, Mas gak ngapa-ngapain,'' jawab Adryan coba menunjukkan wajah biasa saja.


''Itu siapa tadi yang datang ?'' tanya Salsa kembali


''Hah, Oh itu .. kurir nganterin paketan ku'' jawabnya


''Emang kamu pesan apaan Mas, aku kook gak tau?'' menatap dengan memicingkan mata


''Biasalah sayang kebutuhan pria.'' dengan senyum misterius.


''Ah ada-ada saja kamu ini. Yasudah ayo kita makan, keburu dingin lagi.'' ajak Salsa


''Baik sayang ayo.'' segera menggandeng tangan Salsa menuju meja makan.


Di lain tempat, seseorang sedang duduk menghilangkan kakinya, dengan menatap wajah Pria tampan.


Tiba-tiba bibir itu tersenyum miring, dan mulutnya terbuka lalu ia berkata ''Kita lihat saja, permainan apa yang akan aku berikan untuk kalian berdua, sudah cukup kesabaran ku selama ini, menahan dendam ku, pada kalian. Tapi tidak untuk sekarang, karena sekarang aku kembali dengan membawa api yang berkobar untuk kalian,hahahaa'' tawa jahat pun lepas dari bibir merah cabang itu.


''Ukuh uhukk.. ''


''Sayang, hati-hati makan. ya, jangan buru-buru gitu'' Adrian mengingatkan Salsa yang tengah makan sampai tersedak begitu.


''Emh Mas, Kok perasaan ku Tiba-tiba jadi gak enak gini ya.'' ujar Salsa memberi tahu Adrian


''Gak enak gimana sayang,?'' tak paham

__ADS_1


''iya gak enak saja gitu, rasanya seperti ada yang akan terjadi, Mas aku jadi takut '' ucap Salsa lagi dengan wajah yang nampak sangat panik.


Adrian semakin mendekati Salsa membawa tubuhnya dalam pelukannya, ''Sttt sudah jangan memikirkan yang tidak-tidak, semua akan baik-baik saja. percayalah '' ucap Adrian dengan menenangkan Salsa.



''Iya baiklah Mas, oh ya Mas?'' mendongak menatap Adrian


''Apa hm?''


''Hari ini kau jangan pergi kemanapun ya, aku takut sendirian di rumah !'' pinta Salsa tiba-tiba


''Ok aku tidak akan kemana-mana, aku disini bersamamu '' sahut Adrian


Namun Adrian jadi berpikir, kenapa tiba-tiba saja istrinya ini nampak begitu sangat cemas dan ketakutan.


''Sayang '' Adrian memanggil


''Ya?''


Alisnya Salsa mengkerut, '' Meneror? tidak ada kok Mas, kenapa kamu tanya begitu ?'' kini gantian Salsa yang kebingungan.


''Oh tidak ada sayang, bukan apa-apa. Mas hanya iseng bertanya saja kok'' jawab Adrian


''Apa,ada yang kau sembunyikan dari ku mas ?''


''Gak, gak ada sayang, Mas gak nyembunyikan apapun ''


''Awas saja kalau kau sembunyikan sesuatu dariku''


''iya, iya gak kok''


Maafkan aku sayang, tapi biarlah kau tak tahu akan hal ini, karena, aku tak ingin terjadi sesuatu padamu ataupun pada anak kita. ucap batin Adrian semakin memeluk Salsa dan mengusap anaknya yang masih di perut Salsa

__ADS_1


Tidak terasa, hari ini seseorang akan menjadi seorang ibu, dia adalah Maura.


''Uhhh sssshh, Ar, ini sangat sakittt'' pekik Maura merasakan mulas yang luar biasa sakit rasanya.


''Kak, tenang dan kuatlah, kita sebentar lagi sampai '' ujar Arsen dengan memegang tangan Maura untuk memberi kekuatan.


''Ohhh huuhh... Aku sudah gak kuatt...'' desis Maura menahan sakit lagi


''Pak, tolong lebih cepat lagi.'' pinta Arsen pada pak sopir.


''Iya baik den'' ujar sopir


Sudah tiba di rumah sakit.


''Aduhhh ahhh, Ar, ini anak mu, ahh kenapa sakit sekali.. Huhhh huhh'' sampai tak sadar Maura menjambak rambut Arsen..


Arsen meringis tapi dia tak memarahi Maura, jambak kan nya saja sudah sesakit ini, apalagi rasa yang di tanggung Maura, pikir Arsen pasti lebih sakit dari ini..


''Oeeek ooekkkk''


Suara tangisan bayi pun kini terdengar jelas ke luar ruangan..


Airin, Erik, Salsa dan juga Mami Maura yang sudah menunggu di luar ruang bersalin pun saling pandang dengan senyuman bahagia,


''Apa itu cucu kita sudah lahir sayang?'' tanya Daddy Erik pada Airin.


''Sepertinya benar Dad,itu cucu kita'' jawab Airin ikut menebak


''Oh syukurlah,, akhirnya cucuku lahir dan aku sangat senang'' Ucap syukur Daddy Erik.


''Selamat untukmu Nyonya'' ucap Airin pada besannya Mami Maura.


''Selamat untukmu juga jeng Airin dan Pak Erik'' balas Mami Maura pada Airin dan Erik besannya.

__ADS_1


Telah lahir seorang bayi perempuan yang bernama Keyla , anak dari Mama Maura dan Papa Arsen..


Semua tampak bahagia mendengar hal yang menyenangkan ini..


__ADS_2