Ketulusan Cinta Tiga Wanita

Ketulusan Cinta Tiga Wanita
Ngobrol bareng


__ADS_3

Gabriel menghampiri Om Arsen lalu menyalami tangan nya Arsen.


''Halo Om, apa kabar.'' ucap Gabriel


''Baik Gab, bagaimana kabar mu juga?'' balas Om Arsen


''Key, ayo salaman dengan kakak Gabriel ini.'' Ayah Arsen menyuruh Keyla


Keyla dan Gabriel saling tatap, tapi Keyla menurut dan mengulurkan tangannya pada Gabriel, ''Hai kak, aku Keyla. Anaknya anaknya Ayah Arsen.'' Keyla mengenalkan dirinya pada Gabriel


''Oh ha-hai, aku Gabriel.'' dan itu jawaban Gabriel dia sedang berpikir dan memikirkan apa maksudnya dia ... Yang akan di jodohkan dengannya ?


Gabriel pun menatap sang Papi Juna, dengan isyarat melihat Keyla dan Papi Juna kemudian mengangguk tanda benar yang di pikirkan Gabriel kalau Keyla lah yang akan menjadi calon istrinya kelak.


Gabriel segera menggeleng, No Papi ... begitu isi hatinya.


''Kakak, kakak ini yang saat itu berada di ... Di taman ya kak, kalau gak salah?'' tiba-tiba ucap Keyla menanyakan ini pada Gabriel


''Ya benar, dan kamu itu yang dulu datang dengan Kenzo ?'' tanya balik Gabriel


Tadi Papi Juna menyuruh Gabriel untuk mengajak Keyla cari makan.

__ADS_1


Gab, sana kamu ajak Keyla. Agar kamu merasakan cocok atau tidak nya, mulai lah pendekatan dulu ya bisa dari berteman kan. begitu pesan Papi Juna tadi


Hingga kini di kafe masih dekat dengan kantornya Papi Juna , Gabriel mengajak Keyla si gadis SMP ini.


''Kakak ini temenan sama kak Moza?'' tanya Keyla


''Hm kami berteman saat aku pindah sekolah ke SMA, dan dari saat itulah aku dengan Moza kenal dan dekat.'' jawabnya menjelaskan


''Begitu rupanya, oh ya kak. Apa kakak tahu tidak, saat dulu kak Moza suka ceritain soal kakak loh ke aku, katanya di kelas nya dulu ada murid baru yang tampan putih dan keren. Hmm, itu berarti kakak kan dan saat aku melihat nya langsung begini, iya aku juga mengakui kok kalau kakak ini memang keren.'' Keyla bercerita dan ikut memuji Gabriel.


''Kamu ini bisa saja, ya tapi aku ucapkan terima kasih atas pujiannya, padahal aku masih ada kekurangan nya loh.'' kata Gabriel memang akan selalu merendah tak sombong.


''Memang apa gitu kelemahan kakak? Ah sepertinya kakak iini begitu sempurna kok.''


''Huss, kamu masih kecil. Fokus pada belajar saja, jangan memikirkan soal laki-laki.'' ucap Gabriel


''Iya dong kak, aku suka belajar ini. Aku juga ingin sukses dan pintar seperti kalian-kalian ini. Oh iya aku sempat dengar loh dari mami kak Ken, kalau tidak salah kakak Gabriel ini, tahun ini merebut posisi kak Ken, yang tiap tahun jadi juara. Ihh aku semakin ingin ikut juara juga. Tapi kan aku gak bermaksud gimana-gimana ih kak.'' sahut Keyla


Ada yang tak enak dan mengusik kuping Gabriel, Bisa-bisanya Kenzo dengan Mami nya katanya mengatakan dan berasumsi kaya gitu.


Padahal kenyataannya Gabriel kan bukan merebut atau seperti yang di pikirkan orang-orang. Ya memang dia memiliki ilmu dan IQ tinggi. Tapi rasanya dia jadi buruk karena di anggap kaya gitu.

__ADS_1


''Keyla,''


''Ya kak.''


''Apa kamu percaya, kalau aku ini merebut posisi Kenzo ?'' sungguh Gabriel ingin tahu jawaban Keyla


''Ya ... Aku sih, saat di beritahu Tante Mami nya kak Ken dulu aku sempat percaya, tapi saat kak Moza menjelaskan bahwa di dunia ini lebih banyak lagi orang yang pintar dari kita lalu kak Moza sudah membuktikan dengan kemampuan kakak. Akhirnya aku percaya bahwa semakin kita belajar dan giat nantinya kita bisa memenangkan juara , contoh kak Moza bertahun-tahun juara tiga nah kemarin juara dua. Itu membuktikan yang pintar itu banyak..Dan aku juga percaya kalau kakak ini memang pintar dari dulunya, sehingga bisa menggeser posisi kak Ken.'' balas Keyla panjang lebar


''Tapi Keyla, ya tadi aku merasa tidak enak ketika mendengar posisi aku merebut begitu, rasanya aku ini seperti maling saja mengambil punya dia ya, gak Key.'' canda Gabriel


''Hahaaaa, kakak bisa aja ah.''


''Ah ya Key.Kamu sudah tahu belum aku ini siapa?'' tanya Gabriel serius


''Loh kakak ini kan , teman nya kak Moza. Dan juga anaknya Om Juna, kan?'' jawab Keyla


''Iya benar, tapi kamu tahu aku dan kamu kita ... ?''


''Ha? Aku kakak, kita? Apa kak ?'' Keyla kebingungan


Sepertinya dia belum di beritahu, ya sih sebaiknya jangan dulu di kasih tahu. Dia masih kecil, gak baik untuk masa pertumbuhan dan akal nya, juga aku semakin heran saja dengan orang tua kami. Menjodohkan kami padahal dia masih kecil, masih SMP. Ya Tuhan ini lelucon yang tak lucu, dan aku semakin menolak perjodohan ini. Pi . Mi . Sorry .

__ADS_1


Gabriel sedikit lega, karena kemungkinan Keyla belum tahu kalau mereka ini di jodohkan.


__ADS_2