
''Huhuhhhuuu''
Tengah malam, rupanya Maura semakin menggigil, badannya bertambah panas, dan dia seperti merasa sakit di bagian payudara nya.
''Ya Tuhan, kenapa dengan ku, ini rasanya sakit sekali.'' ucapnya sambil memegang yang sakit di bagian dada.
Dan ini di karenakan, dia telat memberikan ASI untuk anaknya, karena tadi siang anaknya bobo nyenyak, sehingga ia terlambat memberikan ASI nya, hingga inilah hasilnya sekarang payudara nya terasa membengkak sakit .
Siapa yang pernah mengalami hal serupa? besti .
Maura coba bangkit dari tidurnya, ia berjalan mendekati anaknya yang berada di box bayi.
''Sayang, kamu nyenyak sekali Nak, tidurmu. ayo ***** dulu sayang.'' ucap Maura pada anaknya Baby Keyla.
Lalu Maura, menggendong anaknya, dan coba memberikan ASI nya.
Tapi rupanya reaksi anaknya ini malah menangis kencang, Keyla tidak mau meminum ASI dari ibunya.
''Kenapa sayang, kau kenapa ? apa yang sakit sayang,'' sungguh Maura jadi cemas.
Maura segera mencari ponselnya dan dia pun menelepon Nomor Arsen,
[Halo, kenapa ?] gumam Arsen yang sedang tidur itu.
[Ar, kau kesini cepat ya, Keyla gak mau nete ASI ku.] ujar Maura memberi tahu.
[Kenapa bisa?] Arsen rupanya masih belum terlalu sadar dia sangat mengantuk mungkin.
[Aku gak tahu, pokoknya kamu cepat kesini, payudara ku juga sakit, cepat Ar.]
__ADS_1
[Payudara mu sakit? nanti ku bantu sembuhkan, dengan cara meremas nya ya] kata Arsen sangat ngelantur.
Tut, panggilan pun langsung Arsen tutup .
meninggalkan Maura yang masih terbengong, kan jadinya pikiran Maura kemana-mana.
''Hm, sial, apa apaan dia itu, bicara sangat ngelantur . Aku, jadi kepikiran yang lain kan.'' ujarnya Melisa pelan, pipinya langsung terasa panas, ingat Melisa ini wanita dewasa Bahkan pernah merasakan di remas, walaupun dalam paksaan Arsen dulu, tapi rasanya dia masih ingat..!
Beberapa saat Maura menunggu kedatangan Arsen, tapi kok dia belum juga datang .
''Kemana lagi dia, lagi ngapain sih, kok belum juga kesini?'' Maura mulai kesal .
Daripada menunggu nya yang tak kunjung datang, mending Maura temui itu orang langsung deh..
Maura berjalan dengan pelan-pelan, karena jujur badan ini sangat lemas, seperti tidak ada daya hanya untuk sekedar berjalan.. Maura pun membawa Keyla yang masih menangis.
pintu pun dia buka.
Ditengoknya Kedalam, rupanya Arsen ini tengah tertidur di bawah gulungan selimut.
Maura melotot melihatnya, ''Enak saja dia, bisa enak enakan tidur kaya gitu? bukannya tadi dia menjawab telpon ku, dan mau datang ke kamar, tapi kok dia malah lagi enak enakan tidur huh''
Maura sekarang dengan langkah lebar ia menghampiri Arsen .
''Hei, dasar bocah, bangun'' Maura kehabisan kesabaran mungkin.
''Emh, ada apa?'' gumam Arsen matanya masih terpejam rapat.
''Ada apa, ada apa. istri lagi sakit, kau enak enakan tidur'' pekik Maura.
__ADS_1
Samar-samar Arsen SEPERTI mendengar suara Maura berbicara, ia pun coba membuka matanya sedikit, rupanya Seperti nyata ada Maura di hadapan nya.
''Bangun Ar, Cepat''
''Ada apa?'' tapi matanya masih terpejam.
''Aku sakit Ar, dadaku sakit.'' sambil menggoyangkan tangannya Arsen
''Dadamu sakit kenapa kak'' tanyanya dan malah meraba nya.
''Awh, ih sakit, astaga Arsen kamu, malah pegang dadaku, sakit aduh..'' Maura langsung menjerit keras.
''Kak.'' sekarang sepertinya Arsen sudah sadar dan bangun dari tidurnya. Arsen langsung duduk
''Keyla kenapa kak?'' setelah benar-benar sadar .
''Dia gak mau minum ASI ku'' jawab Maura
''Kenapa kak, kenapa sayang?'' kini Arsen gantian mengambil Keyla dan menggendong nya.
''Asi ku keras Ar.''
''kenapa begitu?''
''mungkin, aku telat menyusu kan nya pada Keyla, makanya jadi bengkak gini'' kelas Maura
''Huhuuu Ar, aku kedinginan.'' ucap Maura lagi badan nya semakin mengigil lagi
''Aduh bagaimana ini.'' Arsen jadi bingung sendiri kan, anak seusianya harus mengalami ini semua, mana rumah orang tua mereka jauh lagi.
__ADS_1